Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan di Gunung Tabur

Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan Pembangunan di Gunung Tabur

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
  • visibility 672
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur di wilayahnya. Salah satu upaya yang tengah dilakukan adalah pembangunan drainase di Jalan Bulungan, Kecamatan Gunung Tabur, melalui alokasi APBD-P. Proyek ini bertujuan untuk mengantisipasi masalah genangan dan banjir yang kerap menghambat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra Pranata, menjelaskan bahwa pembangunan drainase ini merupakan bagian dari program Penyelenggaraan Drainase Lingkungan. “Drainase memiliki peran penting untuk mengelola air limpasan hujan. Dengan perbaikan ini, kami berharap dapat mengurangi genangan air yang sering menjadi penyebab banjir, khususnya di kawasan Gunung Tabur,” ujarnya.

Menurut Hendra, pembangunan drainase tidak hanya berfokus pada fungsi teknis tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Dengan saluran yang lebih rapi dan berfungsi optimal, kawasan ini diharapkan bisa lebih berkembang, terutama di sektor-sektor ekonomi potensial,” tambahnya.

 

Warga Gunung Tabur Sambut Baik Pembangunan Drainase

Masyarakat Gunung Tabur menyambut baik langkah pemerintah ini. Salah satu warga, Andra, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan pemerintah terhadap wilayahnya. “Saya sangat mengapresiasi proyek ini. Karena yang kita ketahui Gunung Tabur belum tersentuh proyek pembangunan yang besar, tapi kali ini banyak sekali perubahan, terutama drainase berserta trotoarnya pasti makin cantik, saya harap lampu penerangan juga ditambahkan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh warga lainnya, Mpi, yang melihat dampak positif proyek ini terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat. “Pembangunan ini sangat membantu kami. Selain mengurangi banjir, jalanan juga jadi lebih rapi. Terima kasih kepada pemerintah, khususnya bupati kita, yang telah peduli pada kondisi infrastruktur di Gunung Tabur,” ujarnya.

 

Partisipasi Masyarakat Menjadi Kunci

Hendra juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan fungsi drainase. Masyarakat memiliki peran besar dalam menjaga kebersihan saluran drainase. Edukasi dan kesadaran terhadap pengelolaan lingkungan, seperti tidak membuang sampah sembarangan, sangat diperlukan agar hasil pembangunan ini bisa bertahan lama.

Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan infrastruktur yang bermanfaat. Dengan pembangunan drainase yang lebih baik, Gunung Tabur berpotensi menjadi kawasan yang lebih aman dari banjir serta mendukung kemajuan wilayah Kabupaten Berau secara keseluruhan. (yf)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    Sengketa Batas dan HGU di Gunung Tabur: Pembangunan Tersandera, Investasi Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan tapal batas lama antara Kabupaten Berau di Kalimantan Timur dan Kabupaten Bulungan di Kalimantan Utara kembali naik ke permukaan. Rapat Dengar Pendapat yang digelar DPRD Berau pada Senin, 18 Mei 2026, menyeret isu itu sebagai biang keladi ketertinggalan pembangunan di RT 17 Kelurahan Gunung Tabur, kawasan yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok […]

  • RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    RDP Dinkes Berau: Lonjakan Pasien Tak Sejalan dengan Pendapatan Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 449
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mengungkap tekanan keuangan yang dihadapi RSUD Abdul Rivai dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin, 13 April 2026. Persoalan utama yang disorot meliputi ketidakseimbangan antara pendapatan dan belanja operasional, serta tingginya angka rujukan pasien ke luar daerah. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, mengatakan peningkatan jumlah pasien tidak berbanding lurus […]

  • Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    Keselamatan Pengendara Terancam, Rambu Roboh di Sejumlah Titik Jalan Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 572
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sejumlah rambu lalu lintas di beberapa titik jalan di Kabupaten Berau terpantau roboh dan terbengkalai sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu fungsi fasilitas keselamatan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna kendaraan. Di Jalan Mangga III, misalnya, sebuah rambu penanda persimpangan terlihat tergeletak di sisi jalan. Tiangnya penyok, […]

  • Maksimalkan Digitalisasi untuk Dongkrak Pariwisata Berau

    Maksimalkan Digitalisasi untuk Dongkrak Pariwisata Berau

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau bersama Institut Seni Indonesia (ISI) menggelar Talk Show Berau City Branding Sustainable Destination di Ballroom Hotel Exlusive. Kamis, (5/12/2024). Hal ini kian menjadi perhatian bagi Kabupaten Berau yang dimana Berau memiliki kekayaan surga alam dan keindahan panorama, yang menjadikannya sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 952
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

  • Lewat Program “BEST”, Karang Ambun Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Prima

    Lewat Program “BEST”, Karang Ambun Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Prima

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.040
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, meluncurkan program inovasi pelayanan publik bertajuk Karang Ambun BEST sebagai langkah untuk memperkuat kualitas layanan masyarakat. Program ini menitikberatkan pada digitalisasi, kolaborasi, dan peningkatan kapasitas aparatur kelurahan. “BEST” merupakan akronim dari Berkelanjutan, Efisien, Sinergis, dan Tanggap, yang dirancang sebagai jawaban atas dinamika kebutuhan warga yang semakin […]

expand_less