Rumput Laut Diusulkan Jadi Program Strategis Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
- visibility 28
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BERAU — Anggota Komisi III DPRD Berau, Oktavia, mendorong pemerintah daerah mulai menatap serius potensi ekonomi baru dari sektor kelautan. Ia menyebut, sebagian besar wilayah Berau yang berada di pesisir memiliki peluang besar untuk mengembangkan sumber ekonomi alternatif di luar hasil tangkapan nelayan.
Menurut Oktavia, komoditas rumput laut adalah potensi paling menjanjikan yang hingga kini belum digarap maksimal. Dengan garis pantai yang panjang, perairan yang stabil, dan karakter laut yang mendukung budidaya, Berau dinilainya memiliki “ladang emas hijau” yang bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir.
“Selama ini masyarakat bergantung pada ikan, udang, dan hasil tangkapan lain. Padahal rumput laut bisa dikembangkan menjadi sumber ekonomi yang kuat dan berkelanjutan,” kata Oktavia.
Ia meminta Dinas Perikanan Berau melakukan pemetaan potensi secara menyeluruh pada setiap kawasan pesisir, sekaligus menyiapkan program pembinaan yang berkelanjutan. Menurutnya, pengembangan rumput laut tidak harus bergantung pada APBD. Pemerintah daerah dapat menggandeng pihak swasta yang sudah berpengalaman dalam industri tersebut.
“Bangun kemitraan yang tepat. Dengan melibatkan pihak swasta yang ahli, program ini bisa berjalan lebih cepat dan terarah,” ujarnya.
Oktavia juga menyoroti aspek keberlanjutan. Budidaya rumput laut, menurutnya, merupakan usaha ekonomi yang ramah lingkungan dan tidak merusak ekosistem laut. Selain itu, pola tanam dan panennya relatif stabil dan bisa menjadi cadangan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.
Ia berharap pemerintah mengalokasikan dukungan anggaran untuk pemberdayaan masyarakat pesisir melalui budidaya rumput laut. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, swasta, dan kelompok nelayan, Oktavia yakin rumput laut dapat tumbuh sebagai pilar ekonomi baru di Kabupaten Berau. (adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar