Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Revitalisasi Tepian Teratai Sudah Capai 50 Persen

Revitalisasi Tepian Teratai Sudah Capai 50 Persen

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 1.372
  • print Cetak

Tanjung Redeb- Proyek pengerjaan revitalisasi Jalan Pulau Derawan atau Tepian Teratai telah berjalan 50 persen. Dikerjakan sejak 24 Juli 2024 lalu, sebagian lokasi yang telah dikerjakan bahkan sudah dapat dipergunakan PKL untuk kembali berjualan.

Dihubungi Senin (4/11/2024) siang, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Jalan dan Bangunan Pelengkap Kawasan Jalan Pulau Derawan DPUPR Berau, Charles menyebut jika saat ini tersisa 400 meter lagi yang dikebut pengerjaannya.

“Yang sudah selesai dikerjakan bisa ditempati berjualan kembali oleh PKL, dan itu tidak mengganggu hasil pengerjaan, karena hanya tinggal finishing saja,” ujarnya.

Dengan anggaran dari APBD sebesar Rp33,4 miliar, revitalisasi yang dikerjakan mencakup pembangunan drainase, street furniture, pedestrian, instalasi penerangan, vegetasi lanskap, mekanikal elektrikal, dan pengerjaan lantai. Pekerjaan ditargetkan berakhir pada 20 Desember 2024 atau selama 150 hari kalender.

Secara khusus, untuk pengerjaan jalur pedestarian akan dikerjakan pada dua sisi. Pada sisi kiri jalan, penataan pedestarian dilakukan sepanjang 700 meter. Sedangkan pada sisi kanan sepanjang 1.050 meter.

Sedangkan untuk batas pengerjaannya adalah hingga ujung pedestrian Jalan Pulau Derawan dan Jalan Pulau Sambit, persis sebelum jembatan anak sungai Segah. Di Tepian Teratai ini juga akan dibangun landmark, yang menjadi ciri khas sekaligus spot baru untuk berswafoto.

Sebelumnya, rencana revitalisasi Tepian Jalan Pulau Derawan akan dipercantik sama seperti Tepian Ahmad Yani, sehingga menjadi tempat wisata yang semakin menarik dan indah, serta jauh dari kesan kumuh.

Apalagi, kawasan tepian menjadi andalan bersantai bagi masyarakat di Kabupaten Berau. Dan juga menjadi potensi yang dapat dikelola untuk perputaran ekonomi, yang diharapkan akan semakin menguat seiring dengan pengembangan kawasan tersebut. (Amel)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    Kewajiban 80 Persen Tenaga Kerja Lokal Disorot, DPRD Berau Pertimbangkan Ubah Perda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti aturan mengenai kewajiban penggunaan tenaga kerja lokal di Kabupaten Berau yang dinilai masih menimbulkan multitafsir. Hal tersebut berkaitan dengan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) yang menyebutkan porsi tenaga kerja lokal sebesar 80 persen. Menurut Dedy, meskipun angka tersebut tercantum dalam perda, penjabaran pada aturan turunannya […]

  • Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

    Pariwisata Berau Melesat: Pokdarwis Aktif, 19 Desa Wisata Disahkan dan Siap Jadi Motor Ekonomi Kampung

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pariwisata Berau terus berkembang, meski pelan namun pasti. Dari total 100 kampung dan 10 kelurahan yang tersebar di Bumi Batiwakkal, baru 19 kampung yang mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai Desa Wisata. Namun angka ini bukanlah tanda pelambatan—melainkan fase bertahap menuju ekosistem wisata berbasis kampung yang matang, stabil, dan berdaya saing. Kepala Bidang […]

  • Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    Berau Masuk Panggung Apresiasi Kemendagri, Gamalis Sebut Jadi Pemicu Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Wakil Bupati Berau, Gamalis, menghadiri kegiatan apresiasi pemerintah daerah berprestasi Regional Kalimantan yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan, Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, serta Direktur Utama Tempo Inti Media, Arif Zulkifli. Bersama […]

  • Produk Kriya Berau Laris di Dekranas Expo 2026, Batik hingga Batu Alam Jadi Buruan

    Produk Kriya Berau Laris di Dekranas Expo 2026, Batik hingga Batu Alam Jadi Buruan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MAKASSAR – Rangkaian Expo Kriya dan Wastra Dekranas 2026 yang berlangsung selama empat hari di Trans Studio Mall Makassar resmi ditutup Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian didampingi Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian, Minggu (12/7/2026). Penutupan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-46 Dekranas itu turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wali […]

  • Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    Legislatif Dorong Pemkab Berau Berpihak pada Sektor Pariwisata dengan Alokasi Anggaran Nyata

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Alokasi anggaran minim untuk sektor pariwisata di Kabupaten Berau menuai kritik tajam dari kalangan legislatif. Dengan jumlah kegiatan dan program yang cukup banyak, namun hanya didukung dana terbatas, efektivitas pengembangan pariwisata daerah pun dipertanyakan. Anggota DPRD Berau, Sutami, secara tegas menyuarakan kekecewaannya terhadap rendahnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung sektor yang sejatinya […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.200
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

expand_less