Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 757
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan perkotaan.

“PJU sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di jalur utama dan kawasan padat penduduk. Banyak laporan dari warga mengenai lampu jalan yang mati atau bahkan belum terpasang,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, kondisi gelap di malam hari tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

“Ini tentu berbahaya, terutama bagi pejalan kaki dan pengendara. Keamanan warga bisa terancam jika situasi ini terus dibiarkan,” lanjutnya.

Selain itu, Oktavia menyoroti minimnya pemeliharaan terhadap PJU yang sudah ada. Banyak lampu jalan yang rusak dibiarkan dalam waktu lama tanpa ada perbaikan dari instansi terkait.

“PJU yang rusak seharusnya segera diperbaiki. Jangan sampai dibiarkan terlalu lama karena bisa membahayakan warga. Pemerintah harus lebih proaktif dalam merawat fasilitas umum ini,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau segera melakukan pendataan ulang terhadap titik-titik PJU yang bermasalah serta mengusulkan peningkatan anggaran untuk pembangunan PJU di daerah yang masih gelap.

“Kami di DPRD akan terus mengawal persoalan ini agar segera ditindaklanjuti. Penerangan jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah,” pungkasnya.

Masyarakat pun berharap agar perbaikan PJU bisa segera direalisasikan agar aktivitas malam hari di Kabupaten Berau lebih aman dan nyaman. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buaya Masuk Garasi Bus PT Bagong, Disdamkarmat Berau Evakuasi ke Kampung Batu-Batu

    Buaya Masuk Garasi Bus PT Bagong, Disdamkarmat Berau Evakuasi ke Kampung Batu-Batu

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    BERAU – Seekor buaya yang sempat membuat geger karyawan di area parkir bus PT Bagong di Jalan Pembangunan, Kabupaten Berau, akhirnya dipindahkan dari lokasi dan dikembalikan ke alam liar oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau. Informasi keberadaan satwa liar itu pertama kali masuk ke petugas sekitar pukul 14.25 Wita. Laporan disampaikan seorang […]

  • Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    Pedagang Kurban Dadakan Menjamur, Kemenag Berau Turun Tangan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    BERAU — Meningkatnya jumlah pedagang hewan kurban dadakan di berbagai sudut kota menjelang Iduladha mendorong Kementerian Agama (Kemenag) Berau memperketat pengawasan kelayakan dan kesehatan hewan yang dijual. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar masyarakat tidak membeli hewan kurban yang tidak memenuhi syarat, baik dari sisi kesehatan maupun ketentuan syariat. Dalam pelaksanaannya, Kemenag Berau menggandeng Dinas […]

  • Festival Kuliner Jadul, Jalan Baru Merawat Warisan Rasa dan Menggerakkan UMKM Berau

    Festival Kuliner Jadul, Jalan Baru Merawat Warisan Rasa dan Menggerakkan UMKM Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di antara ramainya tren kuliner kekinian, Berau masih memiliki sesuatu yang lebih dalam dan lebih hangat untuk ditawarkan: jajanan tempo dulu. Kue yang pernah memenuhi meja kayu nenek, manisnya yang sederhana, hingga aroma masa kecil yang tiba-tiba kembali. Dan bagi Elita Herlina, Anggota Komisi II DPRD Berau, warisan rasa itu tak boleh […]

  • Bertemu Komisi II DPR, Menteri Anas Urai Penyelesaian Tenaga Non-ASN Hingga Digitalisasi Manajemen ASN

    Bertemu Komisi II DPR, Menteri Anas Urai Penyelesaian Tenaga Non-ASN Hingga Digitalisasi Manajemen ASN

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 684
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan berbagai transformasi strategis dalam Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) telah diformulasikan dan dikonsolidasikan dengan lintas sektor. Transformasi strategis tersebut salah satunya dalam lingkup penyelesaian penataan tenaga non-ASN. Anas menguraikan pemerintah telah mengupayakan penyelesaian non-ASN melalui tiga peraturan. […]

  • Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau mulai menyiapkan penataan Air Terjun Bidadari atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai Air Terjun Lingkacang di Kampung Teluk Sumbang. Destinasi wisata tersebut dinilai memiliki potensi besar karena berada dalam kawasan geosite Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan objek wisata itu hingga […]

  • MTQ ke-55 Sambaliung Berjalan Sukses, Kepala Kampung Soroti Kepedulian Perusahaan

    MTQ ke-55 Sambaliung Berjalan Sukses, Kepala Kampung Soroti Kepedulian Perusahaan

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 792
    • 0Komentar

    BERAU – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-55 tingkat Kecamatan Sambaliung berjalan sukses, Kepala Kampung Sei Bebanir Bangun Mursin menyoroti kurangnya perhatian dari beberapa perusahaan yang beroprasi di wilayahnya. Ia menyampaikan, pelaksanaan MTQ ini memakan biaya Rp343 juta, total dana ini berasal dari berbagai donatur, perusahaan, serta sumbangan masyaeakat dan kampung-kampung yang berada di Sambaliung. “Total […]

expand_less