Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 711
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan perkotaan.

“PJU sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di jalur utama dan kawasan padat penduduk. Banyak laporan dari warga mengenai lampu jalan yang mati atau bahkan belum terpasang,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, kondisi gelap di malam hari tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

“Ini tentu berbahaya, terutama bagi pejalan kaki dan pengendara. Keamanan warga bisa terancam jika situasi ini terus dibiarkan,” lanjutnya.

Selain itu, Oktavia menyoroti minimnya pemeliharaan terhadap PJU yang sudah ada. Banyak lampu jalan yang rusak dibiarkan dalam waktu lama tanpa ada perbaikan dari instansi terkait.

“PJU yang rusak seharusnya segera diperbaiki. Jangan sampai dibiarkan terlalu lama karena bisa membahayakan warga. Pemerintah harus lebih proaktif dalam merawat fasilitas umum ini,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau segera melakukan pendataan ulang terhadap titik-titik PJU yang bermasalah serta mengusulkan peningkatan anggaran untuk pembangunan PJU di daerah yang masih gelap.

“Kami di DPRD akan terus mengawal persoalan ini agar segera ditindaklanjuti. Penerangan jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah,” pungkasnya.

Masyarakat pun berharap agar perbaikan PJU bisa segera direalisasikan agar aktivitas malam hari di Kabupaten Berau lebih aman dan nyaman. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

    Sri Juniarsih Hadiri Pisah Sambut Kajati Kaltim, Rudy Mas’ud Tekankan Sinergi Penegakan Hukum

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menghadiri pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dari Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H. kepada Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. di Lamin Etam, Samarinda, Jumat malam, (14/8). Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Tinggi Kaltim itu menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melepas Supardi sekaligus menyambut Chatarina Muliana […]

  • Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    Distribusi Diperketat, ASN Dilarang Beli LPG 3 Kg di Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) memperketat pengawasan distribusi LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepala Bidang Bina Usaha dan Perdagangan Diskoperindag Berau Hotlan Silalahi mengatakan LPG bersubsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu sesuai ketentuan. “LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi, sehingga tidak semua masyarakat berhak […]

  • Bupati Berau Ajukan Enam Raperda, Soroti Ketahanan Pangan hingga APBD 2027

    Bupati Berau Ajukan Enam Raperda, Soroti Ketahanan Pangan hingga APBD 2027

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan enam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam rapat bersama DPRD, Senin, 13 April 2026. Enam rancangan itu mencakup sektor ketahanan pangan, tata ruang, perlindungan lahan pertanian, hingga perencanaan anggaran daerah sampai 2027. Raperda yang diajukan meliputi Penyelenggaraan Pangan di Daerah, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Berau […]

  • Pemkab Berau Siapkan Beasiswa untuk Anggota Paskibraka Terpilih

    Pemkab Berau Siapkan Beasiswa untuk Anggota Paskibraka Terpilih

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Sebanyak 35 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Berau resmi memasuki masa pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat). Kegiatan ini dimulai pada Senin, 4 Juli 2025, dan berlangsung di Balai Mufakat. Pelatihan tersebut menjadi tahap penting bagi para pelajar terpilih ini sebelum mereka mengemban tugas simbolik pada upacara pengibaran bendera Merah Putih, 17 Agustus […]

  • Ketika Modernisasi Mengetuk Talisayan, Tradisi Bahari Tetap Bertahan

    Ketika Modernisasi Mengetuk Talisayan, Tradisi Bahari Tetap Bertahan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Di tengah perubahan zaman dan derasnya arus informasi, masyarakat Talisayan masih mempertahankan satu tradisi yang mengikat kehidupan mereka dengan laut: Tulak Bala Buang Naas. Tradisi yang diwariskan lintas generasi itu kembali dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Talisayan, Selasa (12/8/2026). Bukan sekadar agenda tahunan, ritual tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk berdoa, menjaga silaturahmi, sekaligus […]

  • Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

    Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.590
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II. Penemuan bom tersebut bermula […]

expand_less