Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • visibility 1.487
  • print Cetak

JAKARTA- Jagat media sosial kembali diramaikan oleh isu terkait kandungan berbahaya dalam produk susu ibu hamil dan menyusui. Melalui unggahan di akun X @tanyarlfes, seorang pengguna membagikan temuan mengejutkan bahwa salah satu produk susu ibu hamil diketahui mengandung pemanis buatan Sukralosa, namun tetap mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam cuitan yang diunggah pada 22 Januari 2025, pengguna tersebut menyampaikan keprihatinannya. Ia menulis:
“Yang lagi rame soal doktif dan BPOM, ada lagi nih kasus susu bumil busui yang lolos BPOM padahal ada Sukralosa atau pemanis buatan yang bahaya buat bumil sama anak di bawah 3 tahun, ngeri banget padahal bisa bikin obesitas sama prematur.”

Temuan ini juga didukung oleh unggahan akun TikTok @sely.sugar, yang menunjukkan hasil uji laboratorium terhadap tiga produk susu ibu hamil. Salah satu produk diketahui mengandung Sukralosa hingga 323 mg, namun kandungan tersebut tidak dicantumkan dalam label kemasannya.

Sukralosa sendiri merupakan pemanis buatan yang 600 kali lebih manis dibandingkan gula pasir. Berdasarkan Pasal 13 peraturan yang berlaku, Sukralosa dilarang digunakan dalam produk pangan yang ditujukan untuk bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Adapun aturan tersebut berbunyi:
“BTP (Bahan Tambahan Pangan) Pemanis Buatan tidak dapat digunakan pada produk pangan yang khusus diperuntukkan bagi bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan atau ibu menyusui.”

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa Sukralosa dapat memengaruhi metabolisme tubuh, meningkatkan risiko obesitas, dan memicu komplikasi lain, seperti kelahiran prematur. Hal ini menjadi perhatian besar, mengingat ibu hamil membutuhkan asupan yang aman dan bergizi untuk mendukung perkembangan janin.

Isu ini pun menuai perhatian luas, dengan unggahan tersebut mendapatkan lebih dari 124 ribu tayangan di X. Netizen mengecam lemahnya pengawasan oleh BPOM dan mempertanyakan bagaimana produk dengan kandungan yang dianggap berbahaya tersebut bisa lolos uji.

### Pakar Sarankan Seleksi Ketat
Menanggapi polemik ini, dr. Andini Mahendrasari, MSc, SpGK, menyarankan ibu hamil untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk susu.
“Nutrisi seperti kalsium dan protein yang terdapat dalam susu sangat penting untuk perkembangan tulang, gigi, dan otot janin. Jika kebutuhan tambahan nutrisi sulit dipenuhi dari makanan sehari-hari, susu hamil bisa menjadi solusi, tetapi harus memilih produk yang aman,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, dr. Ade Juliawati, SpOG, menekankan pentingnya memilih susu dengan cermat.
“Hindari susu mentah atau yang belum dipasteurisasi karena bisa membawa risiko infeksi. Pastikan susu yang dipilih memiliki kandungan asam folat dan zat besi untuk mencegah anemia pada ibu hamil,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPOM terkait temuan ini. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa label kemasan dengan saksama dan memastikan produk yang dikonsumsi telah memenuhi standar keamanan. (solobalapan.jawapos.com)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi Sampaikan Capaian 10 Tahun Pembangunan Indonesia

    Jokowi Sampaikan Capaian 10 Tahun Pembangunan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 719
    • 0Komentar

    A-News.id, Jakarta — Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta, pada Jumat, 16 Agustus 2024 dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dalam pidato tersebut, Presiden Jokowi menggarisbawahi capaian pembangunan yang telah dicapai selama 10 tahun terakhir […]

  • Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

    Tak Perlu Khawatir Kehabisan Tunai, Pulau Derawan Maksimalkan QRIS

    • calendar_month Senin, 23 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.199
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Seiring dengan maraknya penggunaan transaksi digital di Indonesia, Kabupaten Berau, khususnya Pulau Derawan, kini turut mengikuti perkembangan tersebut. Sebagai salah satu desa wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dan meraih juara ketiga dalam kategori digital, Pulau Derawan terus berinovasi guna meningkatkan kenyamanan wisatawan yang berkunjung. Salah satu […]

  • FPK Berau: Pilar Kebangsaan Menuju Masyarakat Berau yang Lebih Bersatu

    FPK Berau: Pilar Kebangsaan Menuju Masyarakat Berau yang Lebih Bersatu

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 922
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau mengukuhkan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) untuk periode 2024-2029 dalam sebuah upacara yang digelar di Balai Mufakat, Rabu (23/10/2024). Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan bekerja sama dalam menjaga serta mengembangkan semangat kebangsaan dan persatuan. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Berau, Sufian Agus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa FPK […]

  • Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    Beasiswa Berau Cerdas 2025: Tahap Pertama Sasar 1.118 Penerima

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.398
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersiap menyalurkan beasiswa program Berau Cerdas untuk tahun 2025. Penyaluran ini akan dimulai setelah proses koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tuntas dilakukan. Saat ini, dua program bantuan pendidikan tengah berjalan di wilayah tersebut: Berau Cerdas yang digagas Pemkab dan program Pendidikan Gratispol yang menjadi inisiatif Pemprov […]

  • Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    Lubang Tambang dan Janji yang Belum Tuntas: Evaluasi Izin PT Berau Coal di Ujung Waktu

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.503
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Izin operasional PT Berau Coal di Kabupaten Berau akan berakhir pada 22 April 2025. Namun, seiring mendekatnya tenggat waktu, masyarakat mulai bersuara, mengungkapkan keluhan yang selama ini terpendam. Anggota DPR RI Komisi XII, Syafruddin, menyampaikan berbagai permasalahan terkait kewajiban perusahaan yang dinilai belum tuntas. Salah satu sorotan utama adalah reklamasi lahan bekas tambang […]

  • Penyidikan Kasus KDRT di Gunung Tabur Disorot, Polisi Pastikan Seluruh Tahapan Telah Sesuai Aturan

    Penyidikan Kasus KDRT di Gunung Tabur Disorot, Polisi Pastikan Seluruh Tahapan Telah Sesuai Aturan

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    BERAU – Penanganan perkara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang ditangani Satreskrim Polsek Gunung Tabur menuai sorotan dari pihak kuasa hukum tersangka berinisial AP. Kuasa hukum AP, Arjuna Mawardi, mempertanyakan penerapan pasal yang digunakan penyidik serta sejumlah tahapan proses penyidikan yang telah berjalan. Arjuna menilai terdapat kejanggalan sejak awal penanganan perkara. Menurutnya, saat kliennya […]

expand_less