Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 2 Des 2025
- visibility 98
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menilai langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 telah berada pada rel yang tepat. Namun ia mengingatkan, menjaga harga tidak cukup hanya mengandalkan operasi pasar. Stabilitas jangka panjang, kata dia, hanya dapat dicapai bila suplai pangan daerah diperkuat melalui produksi lokal.
Menurut Rudi, lonjakan permintaan di akhir tahun merupakan pola tahunan yang sulit dihindari. Tantangan terbesar Berau saat ini ialah ketergantungan pada pasokan luar daerah — membuat harga komoditas mudah bergerak naik saat distribusi terganggu.
“Operasi pasar itu hanya memadamkan api sesaat. Selama suplai kita berasal dari luar, gejolak harga akan berulang,” ujarnya.
Rudi menekankan perlunya percepatan pengembangan sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan sentra produksi kampung. Ia ingin pasokan beras, cabai, ikan, sayur, hingga produk olahan kampung dapat tumbuh mandiri melalui pengembangan lahan produktif, kolaborasi koperasi, dan pemberdayaan UMKM.
Penguatan logistik dan transportasi distribusi pangan juga disebut penting, terutama untuk wilayah pesisir dan pedalaman. Menurutnya, akses jalan, jalur suplai, hingga konektivitas rantai dingin hasil laut harus ditangani serius bila Berau ingin keluar dari ketergantungan pasokan luar.
Tak hanya itu, ia mendorong perluasan akses pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan penyediaan pasar digital agar pelaku usaha lokal tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga mampu bersaing keluar daerah.
“Pengendalian inflasi harus dimulai dari hulu — dari kebun, tambak, pasar kampung, hingga UMKM pengolahan. Bukan sekadar respons musiman ketika harga sudah bergerak naik,” tegasnya.
DPRD, kata Rudi, akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah agar penguatan sektor produksi lokal menjadi fokus jangka panjang. Dengan suplai yang stabil, harga dapat dijaga, pertumbuhan ekonomi kampung bergerak, dan inflasi tidak lagi menjadi ancaman tahunan. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar