Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jadi Yang Pertama di Kabupaten Berau, SMK 3 Berhasil Produksi Olahan Ikan Dalam Kaleng

Jadi Yang Pertama di Kabupaten Berau, SMK 3 Berhasil Produksi Olahan Ikan Dalam Kaleng

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 695
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau berhasil me-launching produk olahan ikan dalam kaleng yang diproduksi oleh salah satu Pelaku UMKM di Berau. Hal ini menjadi inovasi yang pertama di Kalimantan Timur.

Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, Dewi Rosita menjelaskan, Dinas Perikanan akan berupaya meningkatkan potensi sektor perikanan yang ada di Kabupaten Berau. Dengan harapan produk UMKM yang dipasarkan akan lebih luas.

Dijelaskannya, bahwa pada tanggal 26 oktober lalu, Dinas Perikanan memberikan bantuan kepada SMK 3 Tanjung Batu Berau berupa mesin untuk pengalengan dalam memproduksi olahan ikan kaleng tersebut. Bantuan tersebut terdiri dari unit boiler, autoklaf, seamer, vacum sealer dan 1000 buah kaleng.

“Pengalengan ini ada pengemasan yang aman tentunya kita perlu memenuhi ijin edar BPOM untuk memastikan bahwa produksi dikelola sesuai standar keamanan pangan, Semua izin keamanan pangan tentunya perlu produk dulu untuk di uji, dalam waktu dekat akan memfasilitasi ijin edar BPOM untuk produk ikan kaleng ini,” Jelasnya.

Pengalengan merupakan salah satu bentuk pengolahan dan pengawetan ikan modern yang dikemas secara hermatis yang kedap udara dalam suatu wadah, baik kaleng, gelas maupun aluminium.

Kecamatan pulau derawan mempunyai potensi perikanan yang sangat beragam. SMK 3 Berau juga dipilih karena telah mempunyai rumah produksi dan merupakan SMK Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang dapat memberikan pelayanan dalam bentuk penyediaan barang atau jasa yang dijual dalam bentuk efisiensi dan produktifitas.

“Tentunya ini dapat meningkatkan ekonomi kreatif dalam rangka mendukung UMKM dan pariwisata,” Pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, sudah 2 kali produksi ikan kaleng tersebut berjalan. Produksi pertama bersamaan dengan kegiatan pelatihan sebanyak 6 kali pada tanggal 26 Oktober dan produksi ke dua sebanyak 410 kaleng pada tanggal 6 November 2024.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Berau Apresiasi PMI Berau dalam Menyikapi Isu Global Perubahan Iklim

    Bupati Berau Apresiasi PMI Berau dalam Menyikapi Isu Global Perubahan Iklim

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Palang Merah Indonesia (PMI) yang sekaligus dirangkaikan dengan Kemah Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Berau tahun 2024. Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Mini Olympic Teluk Bayur dan dihadiri sejumlah tokoh serta tamu undangan dari berbagai instansi, […]

  • Jadikan Adat sebagai Pilar Wisata, Tradisi Jadi Magnet Baru Pengunjung Wisatawan

    Jadikan Adat sebagai Pilar Wisata, Tradisi Jadi Magnet Baru Pengunjung Wisatawan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan adat dan budaya sebagai fondasi utama pengembangan pariwisata daerah. Melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, beragam tradisi leluhur terus dirawat, dipentaskan, dan diangkat kembali sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik wisata budaya. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyebut pelestarian budaya bukan hanya kebanggaan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap sejarah sosial yang […]

  • Berita Baik: PLN Menyediakan Pelatihan 'Ketahanan Mental' bagi Pelanggannya

    Berita Baik: PLN Menyediakan Pelatihan ‘Ketahanan Mental’ bagi Pelanggannya

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 2.856
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Emosi warga Kabupaten Berau kembali tersulut. Hal itu akibat byar pet yang terus menerus dilakukan PLN UP3 Berau. Dalam sehari, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu bisa memadamkan listrik hingga lebih dari 5 kali. Kacaunya pelayanan PLN mendapat banyak respons negatif dari masyarakat Berau, yang sekaligus merupakan pelanggan dari perusahaan listrik tersebut. […]

  • Pemulihan Pascabanjir Terkendala Listrik, Pemkab Diminta Turun Tangan

    Pemulihan Pascabanjir Terkendala Listrik, Pemkab Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 363
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi pasca bencana banjir bandang di dua kampung terparah di Kecamatan Segah yakni Kampung Long Laai dan Long Ayap, memerlukan perhatian khusus. Hal ini diungkapkan Camat Segah, Noor Alam saat menghadiri rapat terbatas pembahasan penanganan bencana. “Yang jadi masalah saat ini di Kampung Long Laai dan Long Ayap, adalah kebutuhan penerangan atau […]

  • Sri Juniarsih Warning OPD: Jangan Lengah Hadapi Cuaca Ekstrem

    Sri Juniarsih Warning OPD: Jangan Lengah Hadapi Cuaca Ekstrem

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyerukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Berau untuk bersinergi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dari perubahan cuaca ekstrem yang tengah melanda Kabupaten Berau. Bupati perempuan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna meminimalkan dampak buruk dari cuaca ekstrem yang ditandai dengan suhu udara mencapai 36 […]

  • Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    Pemadaman Tak Kunjung Usai, DPRD Desak PLN Beri Solusi Konkret

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — PLN UP3 Berau kembali berulah. Beberapa hari terakhir warga Berau kembali mendapati ‘surat cinta’ dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Surat cinta alias jadwal pemadaman bergilir disebar melalui grup-grup WhatsApp seperti biasa dilakukan PLN sebelum-sebelumnya. Beriringan dengan jadwal pemadaman tersebut, PLN mengemukakan alasan pihaknya yang disebut terpaksa melakukan pemadaman bergilir untuk […]

expand_less