Melaut ke Rompon, Tiga Nelayan Asal Tanjung Redeb Dilaporkan Hilang Kontak
- account_circle admin
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb — Tiga nelayan asal Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, dilaporkan hilang kontak setelah melaut di perairan utara luar Pulau Derawan. Laporan tersebut diterima oleh Polsek Tanjung Redeb pada Jumat malam, 6 Maret 2026.
Kapolsek Tanjung Redeb AKP Amin Maulani mengatakan laporan disampaikan oleh seorang warga bernama Salma yang khawatir karena ketiga nelayan tersebut tidak dapat dihubungi sejak beberapa waktu terakhir.
“Benar, pada Jumat malam kami menerima laporan terkait tiga warga yang hilang kontak saat melaut di perairan luar Pulau Derawan,” kata Amin.
Ketiga nelayan yang dilaporkan hilang kontak masing-masing bernama Rapiuddin alias Gondrong (30), Sukri (22), dan Saparuddin (38). Ketiganya merupakan warga Jalan Pangeran Diguna RT 17, Tanjung Redeb.
Menurut Amin, mereka berangkat melaut dari Pelabuhan Kasai pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 16.00 Wita menggunakan kapal motor nelayan tanpa nama. Kapal tersebut berwarna biru putih, memiliki tenda di bagian belakang, dan diperkirakan memiliki tonase sekitar 16 ton.
Ketiganya diketahui menuju rompon yang berada sekitar 13 mil laut di arah utara luar Pulau Derawan. Namun hingga laporan diterima pada 6 Maret 2026 atau sekitar 17 hari setelah keberangkatan, mereka belum kembali dan tidak dapat dihubungi.
Polisi, kata Amin, telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk tim Basarnas, untuk melakukan upaya pencarian serta pemantauan di wilayah perairan tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah pencarian dan pemantauan di wilayah perairan,” ujarnya.
Amin menambahkan kondisi cuaca di wilayah perairan Kecamatan Pulau Derawan saat ini dilaporkan kurang bersahabat dengan gelombang yang cukup tinggi.
Ia mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu memperhatikan kondisi cuaca serta memastikan kelengkapan alat komunikasi dan keselamatan sebelum melaut.
“Kami berharap ketiga nelayan tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” kata Amin.(*)
- Penulis: admin

Saat ini belum ada komentar