Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DPRD Berau » Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

Kurang Perawatan, Banyak PJU di Berau Mati Berbulan-bulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 708
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Permasalahan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Berau kembali menjadi sorotan. Banyak lampu jalan yang tidak berfungsi atau belum terpasang di sejumlah titik strategis, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, meminta pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki dan menambah fasilitas penerangan di kawasan perkotaan.

“PJU sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama di jalur utama dan kawasan padat penduduk. Banyak laporan dari warga mengenai lampu jalan yang mati atau bahkan belum terpasang,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

Menurutnya, kondisi gelap di malam hari tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan dan tindak kriminalitas.

“Ini tentu berbahaya, terutama bagi pejalan kaki dan pengendara. Keamanan warga bisa terancam jika situasi ini terus dibiarkan,” lanjutnya.

Selain itu, Oktavia menyoroti minimnya pemeliharaan terhadap PJU yang sudah ada. Banyak lampu jalan yang rusak dibiarkan dalam waktu lama tanpa ada perbaikan dari instansi terkait.

“PJU yang rusak seharusnya segera diperbaiki. Jangan sampai dibiarkan terlalu lama karena bisa membahayakan warga. Pemerintah harus lebih proaktif dalam merawat fasilitas umum ini,” tegasnya.

Ia juga meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau segera melakukan pendataan ulang terhadap titik-titik PJU yang bermasalah serta mengusulkan peningkatan anggaran untuk pembangunan PJU di daerah yang masih gelap.

“Kami di DPRD akan terus mengawal persoalan ini agar segera ditindaklanjuti. Penerangan jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat dan harus menjadi prioritas pemerintah,” pungkasnya.

Masyarakat pun berharap agar perbaikan PJU bisa segera direalisasikan agar aktivitas malam hari di Kabupaten Berau lebih aman dan nyaman. (*adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    Berau Terapkan Skema 80-20, Tambak Udang Windu Ramah Lingkungan di Pegat Betumbuk

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.234
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi. Melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, konsep budidaya udang windu ramah lingkungankini tengah digagas di Kampung Pegat Betumbuk, Kecamatan Pulau Derawan. Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menjelaskan bahwa proyek ini dirancang dengan mengedepankan prinsip pelestarian lingkungan. Dalam […]

  • Banyak yang Keliru! Ini Perbedaan MPA, Destana, dan Redkar dalam Penanganan Bencana di Berau

    Banyak yang Keliru! Ini Perbedaan MPA, Destana, dan Redkar dalam Penanganan Bencana di Berau

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran dan tugas masing-masing kelompok relawan dalam penanggulangan bencana. Setiap relawan dinilai memiliki klasifikasi, tugas pokok, serta instansi pembina yang berbeda. Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Berau, Nofian Hidayat, mengatakan masyarakat perlu memahami perbedaan tersebut agar koordinasi di lapangan dapat […]

  • Tingkatkan Ekonomi Kampung Kasai, SraGam Usung Program Baru yang Pro-Rakyat

    Tingkatkan Ekonomi Kampung Kasai, SraGam Usung Program Baru yang Pro-Rakyat

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 702
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Sri Juniarsih Mas dan Gamalis (SraGam), pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Berau nomor urut 2 , melanjutkan kampanye mereka pada Jumat (4/10/24) di Kecamatan Pulau Derawan. Kampanye ini dilaksanakan di tiga lokasi: Kampung Kasai, Kampung Teluk Semanting, dan Kampung Tanjung Batu. Kampanye dimulai di Kampung Kasai pada pukul 13.30 hingga 15.00 […]

  • Langkah Maju Pemkab Berau Wujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Digital

    Langkah Maju Pemkab Berau Wujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Digital

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.559
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu terobosan terbaru datang dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) melalui peluncuran SIGA – Sistem Informasi Gender dan Anak. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pemantauan data kasus kekerasan, memperkuat perlindungan perempuan dan anak, […]

  • H-8 Menuju Pilkada 2024, Warga Berau Berharap Tidak Ada Pertikaian Karena Politik 

    H-8 Menuju Pilkada 2024, Warga Berau Berharap Tidak Ada Pertikaian Karena Politik 

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 679
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pilkada serentak tahun 2024 tinggal 8 hari lagi. Masyarakat di beberapa kecamatan menunjukkan antusiasme dan kesiapan mereka dalam menyambut pesta demokrasi ini. Terutama di Kecamatan Tanjung Redeb, yang berharap pilkada kali ini berlangsung damai tanpa ada pertikaian yang disebabkan oleh politik. Jubaidah, seorang warga Tanjung Redeb, mengungkapkan bahwa sebagai bagian dari masyarakat, ia […]

  • Kemarau Batasi Sumber Air di Kaltim, Dinkes Ingatkan Risiko Diare dan Penyakit Lingkungan

    Kemarau Batasi Sumber Air di Kaltim, Dinkes Ingatkan Risiko Diare dan Penyakit Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Terbatasnya sumber air membuat masyarakat menyimpan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mengingatkan penyimpanan dan penggunaan air yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu masalah kesehatan. Air tercemar dan sanitasi lingkungan yang buruk berpotensi menjadi […]

expand_less