Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,7 Triliun untuk Cek Kesehatan Gratis

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 4,7 Triliun untuk Cek Kesehatan Gratis

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
  • visibility 493
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB- Pada Februari 2025, pemerintah Indonesia akan meluncurkan program cek kesehatan gratis yang akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari bayi baru lahir hingga lansia. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan akses kesehatan bagi semua warga negara, sekaligus memastikan pemeriksaan rutin yang penting bagi pencegahan penyakit.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa program ini akan melibatkan 30 ribu fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia, yang terdiri dari 10 ribu puskesmas dan 20 ribu klinik swasta. Program ini juga akan menyesuaikan jadwal pemeriksaan dengan tanggal ulang tahun setiap individu, namun tetap fleksibel, berlangsung hingga satu bulan setelah hari kelahiran.

“Untuk memastikan program ini dapat dijangkau dengan baik, pemeriksaan tidak hanya dilakukan pada hari ulang tahun saja, tetapi juga dapat dilakukan dalam jangka waktu satu bulan setelahnya,” jelas Budi dalam konferensi pers pada Kamis, 16 Januari 2024. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan pasien dan memastikan kualitas pelayanan, mengingat keterbatasan fasilitas dan tenaga medis yang tersedia.

Pengalaman selama pelaksanaan vaksinasi COVID-19 memberikan pelajaran penting mengenai pengelolaan waktu dan sumber daya dalam program kesehatan berskala besar. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 280 juta, pengaturan waktu menjadi kunci utama dalam menghindari kerumunan.

Sementara itu, untuk anak-anak sekolah, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan tidak pada hari ulang tahun, melainkan pada saat mereka kembali ke sekolah. Hal ini untuk meringankan beban puskesmas dan klinik, dengan melibatkan 300 ribu sekolah yang tersebar di seluruh tanah air.

“Jika seluruhnya diarahkan ke puskesmas atau klinik swasta, tentu saja akan ada kekurangan tenaga medis. Oleh karena itu, pemeriksaan dilakukan di sekolah, yang juga akan lebih efisien,” tambah Budi.

Program ini mendapatkan dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan komitmennya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi rakyat. Juru Bicara Kantor Staf Presiden (KSP), Dedek Prayudi, menjelaskan bahwa anggaran sebsar Rp 4,7 triliun telah disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program ini, yang ditargetkan dapat melayani sekitar 60 juta orang pada tahun pertama.

“Masyarakat yang berulang tahun pada awal 2025 akan mendapatkan kado spesial berupa pemeriksaan kesehatan gratis. Cukup datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat dengan menunjukkan kartu identitas,” ungkap Dedek.

Program ini tak hanya bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pola hidup sehat. Dalam jangka panjang, pemerintah berharap dapat melayani hingga 200 juta warga Indonesia dalam lima tahun ke depan. Pemeriksaan kesehatan ini mencakup berbagai layanan, dari cek darah hingga pemeriksaan fisik, yang jika dilakukan secara mandiri, biayanya akan cukup besar.

Di tingkat daerah, pemerintah kabupaten juga menyambut baik inisiatif ini. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menegaskan kesiapan daerahnya dalam mendukung program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait akan sangat penting untuk kelancaran pelaksanaan.

“Kolaborasi yang baik dengan semua pihak sangat dibutuhkan agar program ini dapat berjalan lancar. Kami berharap, melalui program ini, masyarakat Berau semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat,” ujar Lamlay.

Dinkes Berau telah memastikan bahwa mereka siap menyukseskan program ini, sekaligus berkomitmen untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di daerahnya.

Dengan adanya program cek kesehatan gratis ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat lebih peduli dengan kesehatan mereka, dengan pemeriksaan rutin yang mudah dijangkau, tanpa harus terbebani oleh biaya. Pemerintah pun optimis bahwa upaya ini akan berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan. (Mrt)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maksimalkan Program Ketahanan Pangan

    Maksimalkan Program Ketahanan Pangan

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 180
    • 0Komentar

    (11/10/2023)  Beraunews.id, Tanjung Redeb — Anggota Komisi II DPRD Berau menekankan perlunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk mengambil pendekatan yang lebih serius terhadap program ketahanan pangan, mengingat program ini merupakan fokus dari pemerintah pusat. Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Wendy Lie Jaya, menyerukan kepada Pemkab Berau agar memberikan prioritas pada program yang langsung […]

  • BUMK Harus Jadi Penggerak Kearifan Lokal

    BUMK Harus Jadi Penggerak Kearifan Lokal

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota DPRD Berau, Sakirman, mendorong Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) untuk lebih kreatif dan berperan aktif dalam memajukan potensi lokal guna meningkatkan perekonomian kampung. Ia menilai BUMK sebagai lembaga usaha yang dikelola oleh masyarakat dan pemerintah kampung memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi di tingkat desa. “BUMK sangat penting untuk mendukung pertumbuhan […]

  • Proses PAW Berjalan, Nurung Berpeluang Duduki Kursi DPRD Berau Lagi

    Proses PAW Berjalan, Nurung Berpeluang Duduki Kursi DPRD Berau Lagi

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Mundurnya Madri Pani dari DPRD Berau, memberi peluang terhadap Nurung untuk mengisi kursi kosong melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Pasalnya, dalam perankingan yang dilakukan KPU terhadap hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Nurung menempati posisi kedua setelah Madri Pani, pad daerah pemilihan (dapil) 4, yaitu dengan suara sah sebanyak 1.290. Menanggapi hal […]

  • KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 260
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau tengah melaksanakan proses pelipatan dan pensortiran surat suara untuk memastikan validitas surat suara dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ketua KPU Berau, Budi Harianto, mengungkapkan bahwa dalam proses tersebut ditemukan beberapa lembar surat suara dengan kesalahan lipat, yang diakui sebagai murni akibat human error. “Kesalahan ini telah […]

  • Lembaga Adat Dayak Berau dan Paguyuban Deklarasi Pilkada Damai 2024

    Lembaga Adat Dayak Berau dan Paguyuban Deklarasi Pilkada Damai 2024

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Lembaga Adat Dayak Kabupaten Berau bersama beberapa paguyuban menggelar deklarasi Pilkada damai 2024, di Family Cafe, Tanjung Redeb, Rabu (31/7/2024). Acara tersebut digelar usai rekonsiliasi antara berbagai paguyuban di Berau, bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini. Deklarasi tersebut dibacakan oleh Yang Bith, […]

  • Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    Karya Kreatif Wajib Punya Pasar dan Kapasitas Produksi yang Kuat

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) tidak cukup hanya mengandalkan estetika dan inovasi visual. Di balik sebuah karya, harus ada kemampuan menjaga kesinambungan produksi dan memastikan nilai ekonominya terus tumbuh. Pesan itu kembali disampaikan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau sebagai arahan bagi para pelaku ekraf di daerah. Kepala […]

expand_less