Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
  • visibility 771
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik.

Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar Sanggan Adji Dilayas (SAD), menjelaskan bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh sejumlah faktor, terutama dampak dari musim penghujan.

“Banyak petani yang kesulitan memanen akibat curah hujan yang tinggi. Akibatnya, pasokan bahan pokok, khususnya cabai dan sayuran hijau, menjadi terbatas, yang menyebabkan harga naik,” ujarnya, Sabtu (4/1/2025).

Menurutnya, harga cabai yang sebelumnya berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram kini naik tajam, membuat pedagang dan pembeli merasakan dampaknya.

“Kami sebagai pedagang juga merasa kesulitan, karena harga cabai dari pemasok juga melonjak. Mau tidak mau, kami harus menaikkan harga untuk menutupi biaya,” tambahnya.

Meskipun harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan, Arsyad berharap situasi ini dapat segera membaik seiring dengan berakhirnya musim penghujan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa perubahan harga yang drastis dalam waktu singkat bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pedagang dan konsumen.

Kenaikan harga ini juga memicu diskusi di kalangan masyarakat, yang berharap adanya solusi dari pemerintah untuk mengatasi fluktuasi harga bahan pokok yang sering terjadi. Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah strategis untuk memastikan stabilitas harga, terutama menjelang musim-musim tertentu yang rentan terhadap ketidakpastian pasokan bahan pokok. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Juniarsih: D’Masiv Hadirkan Hiburan Rakyat yang Meriah di Berau Expo

    Sri Juniarsih: D’Masiv Hadirkan Hiburan Rakyat yang Meriah di Berau Expo

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 410
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tampil sebagai artis pembuka di malam pembukaan Berau Expo 2024 pada Minggu (25/8/2024), D’Masiv sukses memberikan hiburan bagi masyarakat Kabupaten Berau. Belasan lagu yang dibawakan band asal Jakarta ini, mampu membuat penonton terbius. Meskipun berdesakan, antusiasme masyarakat luar biasa untuk menyaksikan tampilan artis yang dipentoli oleh Ryan itu. Tua muda maupun anak-anak, […]

  • Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

    Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 780
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Rencana aturan terbaru jam kerja ASN yakni tiga hari work from office (WFO) dan dua hari work from anywhere (WFA), belum sampai ke Kabupaten Berau. Dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika sampai sekarang belum menerima surat maupun juknis terkait hal itu. “Kita belum menerima surat apapun tentang aturan […]

  • Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    Dinas Kesehatan Pionir Transformasi Digital, Optimalkan Layanan Kesehatan di Puskesmas

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau tengah serius menjalankan program transformasi digital dengan menerapkan aplikasi kesehatan di seluruh Puskesmas. Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan digitalisasi kesehatan nasional yang bertujuan meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan, Lamlay Sarie, mengungkapkan pentingnya adaptasi teknologi bagi optimalisasi kinerja kesehatan di daerah. “Dinas […]

  • Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

    Seorang Warga Diduga Terjangkit Mpox, Dinkes Berau Bantah: Itu Cacar Air

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb- Beberapa hari belakangan, beredar kabar seorang warga di Berau diduga terjangkit penyakit menular cacar monyet alias Monkey Pox (Mpox). Informasi itu tersebar dari pesan WhatsApp, namun tidak menyebutkan secara jelas identitas maupun kondisi warga yang terduga terpapar mpox tersebut. Dari pesan yang beredar, disebutkan bahwa warga tersebut mengalami beberapa gejala seperti demam dan […]

  • ‎Efek Wisatawan Yang Berkunjung Pendapatan Retribusi Hampir Mencapai Target

    ‎Efek Wisatawan Yang Berkunjung Pendapatan Retribusi Hampir Mencapai Target

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 608
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Penerimaan retribusi pariwisata telah mencapai lebih dari 90 persen dari target tahunan. Peningkatan ini tidak lepas dari meningkatnya kunjungan wisatawan. ‎Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, mengatakan target retribusi tahun ini mencapai Rp500 juta lebih, dan hingga bulan Oktober capaian tersebut hampir tercapai. ‎“Perolehan retribusi tahun ini sudah lebih […]

  • ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    ‎Berau Didorong Jadi Pelopor “Blue Food” Indonesia, Angkat Produk Ikan Lokal Bernilai Global

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 991
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau berpeluang besar menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengembangkan konsep Blue Food, sebuah inisiatif yang menonjolkan produk perikanan lokal sebagai pangan sehat bernilai ekonomi tinggi. ‎Gagasan tersebut disampaikan Utusan Khusus Presiden Seychelles untuk ASEAN, Niko Barito, saat berkunjung ke Berau. Ia menilai potensi perikanan dan kreativitas pelaku UMKM di Bumi […]

expand_less