Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • visibility 1.133
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pelaksana Tugas (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, menekankan pentingnya pencegahan korupsi yang harus dilakukan sejak tahap perencanaan program dan penggunaan anggaran. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara usai membuka acara Mini Expo di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Berau, Senin (11/11/2024).

Sufian Agus mengungkapkan bahwa dalam acara yang baru saja dihadirinya bersama kepala daerah lainnya, Presiden RI telah memberikan arahan agar seluruh kepala daerah bekerja sama dalam memerangi korupsi, terutama dengan memperkuat pengawasan sejak tahap perencanaan. Menurutnya, korupsi memiliki dampak yang sangat buruk bagi pembangunan daerah, dan untuk itu, perlu ada langkah pencegahan yang lebih awal.

“Saya baru saja ikut acara yang dipanggil Presiden, dan diminta kepada seluruh kepala daerah untuk menjaga korupsi ke depannya. Ini sangat penting, karena dampak dari korupsi itu sangat parah,” ujar Sufian Agus.

Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap korupsi harus dimulai sejak awal perencanaan program, mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa hingga ke tingkat nasional.

Sufian menjelaskan bahwa pada tahap perencanaan, banyak peluang yang bisa disalahgunakan, seperti penimbunan harga atau kegiatan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat sejak awal akan mengurangi potensi kebocoran anggaran dan mencegah pemborosan yang tidak semestinya.

“Perencanaan adalah hal yang harus kita awasi. Karena di sinilah bisa muncul peluang-peluang untuk penimbunan harga atau bahkan kegiatan yang tidak perlu dilakukan. Ini adalah langkah pencegahan dini yang kita tekankan. Jangan sampai sudah terjadi masalah baru kita cegah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sufian Agus menyebutkan bahwa kebijakan terkait pencegahan korupsi ini akan turun dari pemerintah pusat ke daerah-daerah.

Sebelumnya, dalam arahan Presiden, ada penekanan khusus agar korupsi yang berujung pada pengeluaran uang negara ke luar negeri dapat diminimalisasi. Hal ini mengingat banyak uang yang seharusnya untuk pembangunan malah dibawa oleh koruptor ke luar negeri.

“Selama ini kan banyak uang yang dibawa oleh koruptor ke luar negeri. Arahan dari Presiden sangat jelas, bagaimana kita mengurangi atau bahkan menghentikan praktik tersebut agar uang itu bisa beredar dan digunakan di Indonesia saja,” tegasnya.

Dengan adanya penekanan ini, Sufian berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Berau dapat mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap perencanaan dan penggunaan anggaran. Pemerintah daerah, menurutnya, harus bekerja keras untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menciptakan pembangunan yang bersih dari praktik korupsi. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uang Palsu Beredar di Berau, Seorang Pria Berusia 29 Tahun Ditangkap Polisi

    Uang Palsu Beredar di Berau, Seorang Pria Berusia 29 Tahun Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 926
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, seringkali kita tidak menyadari bahwa peredaran uang palsu bisa mengintai di sekitar kita. Hal inilah yang baru-baru ini terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, di mana seorang pria berusia 29 tahun, yang merupakan perantauan, ditangkap oleh Satreskrim Polres Berau karena menggunakan uang palsu untuk bertransaksi kebutuhan sehari-hari. Pria […]

  • Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

    Hadapi Isu Penghapusan Honorer 2027, Disdik Berau Amankan 389 Guru Non-ASN

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    BERAU – Kecemasan guru honorer di Berau kembali menguat setelah beredar isu nasional soal penghapusan tenaga non-ASN di sekolah negeri mulai 2027. Di tengah kegaduhan yang ramai dibahas di media sosial itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Berau memilih menyiapkan skema penyelamatan alih-alih ikut panik, Sabtu, 23 Mei 2026. Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) […]

  • KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    KPU Berau Sortir Surat Suara Lebih dan Rusak Demi Kelancaran Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 610
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau tengah melaksanakan proses pelipatan dan pensortiran surat suara untuk memastikan validitas surat suara dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ketua KPU Berau, Budi Harianto, mengungkapkan bahwa dalam proses tersebut ditemukan beberapa lembar surat suara dengan kesalahan lipat, yang diakui sebagai murni akibat human error. “Kesalahan ini telah […]

  • Resmi, Madri Pani Tinggalkan Kursi DPRD, Nurung Bersiap Melangkah ke Legislatif

    Resmi, Madri Pani Tinggalkan Kursi DPRD, Nurung Bersiap Melangkah ke Legislatif

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 863
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Saat ini, Nurung tengah melakukan pengurusan verifikasi berkas terkait dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Berau, Madri Pani yang akan digantikan dengan dirinya. Verifikasi berkas tersebut ia lakukan di KPU Berau pada Rabu (16/10/2024). Verifikasi berkas dilakukan oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Berau, Samuel B Sattu. Berdasarkan aturan yang ada, […]

  • Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.594
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya panjang menginventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Berau akhirnya berbuah hasil. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan wilayah ini sebagai salah satu situs warisan geologi Indonesia—langkah penting menuju status taman bumi atau geopark yang selama ini diusulkan bersama Karst Sangkulirang–Mangkalihat. Proses pengusulan yang dimulai sejak 2019 ini melibatkan Pemprov […]

  • ‎Dari Lahan Eks Kebakaran Menjadi Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Ruang Publik

    ‎Dari Lahan Eks Kebakaran Menjadi Kawasan Ekonomi Baru Berbasis Ruang Publik

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.170
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Kawasan Rajanta, yang sebelumnya menjadi lokasi kebakaran permukiman di Ujung Tepian Ahmad Yani, Kelurahan Bugis, kini memasuki babak baru. Lahan seluas kurang lebih 8.000 meter di dekat dermaga tersebut dirancang jadi pusat kegiatan sosial dan wisata. ‎Program ini digarap oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) sebagai salah satu strategi membangkitkan kawasan […]

expand_less