Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

Kerja 3 Hari di Kantor, ASN Bakal Santai atau Makin Produktif?

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
  • visibility 1.634
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Rencana aturan terbaru jam kerja ASN yakni tiga hari work from office (WFO) dan dua hari work from anywhere (WFA), belum sampai ke Kabupaten Berau. Dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Sekda Berau Muhammad Said menyebut jika sampai sekarang belum menerima surat maupun juknis terkait hal itu.

“Kita belum menerima surat apapun tentang aturan itu. Tapi kalau memang diberlakukan, kita ikuti saja sesuai juknis,” ujar Sekda Berau Muhammad Said.

Dijelaskannya, untuk penerapan sistem kerja aktif, jika sesuai aturan maka hal itu tidak akan mungkin bisa diterapkan ke semua instansi atau OPD, terlebih untuk instansi di sektor pelayanan.

“Kalau untuk instansi pelayanan tentunya susah menerapkan aturan itu. Jadi nanti kita menyesuaikan saja bagaimana, karena untuk pelayanan masyarakat juga harus intens diberikan, tidak bisa dikerjakan dari luar kantor,” tambahnya.

Merujuk pada aturan yang ada, tidak semua ASN bisa menikmati fleksibilitas kerja seperti

Work From Anywhere (WFA), karena jam kerja ASN bergantung pada kebijakan masing-masing instansi. Nyatanya kebijakan jam kerja ini tidak berlaku secara menyeluruh.

Apalagi masih banyak pekerjaan ASN yang mengharuskan kehadiran fisik terutama di bidang pelayanan publik. Kebijakan jam kerja ASN ini telah diatur dalam Perpres Nomor 21 Tahun 2023 tentang Hari Kerja dan Jam Kerja Instansi Pemerintah dan Jam Kerja ASN.

Dalam peraturan ini, disebutkan bahwa fleksibilitas kerja ASN bisa dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip pelayanan publik yang optimal. ASN yang bertugas dalam bidang pelayanan langsung terhadap masyarakat, seperti tenaga kesehatan, kepolisian, dan petugas administrasi, tetap diwajibkan bekerja di kantor atau WFO.

Sementara itu, fleksibilitas kerja kerja lebih diberikan bagi ASN yang pekerjaannya tidak berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat, seperti pekerjaan administratif yang bisa dilakukan via daring. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fiskal Terbatas, Sri Juniarsih Bawa Kebutuhan Pembangunan Berau ke Wamendagri

    Fiskal Terbatas, Sri Juniarsih Bawa Kebutuhan Pembangunan Berau ke Wamendagri

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menemui Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya di Jakarta, Senin, 21 September 2026. Pertemuan itu membahas kebutuhan pembangunan Berau di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Dalam audiensi yang berlangsung di kediaman Wamendagri tersebut, Sri Juniarsih memaparkan sejumlah potensi ekonomi Berau sekaligus tantangan pemerintah daerah dalam mengembangkannya. Berau memiliki […]

  • Kearifan Lokal Bersinar di Abutta Banua: Saksikan Pertunjukan Budaya yang Memikat

    Kearifan Lokal Bersinar di Abutta Banua: Saksikan Pertunjukan Budaya yang Memikat

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Sambaliung – Peringatan hari jadi ke-22 Kelurahan Sambaliung dan hari jadi ke-4 PKL Basuli tahun 2024 dirayakan dengan gelaran Abutta Banua yang berlangsung meriah di Tepian depan Keraton Sambaliung, Sabtu (5/10/2024). Acara ini menjadi simbol pelestarian adat dan budaya Banua, yang berasal dari salah satu suku asli Kabupaten Berau. Kearifan lokal yang terkandung di dalamnya […]

  • Terbongkar! Pria 34 Tahun Ditangkap Saat Buka Lahan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Berau

    Terbongkar! Pria 34 Tahun Ditangkap Saat Buka Lahan Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Berau

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.103
    • 0Komentar

    Berau, Kalimantan Timur – Operasi gabungan yang melibatkan Kejaksaan, Polres Berau, Subdenpom, dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Berau Barat berhasil mengungkap aktivitas pembukaan lahan ilegal di kawasan hutan produksi. Seorang pria berinisial SB (34) ditangkap saat tengah membuka lahan di wilayah Segah, Kabupaten Berau, untuk dijadikan kebun kelapa sawit.   Menurut Kepala UPTD […]

  • Belajar Mandiri di Alam Terbuka, 90 Siswa Baru SMPN 3 Tanjung Redeb Ikuti Perkemahan Pembentukan Karakter

    Belajar Mandiri di Alam Terbuka, 90 Siswa Baru SMPN 3 Tanjung Redeb Ikuti Perkemahan Pembentukan Karakter

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    BERAU – Upacara Pembukaan Perkemahan Orientasi diikuti oleh 700 peserta yang terdiri dari Siswa, Guru dan Tenaga Kependidikan SMP Negeri 3 Tanjung Redeb, pada Jumat (7/8/2026) Perkemahan Orientasi Gugus Depan (Gudep) Mulawarman yang berlangsung selama dua hari satu malam. Kegiatan yang dikenal dengan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) tersebut menjadi agenda tahunan sekolah untuk menyambut anggota baru […]

  • Dispora Berau Gelar Rapat Penyusunan Kajian DBOD, Fokus Pemetaan Potensi Atlet Muda

    Dispora Berau Gelar Rapat Penyusunan Kajian DBOD, Fokus Pemetaan Potensi Atlet Muda

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 754
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Berau menggelar rapat penyusunan rancangan laporan akhir Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD) di Ruang Rapat Kakaban, Tanjung Redeb, pada Rabu (4/12/2024). Rapat ini dipimpin oleh Asisten I Setda Berau, Hendratno, bersama Kepala Dispora Berau, Amiruddin, serta jajaran terkait. Kepala Dispora Berau, Amiruddin, menyampaikan bahwa saat ini […]

  • Aksi bersih sungai dengan sampah kayu dan sampah lainnya di tepian sungai

    Tiga Kapal Belum Cukup, DLHK Berau Akui Kesulitan Bersihkan Sampah Kayu di Sungai Segah dan Kelay

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sampah kayu berukuran besar menjadi kendala pembersihan Sungai Segah dan Sungai Kelay karena membutuhkan teknologi atau alat khusus.

expand_less