Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
  • visibility 523
  • print Cetak

Beraunews.id, Pulau Derawan — Memulai perjalanannya sebagai pendamping kampung di Pulau Derawan, nama Indra Mahardika semakin dikenal masyarakat sebagai pemuda berkomitmen dalam membangun daerah.

Dikenal dengan panggilan Indra, Kepala Kampung Pulau Derawan ini adalah putra asli Kepulauan Derawan. Ia lahir dan besar di kampung yang dikenal sebagai destinasi pariwisata bahari terkenal di dunia.

Setelah lulus kuliah pada tahun 2017, ia sempat bekerja di sebuah perusahaan swasta di Kota Samarinda. Namun, pada tahun 2020, ia kembali ke kampung halamannya untuk mengabdikan diri membangun Kampung Derawan sebagai pendamping kampung.

Dengan pengalamannya sebagai pendamping kampung, Indra telah memahami banyak hal tentang roda pemerintahan kampung. Pada pemilihan Kepala Kampung tahun 2023 lalu, pria bertubuh tinggi berisi ini memutuskan untuk maju sebagai calon kepala kampung di tanah Derawan.

Alasannya maju menjadi calon kepala kampung saat itu sangat sederhana, ia ingin mengabdi dan berbuat lebih banyak untuk tanah kelahirannya. Dari kampung, ke kampus dan kembali ke kampung lagi.
Setelah mengikuti sejumlah rangkaian proses pemilihan kepala kampung, nasib baik berpihak padanya. Ia terpilih menjadi kepala Kampung Derawan dengan mengungguli sejumlah calon terbaik lainnya.
“Setelah lulus kuliah saya sempat bekerja di sebuah perusahaan swasta, tapi takdir membawa saya harus kembali ke kampung halaman menjadi seorang pendamping kampung. Di tahun 2021 saya ikut seleksi SOTK dan alhamdulillah terpilih menjadi salah satu kandidat yang masuk dalam perangkat desa,” ujarnya saat berbincang hangat dengan awak media di salah satu kafe tepi pantai Pulau Derawan, beberapa waktu lalu.
Oleh Mantan Kepala Kampung Derawan sebelumnya, Indra yang bekerja mendampingi kampung sempat ditunjuk selaku bagian perencanaan. Berjalannya waktu, ia pun melakukan berbagai macam pengabdian dengan melayani masyarakat serta melakukan pemberdayaan di kampung yang sempat dikunjungi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.
“Alhamdulillah, di tahun 2023 tepatnya di bulan Agustus itu ada pencalonan kepala kampung. Kemudian masyarakat meminta kepada saya untuk menjadi salah satu kandidat. Saya pun bersedia pada saat itu,” kisahnya.
Indra tercatat menjadi kepala kampung termuda kedua di Bumi Batiwakkal, yang menjabat di usia 30 tahun. Meski berusia muda, namun semangat dan keinginannya tidak kalah dengan kepala kampung lainnya yang berusia jauh di atasnya.
“Karena saya salah satu pemuda yang hari ini peduli terhadap kampung halaman saya sendiri. Berjalannya waktu, sejauh ini saya berusaha memberikan yang terbaik saja kepada masyarakat. Baik itu pemuda dan orangtua,” tambahnya.
Dengan masa jabatan yang telah berjalan 7 bulan, Indra terus bertekad untuk membawa Kampung Derawan menjadi kampung wisata yang lebih baik dalam segala aspek dari sebelumnya. Bahkan ia bermimpi suatu saat Pulau Derawan adalah satu-satunya destinasi wisata bahari yang mendunia.
“Banyak mimpi yang ingin saya wujudkan di Pulau Derawan ini, semoga dengan menjabatnya saya sebagai kepala kampung, satu per satu persoalan yang masih ada bisa diatasi, misalnya persoalan abrasi dan ilegal fishing. Karena cita-cita kita bersama adalah menjadikan Derawan sebagai kampung wisata yang dapat bertahan dari generasi ke generasi berikutnya, dengan segala aspek menjadi lebih baik,” tandasnya. (Marta)
  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    Abrasi Telan 1 Kilometer Daratan Pulau Maratua, Air Bersih Terancam!

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Pulau Maratua, surga tersembunyi di Kalimantan Timur, terancam abrasi yang kian mengganas. Bibir pantai di Kampung Teluk Harapan kini telah terkikis sejauh 1 kilometer, menelan daratan seluas 30 meter. Abrasi ini bukan hanya merenggut keindahan pulau, tetapi juga mengancam sumber air bersih bagi masyarakat. Kampung Teluk Harapan selama ini menjadi tumpuan bagi […]

  • Kekerasan TNI Masih Berlanjut; Revisi UU TNI Tak Cegah Kekerasan TNI

    Kekerasan TNI Masih Berlanjut; Revisi UU TNI Tak Cegah Kekerasan TNI

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Beraunews — Pada 17 Maret 2025, seorang prajurit TNI AL Lhokseumawe, Kelasi Dua DI, menembak mati Hasfiani alias Imam, seorang sales mobil yang juga bekerja sebagai perawat di Puskesmas Babah Buloh, Kabupaten Aceh Utara. Di hari yang sama, tiga orang Polisi juga tewas ditembak oleh oknum TNI ketika menggerebek judi sabung ayam di Way Kanan, […]

  • Dengan Fasilitasi Pemerintah, Lomba Perahu Panjang Berau 2025 Cetak Juara Baru

    Dengan Fasilitasi Pemerintah, Lomba Perahu Panjang Berau 2025 Cetak Juara Baru

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.182
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –Tim pendayung asal Kecamatan Sambaliung kembali menunjukkan dominasinya dalam ajang Lomba Perahu Panjang Tradisional Kabupaten Berau 2025. Dalam pertandingan yang digelar sehari penuh di Sungai Segah, Rabu (29/10/2025), tim Mambas Parrang sukses mengungguli lima lawannya dan finis di posisi terdepan. ‎Dengan kekuatan penuh beranggotakan 30 pendayung, Mambas Parrang tampil agresif sejak babak awal. […]

  • Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 438
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Alokasi anggaran minim untuk sektor pariwisata di Kabupaten Berau menuai kritik tajam dari kalangan legislatif. Dengan jumlah kegiatan dan program yang cukup banyak, namun hanya didukung dana terbatas, efektivitas pengembangan pariwisata daerah pun dipertanyakan. Anggota DPRD Berau, Sutami, secara tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap rendahnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor yang sejatinya […]

  • Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    Lima Tahun Dikeluhkan, Drainase Jalan HARM Ayoeb Gunung Tabur Belum Juga Tuntas

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    BERAU – Permasalahan drainase di Jalan HARM Ayoeb, Kecamatan Gunung Tabur, hingga kini belum juga teratasi. Dari pantauan di lapangan, bahu jalan terlihat dipenuhi genangan air serta tumpukan lumpur yang bercampur dengan rerumputan tinggi. Warga setempat menyebut kondisi ini telah berlangsung kurang lebih lima tahun. Situasi tersebut tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi […]

  • Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

    Gelaran Maratua Jazz Jangan Hanya Sebatas Acara Musik

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb –  Anggota DPRD Kabupaten Berau dari Komisi II, Sakirman, menyampaikan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Maratua Jazz Festival. Pasalnya, meskipun telah digelar beberapa kali, tidak terlihat perkembangan wisata yang signifak. Padahal, acara ini termasuk dalam gelaran internasional. “Meskipun kegiatan tersebut memiliki nilai positif, namun perlu dilakukan penyesuaian agar semakin relevan dan menarik bagi […]

expand_less