Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

Sufian Agus: Uang Negara Harus Beredar di Indonesia, Bukan Dilarikan ke Luar Negeri

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
  • visibility 1.059
  • print Cetak

Tanjung Redeb – Pelaksana Tugas (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, menekankan pentingnya pencegahan korupsi yang harus dilakukan sejak tahap perencanaan program dan penggunaan anggaran. Hal tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara usai membuka acara Mini Expo di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Berau, Senin (11/11/2024).

Sufian Agus mengungkapkan bahwa dalam acara yang baru saja dihadirinya bersama kepala daerah lainnya, Presiden RI telah memberikan arahan agar seluruh kepala daerah bekerja sama dalam memerangi korupsi, terutama dengan memperkuat pengawasan sejak tahap perencanaan. Menurutnya, korupsi memiliki dampak yang sangat buruk bagi pembangunan daerah, dan untuk itu, perlu ada langkah pencegahan yang lebih awal.

“Saya baru saja ikut acara yang dipanggil Presiden, dan diminta kepada seluruh kepala daerah untuk menjaga korupsi ke depannya. Ini sangat penting, karena dampak dari korupsi itu sangat parah,” ujar Sufian Agus.

Ia menambahkan bahwa pengawasan terhadap korupsi harus dimulai sejak awal perencanaan program, mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa hingga ke tingkat nasional.

Sufian menjelaskan bahwa pada tahap perencanaan, banyak peluang yang bisa disalahgunakan, seperti penimbunan harga atau kegiatan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat sejak awal akan mengurangi potensi kebocoran anggaran dan mencegah pemborosan yang tidak semestinya.

“Perencanaan adalah hal yang harus kita awasi. Karena di sinilah bisa muncul peluang-peluang untuk penimbunan harga atau bahkan kegiatan yang tidak perlu dilakukan. Ini adalah langkah pencegahan dini yang kita tekankan. Jangan sampai sudah terjadi masalah baru kita cegah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sufian Agus menyebutkan bahwa kebijakan terkait pencegahan korupsi ini akan turun dari pemerintah pusat ke daerah-daerah.

Sebelumnya, dalam arahan Presiden, ada penekanan khusus agar korupsi yang berujung pada pengeluaran uang negara ke luar negeri dapat diminimalisasi. Hal ini mengingat banyak uang yang seharusnya untuk pembangunan malah dibawa oleh koruptor ke luar negeri.

“Selama ini kan banyak uang yang dibawa oleh koruptor ke luar negeri. Arahan dari Presiden sangat jelas, bagaimana kita mengurangi atau bahkan menghentikan praktik tersebut agar uang itu bisa beredar dan digunakan di Indonesia saja,” tegasnya.

Dengan adanya penekanan ini, Sufian berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Berau dapat mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap perencanaan dan penggunaan anggaran. Pemerintah daerah, menurutnya, harus bekerja keras untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menciptakan pembangunan yang bersih dari praktik korupsi. (ADV/Tim)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Gelontorkan Rp30 Miliar untuk BPJS

    Pemkab Berau Gelontorkan Rp30 Miliar untuk BPJS

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 520
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menyiapkan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP). Kebijakan ini menyusul pengalihan tanggung jawab pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur ke pemerintah kabupaten. Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, memastikan sekitar 4.194 peserta tetap akan terakomodasi […]

  • Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

    Tak Masuk Agenda Resmi 2026, Nasib Tradisi Manutung Jukut di Berau Masih Menunggu Kepastian

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Tradisi Irau Manutung Jukut yang identik dengan kegiatan membakar ikan bersama dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau dan Kota Tanjung Redeb tidak tercantum dalam Calendar of Event Berau 2026. Agenda budaya yang setiap tahun dinantikan masyarakat tersebut sebelumnya juga sempat ditiadakan pada 2025. Kondisi itu membuat warga kembali mempertanyakan kepastian pelaksanaan […]

  • ‘Jaga Desa’ Digulirkan, Penyalahgunaan Dana Desa Berau Diantisipasi

    ‘Jaga Desa’ Digulirkan, Penyalahgunaan Dana Desa Berau Diantisipasi

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 584
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa di seluruh kampung yang tersebar di wilayahnya. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama strategis dengan Kejaksaan melalui program “Jaga Desa”. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai upaya preventif dalam mencegah […]

  • Terekam CCTV! Rebutan Parkir Berujung Penembakan, Pelaku Diamuk Massa

    Terekam CCTV! Rebutan Parkir Berujung Penembakan, Pelaku Diamuk Massa

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Perselisihan terkait pengelolaan lahan parkir di salah satu gerai makanan di Samarinda, Kalimantan Timur, berujung aksi penembakan. Seorang pria bernama Rusli mengalami luka tembak di bagian paha setelah diduga ditembak menggunakan senapan angin oleh tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda. Akibat tembakan tersebut, proyektil […]

  • Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 763
    • 0Komentar

    Segah – PT Hutan Sanggam Berau (HSB) mulai menapaki jalur baru di luar bisnis kayu bulat. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor kehutanan itu memanen perdana jagung dari lahan kurang lebih tiga hektare di Kampung Batu Rajang, Rabu, 13 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mendukung program ketahanan pangan […]

  • Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Kasus ISPA di Berau Melonjak dalam Beberapa Pekan

    Karhutla Ganggu Kualitas Udara, Kasus ISPA di Berau Melonjak dalam Beberapa Pekan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau mencatat peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA dalam beberapa pekan terakhir. Pada pekan ke-29 hingga pekan ke-33 tahun 2026, jumlah kasus tercatat mencapai 3.587 kasus. Berdasarkan data Dinkes Berau, tren kasus ISPA menunjukkan peningkatan dalam tiga periode pemantauan. Pada pekan ke-19 hingga ke-23, tercatat sebanyak 2.714 kasus. […]

expand_less