Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

Karrap Fest 2025 Hadir Lagi: Ruang Baru, Energi Baru, Panggung Kreativitas Anak Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Panggung seni dan kreativitas Berau kembali bersiap menyala.
November 2025, Karrap Fest akan hadir dengan format terbaru, energi lebih besar, dan ruang yang lebih terbuka. Festival yang sebelumnya hidup di sepanjang Tepian Sungai Segah, kini berpindah ke Amphiteater dan Taman Sanggam—ruang yang lebih lapang, hijau, dan strategis untuk menampung antusiasme masyarakat yang selalu memenuhi area festival pada gelaran sebelumnya.

Tema tahun ini, Harmoni Budaya, Warisan dan Inovasi Masa Kini, memberi pesan tegas bahwa kreativitas anak muda dan warisan budaya tidak perlu dipertentangkan. Keduanya bisa tumbuh dalam satu panggung, saling menguatkan—seperti masa lalu yang memberi akar, dan masa kini yang membentuk sayap.

Karrap Fest edisi kedua bukan sekadar festival musik atau pameran produk kreatif. Ia adalah ruang bertemu: antara seniman dan penonton, antara budaya lama dan improvisasi baru, antara pelaku UMKM dan pasar yang sedang tumbuh.

Lima hari penyelenggaraan, 5–9 November 2025, akan dipenuhi pertunjukan tari kreasi tradisional, musik akustik, pantomim, penampilan band-band lokal, hingga seni pertunjukan modern yang memberi cita rasa segar bagi festival ini. Di sisi lain, puluhan UMKM dan ekonomi kreatif akan mengisi tenant dengan warna berbeda: kain etnik, kriya rotan, inovasi kuliner, busana etnik kontemporer, serta produk desain yang lahir dari tangan anak muda Berau.

“Kami ingin Karrap Fest menjadi ruang hidup bagi karya anak daerah. Tidak hanya panggung hiburan, tapi wadah tumbuhnya ekonomi kreatif,” ujar Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir.

Rumah baru festival ini pun dipilih bukan tanpa alasan. Taman Sanggam hadir dengan landscape yang memberi keleluasaan untuk mengalirkan seni dan dialog budaya, mendekatkan festival kepada ruang publik, dan membuka akses bagi lebih banyak pelaku kreatif.

Sejak lahir pada 2024, Karrap Fest menjadi denyut baru bagi kota ini. Nama “Karrap”—yang berarti sering dalam bahasa Berau—adalah harapan agar festival tidak berhenti di satu tahun, tetapi menjadi agenda yang hidup dan pulang kembali setiap musim. Sebuah festival yang tidak hanya menonton masa lalu, tapi menanam masa depan kreativitas.

Tahun ini, festival kembali mempertegas fokus pada enam subsektor kreatif unggulan: seni pertunjukan, kriya, kuliner, fashion lokal, musik, dan desain produk. Harapannya, produk-produk kreatif lokal tidak hanya dipamerkan, tapi naik kelas secara profesional, terhubung dengan pasar wisata, dan memperluas jejaring ekonomi.

Persiapan dilakukan dengan melibatkan komunitas seni, pelaku usaha, hingga sponsor lokal. Kolaborasi ini adalah nadi dari festival—sebuah kerja bersama untuk menciptakan wajah baru pariwisata Berau berbasis kreativitas.

“Karrap Fest harus menjadi ikon. Festival ini lahir dari masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, dan kembali memberi manfaat kepada masyarakat,” tutup Ilyas.

Festival akan tiba sebentar lagi. Lampu-lampu akan dinyalakan, panggung akan dibangun, dan Berau bersiap menyambut gelombang kreativitas baru.
Tidak hanya untuk dilihat—tetapi untuk dirasakan, dirayakan, dan dibanggakan. (akml/adv)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Siapkan 225 Destinasi Wisata Masuk Agenda Prioritas RPJMD 2025-2029

    Berau Siapkan 225 Destinasi Wisata Masuk Agenda Prioritas RPJMD 2025-2029

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, membuka langkah strategis dalam pengembangan sektor pariwisata melalui Rapat Koordinasi Pembangunan dan Pengembangan Pariwisata Tahun 2025, yang berlangsung di ruang rapat Bapelitbang, Senin (11/8/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengokohkan visi “Berau Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera” sebagaimana tertuang dalam Rancangan Awal RPJMD 2025-2029. Sri […]

  • Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah. Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru […]

  • Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

    Bupati Sri Juniarsih: Manguati Banua Bukan Sekadar Tradisi, tapi Aset Wisata

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sambaliung- Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Berau ke-71 dan Kota Tanjung Redeb yang ke-214, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggelar prosesi adat Manguati Banua di Keraton Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Sabtu (14/9/2024). Acara ini dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Para tokoh adat dan masyarakat setempat […]

  • Ratusan Petak Siap Dipakai, Manuntung Jukut 2024 Semakin Meriah

    Ratusan Petak Siap Dipakai, Manutung Jukut 2024 Semakin Meriah

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Perayaan Manutung Jukut, yang telah menjadi ikon perayaan kekayaan hasil laut Bumi Batiwakkal, akan kembali digelar pada tanggal 16 September 2024 mendatang. Acara ini bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Berau ke-71 dan Kecamatan Tanjung Redeb ke-214, serta akan berlangsung di sepanjang tepian Ahmad Yani, Jalan Antasari, Tendean, Gajah Mada, dan Panglima Batur. […]

  • Apansyah Ditunjuk Gantikan Andi Amir Jabat Ketua DPD II Partai Golkar Berau

    Apansyah Ditunjuk Gantikan Andi Amir Jabat Ketua DPD II Partai Golkar Berau

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 546
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Andi Amir resmi mengundurkan diri sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Berau, berdasarkan surat pengunduran diri tertanggal 27 Oktober 2024. Langkah ini memicu perhatian DPD I Partai Golkar Kalimantan Timur, yang segera menunjuk Apansyah sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II untuk sementara waktu. Pengunduran diri Andi Amir itu diterima sebagai bagian dari […]

  • Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    Berau Harus Bangun Industri Pasca Tambang, Maksimalkan Potensi Sawit dan Kakao

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketergantungan ekonomi Kabupaten Berau terhadap sektor pertambangan dinilai tak bisa terus dibiarkan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mendorong pemerintah daerah untuk mulai beralih dan memperkuat sektor hilirisasi komoditas unggulan sebagai fondasi ekonomi jangka panjang. Menurut Sumadi, sudah saatnya Berau membangun kekuatan ekonomi baru dengan memaksimalkan potensi sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit […]

expand_less