Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » PMI Berau: Penghargaan untuk Pendonor, Wujud Pengabdian bagi Sesama

PMI Berau: Penghargaan untuk Pendonor, Wujud Pengabdian bagi Sesama

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
  • visibility 516
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau memberikan penghargaan kepada sejumlah pendonor darah terbanyak dalam acara HUT PMI ke-79 Tahun 2024 dan Jumbara ke-VII PMR Kabupaten Berau Tahun 2024. Penghargaan diberikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, didampingi Ketua PMI Berau, Fitrial Noor.

Penghargaan juga diberikan kepada para pendonor darah terbanyak, di antaranya:

1. M. Hasan – 50x
2. dr. Jaka – 51x
3. Suprianto – 55x
4. M. Irwan – 55x
5. Andika Bayu Kurniawan – 55x
6. Deddy Pramana Putra – 58x
7. Muhamad Supriyadi – 63x
8. Indra – 64x
9. Gunawan Wibisono – 61x
10. Gerungan Valentino – 61x
11. Akhmad Hisyam – 61x
12. Edy Erwansyah – 71x
13. Arif Pribadi – 80x
14. Arpani – 83x
15. Ediansyah – 86x
16. Deddi Zamrudi – 108x

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu masyarakat melalui donor darah secara rutin. Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut mengucapkan terima kasih kepada para pendonor dan relawan yang telah berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan dapat menambah kontribusi masyarakat yang ingin mendonor.

“Bahkan ada yang sampai 100 kali lebih, ini merupakan hal yang luar biasa dalam kemanusiaan. Semoga dengan adanya ini dapat menambahkan rasa kemanusiaan dan royalitas antar manusia untuk saling menolong,” ujar Sri Juniarsih.

Ketua PMI Kabupaten Berau, Fitrial Noor, juga memberikan tanggapannya, ia menjelaskan pendonor ini adalah pahlawan kemanusiaan yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Melalui aksi donor darah, mereka tidak hanya menyelamatkan nyawa, tetapi juga menunjukkan pentingnya solidaritas sosial. Kami berharap semangat ini terus menular ke seluruh masyarakat Berau.

Fitrial juga menekankan bahwa PMI akan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah secara rutin.

“Kita membutuhkan lebih banyak pendonor untuk menjaga ketersediaan darah di rumah sakit dan membantu pasien-pasien yang membutuhkan. Semoga ke depannya semakin banyak orang yang tergerak untuk ikut berkontribusi,” bebernya.(yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting

    Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Juga Jadi Faktor Penting

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 433
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kesetaraan gender adalah isu yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa dekade terakhir, terutama dalam konteks pembangunan sosial dan ekonomi. Di Kabupaten Berau, hal ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Anggota Komisi III DPRD Berau, Grace Warastuty Langsa. Ditemui beberapa waktu lalu, Grace mengatakan jika kesetaraan gender telah menjadi salah satu prinsip dasar […]

  • Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    Listrik Teluk Alulu: Tiang Terpasang, Meteran Ditunggu, Warga Menanti Terang

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua — Permasalahan listrik menjadi isu mendesak bagi masyarakat di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Maratua. Hingga kini, masyarakat masih mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik. Sebanyak 160 rumah dan lebih dari 300 kepala keluarga di Kampung Teluk Alulu berharap adanya perhatian dari Pemerintah Daerah untuk kebutuhan penting ini, yaitu penerangan. Kepala Kampung Teluk Alulu, […]

  • Pemulihan Pascabanjir Terkendala Listrik, Pemkab Diminta Turun Tangan

    Pemulihan Pascabanjir Terkendala Listrik, Pemkab Diminta Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 363
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kondisi pasca bencana banjir bandang di dua kampung terparah di Kecamatan Segah yakni Kampung Long Laai dan Long Ayap, memerlukan perhatian khusus. Hal ini diungkapkan Camat Segah, Noor Alam saat menghadiri rapat terbatas pembahasan penanganan bencana. “Yang jadi masalah saat ini di Kampung Long Laai dan Long Ayap, adalah kebutuhan penerangan atau […]

  • Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    Berau Targetkan Geopark Nasional, Pemerintah Pusat Dukung Melalui Bappenas dan ESDM

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 3.396
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau terus mengakselerasi upaya pengusulan kawasan Geopark Sangkulirang–Mangkalihat sebagai Geopark Nasional. Kawasan bentang alam yang membentang di dua kabupaten di Kalimantan Timur, Berau dan Kutai Timur, ini dinilai memiliki nilai geologis dan ekologis penting, terutama karena mayoritas situs berada di wilayah Berau. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa setidaknya terdapat […]

  • Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 500
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya pemetaan area pertanian di Bumi Batiwakkal sebagai langkah strategis dalam mengembangkan sektor pertanian dan memastikan keberlanjutan produksi pangan. Menurutnya, pemetaan ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah dengan potensi pertanian unggulan serta menghindari ketergantungan pada satu komoditas. “Harus ada satu program pemetaan terkait area pertanian […]

  • Perbaikan Tersandera Status Aset

    Perbaikan Tersandera Status Aset

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    BERAU – Kawasan tracking mangrove di Teluk Semanting ditutup sementara akibat kerusakan yang dinilai cukup parah dan berpotensi membahayakan pengunjung. Hingga kini, upaya perbaikan belum dapat dilakukan karena terkendala status aset serta keterbatasan anggaran daerah. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Hj. Samsiah, mengatakan penutupan dilakukan demi menjaga keselamatan wisatawan. Kondisi jalur tracking yang rusak […]

expand_less