Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukrim » Polres Berau Buka Suara soal Maraknya Miras Ilegal, Sebut Setiap Laporan Langsung Ditindak

Polres Berau Buka Suara soal Maraknya Miras Ilegal, Sebut Setiap Laporan Langsung Ditindak

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 281
  • print Cetak

BERAU — Kepolisian Resor Berau menegaskan penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal terus dilakukan, meski di tengah masyarakat masih berkembang anggapan bahwa praktik penjualan tanpa izin tetap marak dan luput dari pengawasan.

Kasubsipenmas Sihumas Polres Berau, Muhammad Kasim Kahar, mengatakan pihak kepolisian tidak tinggal diam dalam menghadapi peredaran miras ilegal di wilayah Kabupaten Berau.

“Kalau dari polisi sudah banyak. Penindakan miras itu sudah sering dilakukan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu, 29 April 2026.

Ia menyebut tidak ada kendala berarti dalam proses penindakan di lapangan. Menurut dia, setiap laporan masyarakat terkait dugaan penjualan miras ilegal langsung ditindaklanjuti petugas.

“Kalau kendala tidak ada. Selama ada laporan, pasti ditindak,” katanya.

Meski demikian, persepsi publik menunjukkan hal berbeda. Penjualan miras ilegal masih kerap ditemukan di sejumlah warung kecil hingga titik keramaian, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan yang dilakukan aparat.

Menanggapi hal tersebut, Kasim membantah anggapan bahwa penindakan tidak berjalan. Ia menyebut patroli rutin dilakukan setiap malam, terutama di lokasi-lokasi yang sebelumnya menjadi sorotan publik.

“Kalau dibilang tidak ditindak itu tidak benar. Penindakan terus dilakukan. Apalagi kemarin yang viral di tepian, itu tiap malam anggota patroli,” jelasnya.

Terkait aspek legalitas, kepolisian menegaskan penjualan minuman keras diperbolehkan sepanjang memiliki izin resmi dari pemerintah daerah.

“Kalau ada izinnya, ya tidak ada masalah. Tapi kalau tidak, itu pelanggaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, penindakan juga menjadi bagian dari Operasi Pekat atau Penyakit Masyarakat yang rutin digelar kepolisian dengan sasaran berbagai bentuk pelanggaran, termasuk peredaran minuman keras tanpa izin.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, termasuk melalui operasi gabungan bersama Satpol PP, juga disebut menjadi bagian dari langkah pengawasan dan penertiban.

“Kalau operasi gabungan biasanya dari Satpol PP yang menyurati, lalu kita bersama-sama melakukan penindakan,” tambahnya.

Menurut dia, tidak ada perlakuan berbeda dalam penegakan hukum terhadap penjual besar maupun kecil.

“Selama itu ilegal, perlakuannya sama,” tegasnya.

Untuk proses hukum, pelanggaran penjualan miras tanpa izin akan diproses melalui mekanisme tindak pidana ringan atau tipiring hingga ke pengadilan.

“Setelah diamankan dan diperiksa, nanti diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Sementara untuk penjualan di kawasan wisata maupun hotel, kepolisian menyebut sebagian besar telah memiliki izin resmi, meski pengawasan tetap dilakukan bersama pemerintah daerah.

“Kalau resort atau hotel, biasanya sudah ada izin. Tapi tetap ada pengawasan,” katanya.

Kepolisian juga kembali menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam membantu pengawasan melalui pelaporan jika menemukan dugaan pelanggaran.

“Laporan masyarakat itu sangat penting. Bisa lewat 110 atau langsung ke anggota,” pungkasnya. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    Kematian Massal Ikan di Maratua: Alam, Kelalaian, atau Limbah?

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.218
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ratusan juta rupiah kerugian dialami para nelayan budidaya di Maratua setelah ribuan ikan mati mendadak dalam sebulan terakhir. Menanggapi kondisi ini, Dinas Perikanan Kabupaten Berau menilai faktor teknis budidaya menjadi penyebab utama, namun tetap berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk pendalaman kasus. Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Berau, Yunda Zuliarsih, menyebut sebagian besar ikan […]

  • Keterbatasan Anggaran, MPP Berau Baru Bisa Berfungsi Penuh 2027

    Keterbatasan Anggaran, MPP Berau Baru Bisa Berfungsi Penuh 2027

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.157
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kabupaten Berau diproyeksikan baru dapat berfungsi penuh pada 2027. Keterbatasan anggaran membuat pengerjaan gedung di Jalan Raja Alam II, tak jauh dari Bandara Kalimarau, harus dilakukan secara bertahap. Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) P3BJK PUPR Berau, Diah, […]

  • Petugas memeriksa alat pengukur kualitas udara di halaman Kantor Bupati Berau

    Asap Berau Kembali Pekat, Pengukuran Udara Terhenti karena Alat Penyaring Habis

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Pengukuran kualitas udara Berau belum dilakukan pekan ini karena bahan penyaring alat pemantau habis, meski kondisi udara disebut memburuk.

  • Rp 20 Miliar untuk Perbaikan Jalan ke Kampung Buyung-Buyung

    Rp 20 Miliar untuk Perbaikan Jalan ke Kampung Buyung-Buyung

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau kembali mengalokasikan anggaran signifikan untuk pembangunan infrastruktur desa. Pada tahun anggaran 2025, dana sebesar Rp20 miliar digelontorkan untuk memperbaiki jalan sepanjang 2,4 kilometer dari depan gapura menuju Kampung Buyung-Buyung. Proyek ini tidak berhenti di sana. Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyatakan bahwa pembangunan jalan akan berlanjut hingga 2026, dengan tambahan anggaran sekitar […]

  • Polres Berau Sita 12,17 Gram Sabu dari Pria 26 Tahun di Kelurahan Bugis

    Polres Berau Sita 12,17 Gram Sabu dari Pria 26 Tahun di Kelurahan Bugis

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    BERAU – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Berau mengamankan seorang pria berinisial FAA, 26 tahun, yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di Kelurahan Bugis, Kecamatan Tanjung Redeb. Dari tangan tersangka, polisi menyita 22 bungkus sabu dengan berat total 12,17 gram. Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika […]

  • Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    Disbudpar Dorong Penerapan Perkam untuk Normalisasi Harga Kuliner di Tempat Wisata

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.335
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kepala Bidang Pengembangan Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Syamsiah Nawir, menanggapi keluhan wisatawan terkait tingginya harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Ia menyebut, permasalahan ini perlu menjadi perhatian pemerintah setempat agar tidak berdampak buruk terhadap citra destinasi wisata. Menurutnya, banyak wisatawan yang menilai bahwa potensi sumber daya alam seperti […]

expand_less