Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 781
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan perkotaan.

“PJU sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di jalur utama dan kawasan padat penduduk. Banyak laporan dari warga mengenai lampu jalan yang mati atau bahkan belum terpasang,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, kondisi gelap di malam hari tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

“Ini tentu berbahaya, terutama bagi pejalan kaki dan pengendara. Keamanan warga bisa terancam jika situasi ini terus dibiarkan,” lanjutnya.

Selain itu, Oktavia menyoroti minimnya pemeliharaan terhadap PJU yang sudah ada. Banyak lampu jalan yang rusak dibiarkan dalam waktu lama tanpa ada perbaikan dari instansi terkait.

“PJU yang rusak seharusnya segera diperbaiki. Jangan sampai dibiarkan terlalu lama karena bisa membahayakan warga. Pemerintah harus lebih proaktif dalam merawat fasilitas umum ini,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau segera melakukan pendataan ulang terhadap titik-titik PJU yang bermasalah serta mengusulkan peningkatan anggaran untuk pembangunan PJU di daerah yang masih gelap.

“Kami di DPRD akan terus mengawal persoalan ini agar segera ditindaklanjuti. Penerangan jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah,” pungkasnya.

Masyarakat pun berharap agar perbaikan PJU bisa segera direalisasikan agar aktivitas malam hari di Kabupaten Berau lebih aman dan nyaman. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Rusak karena Aktivitas Tambang? Dedy Okto: Itu Tanggung Jawab Perusahaan!

    Jalan Rusak karena Aktivitas Tambang? Dedy Okto: Itu Tanggung Jawab Perusahaan!

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aktivitas perusahaan tambang batu bara di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan bahwa perusahaan memiliki kewajiban penuh terhadap kondisi jalan yang digunakan dalam operasional mereka. Sejumlah perusahaan tambang di Bumi Batiwakkal diketahui kerap melintasi jalan kabupaten dan jalan nasional untuk menuju jetty atau dermaga pengiriman batu […]

  • Sragam Datangi Lima Kampung di Talisayan, Perkuat Dukungan dan Gaungkan Program Unggulan Pilkada Berau 2024

    Sragam Datangi Lima Kampung di Talisayan, Perkuat Dukungan dan Gaungkan Program Unggulan Pilkada Berau 2024

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 842
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Berau, Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (Sragam), melanjutkan kampanye dan silaturahmi mereka di Kecamatan Talisayan, Jumat (18/10/2024). Beberapa kampung dikunjungi, seperti Kampung Talisayan, Purnasari Jaya, Eka Sapta, Sumber Mulya, dan Suka Murya. Dalam acara tersebut, kedatangan Sri Juniarsih disambut meriah dengan pertunjukan seni budaya kuda lumping. […]

  • Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    Hasil Uji 24 Jam Keluar, Kualitas Udara Berau Masuk Kategori Tidak Sehat

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    BERAU– Kualitas udara di Kabupaten Berau masuk kategori tidak sehat berdasarkan hasil pengukuran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau selama 24 jam, pada 28-29 Agustus 2026. Pengukuran dilakukan di halaman Kantor DLHK Berau, Tanjung Redeb, sejak pukul 14.00 WITA pada Jumat hingga waktu yang sama pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Pemeriksaan dilakukan UPTD Laboratorium […]

  • Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

    Ekonomi Kreatif Berau 2024-2028: Langkah Strategis Menuju Wisata Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.350
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Berau menggelar rapat koordinasi yang dibuka langsung oleh Pjs. Bupati Berau, Sufian Agus, pada Senin (4/11/2024) lalu di Gedung Balai Mufakat. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan berbagai stakeholder terkait dalam upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Berau. Dalam sambutannya, Pjs. Bupati Berau, […]

  • Curanmor di Berau Terungkap, Pelaku Gadaikan Motor Rp2 Juta per Unit

    Curanmor di Berau Terungkap, Pelaku Gadaikan Motor Rp2 Juta per Unit

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Satuan Reserse Kriminal Polsek Tanjung Redeb, Polres Berau, berhasil membekuk seorang pria berinisial NI (27) yang diduga kuat sebagai pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Tanjung Redeb. Penangkapan dilakukan pada Rabu malam, 1 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 Wita, menyusul laporan masyarakat yang resah dengan maraknya kasus curanmor. Kepala Seksi Humas […]

  • SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

    SPBN Tak Cukup, Warga Maratua Hanya Nikmati BBM Dua Hari

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    MARATUA – Kekurangan bahan bakar minyak (BBM) kini menjadi ancaman nyata bagi kehidupan masyarakat di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Pulau yang dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata di Bumi Batiwakkal ini kini menghadapi persoalan serius terkait distribusi energi yang tak kunjung stabil. Terletak sekitar tiga jam perjalanan menggunakan speedboat dari Kota Tanjung […]

expand_less