Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

Susu Ibu Hamil Diduga Mengandung Pemanis Berbahaya, Netizen Pertanyakan Pengawasan BPMI

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
  • visibility 1.305
  • print Cetak

JAKARTA- Jagat media sosial kembali diramaikan oleh isu terkait kandungan berbahaya dalam produk susu ibu hamil dan menyusui. Melalui unggahan di akun X @tanyarlfes, seorang pengguna membagikan temuan mengejutkan bahwa salah satu produk susu ibu hamil diketahui mengandung pemanis buatan Sukralosa, namun tetap mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam cuitan yang diunggah pada 22 Januari 2025, pengguna tersebut menyampaikan keprihatinannya. Ia menulis:
“Yang lagi rame soal doktif dan BPOM, ada lagi nih kasus susu bumil busui yang lolos BPOM padahal ada Sukralosa atau pemanis buatan yang bahaya buat bumil sama anak di bawah 3 tahun, ngeri banget padahal bisa bikin obesitas sama prematur.”

Temuan ini juga didukung oleh unggahan akun TikTok @sely.sugar, yang menunjukkan hasil uji laboratorium terhadap tiga produk susu ibu hamil. Salah satu produk diketahui mengandung Sukralosa hingga 323 mg, namun kandungan tersebut tidak dicantumkan dalam label kemasannya.

Sukralosa sendiri merupakan pemanis buatan yang 600 kali lebih manis dibandingkan gula pasir. Berdasarkan Pasal 13 peraturan yang berlaku, Sukralosa dilarang digunakan dalam produk pangan yang ditujukan untuk bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Adapun aturan tersebut berbunyi:
“BTP (Bahan Tambahan Pangan) Pemanis Buatan tidak dapat digunakan pada produk pangan yang khusus diperuntukkan bagi bayi, anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan atau ibu menyusui.”

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa Sukralosa dapat memengaruhi metabolisme tubuh, meningkatkan risiko obesitas, dan memicu komplikasi lain, seperti kelahiran prematur. Hal ini menjadi perhatian besar, mengingat ibu hamil membutuhkan asupan yang aman dan bergizi untuk mendukung perkembangan janin.

Isu ini pun menuai perhatian luas, dengan unggahan tersebut mendapatkan lebih dari 124 ribu tayangan di X. Netizen mengecam lemahnya pengawasan oleh BPOM dan mempertanyakan bagaimana produk dengan kandungan yang dianggap berbahaya tersebut bisa lolos uji.

### Pakar Sarankan Seleksi Ketat
Menanggapi polemik ini, dr. Andini Mahendrasari, MSc, SpGK, menyarankan ibu hamil untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk susu.
“Nutrisi seperti kalsium dan protein yang terdapat dalam susu sangat penting untuk perkembangan tulang, gigi, dan otot janin. Jika kebutuhan tambahan nutrisi sulit dipenuhi dari makanan sehari-hari, susu hamil bisa menjadi solusi, tetapi harus memilih produk yang aman,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, dr. Ade Juliawati, SpOG, menekankan pentingnya memilih susu dengan cermat.
“Hindari susu mentah atau yang belum dipasteurisasi karena bisa membawa risiko infeksi. Pastikan susu yang dipilih memiliki kandungan asam folat dan zat besi untuk mencegah anemia pada ibu hamil,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak BPOM terkait temuan ini. Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa label kemasan dengan saksama dan memastikan produk yang dikonsumsi telah memenuhi standar keamanan. (solobalapan.jawapos.com)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maroko Dapat Uang Hadiah Luar Biasa ke Semifinal Piala Dunia

    Maroko Dapat Uang Hadiah Luar Biasa ke Semifinal Piala Dunia

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 483
    • 0Komentar

    Jakarta, CNN Indonesia — Timnas Maroko mendapat hadiah besar setelah untuk kali pertama memastikan lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. The Atlas Lions melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Portugal dengan skor 1-0. Satu-satunya gol dalam laga Sabtu (11/11) malam tersebut dilesakkan Youssef En Nesyri lewat sundulan. FIFA menetapkan, setiap tim yang lolos ke babak […]

  • PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 322
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul), Muchlis Efendi, menegaskan bahwa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini menjadi instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan wilayah laut di Indonesia. Menurut Muchlis, PKKPRL merupakan bentuk persetujuan dari negara kepada pihak tertentu, baik individu maupun badan usaha, untuk memanfaatkan ruang laut sesuai dengan […]

  • Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung

    Pemkab Berau Perketat Standar Keamanan Destinasi Wisata Demi Keselamatan Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Sebuah insiden yang terjadi di salah satu destinasi wisata di Berau menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau. Situasi tersebut menjadi pengingat bahwa aspek keamanan dan keselamatan pengunjung wajib menjadi prioritas utama dalam pengelolaan objek wisata. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menegaskan bahwa […]

  • Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    Tawaran Pekerjaan Palsu, Dokter Gadungan di Berau Berakhir di Jeruji Besi

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.666
    • 0Komentar

    Sambaliung – H (25) Dokter gadungan terpaksa harus digiring ke Mapolres Berau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. H diringkus jajaran Satreskrim Polres Berau bukan lantaran melakukan mal praktik. Namun, karena adanya aksi cabul terhadap seorang wanita berinisial K (22). Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Ardian Rahayu Priyatna mengatakan kronologis kejadiannya. Dimana, pada hari Minggu, 18 Agustus 2024 […]

  • Tak Bisa Sembarangan Mengajar, Disdik Berau Tegaskan Guru Harus S1 Sesuai Bidang

    Tak Bisa Sembarangan Mengajar, Disdik Berau Tegaskan Guru Harus S1 Sesuai Bidang

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 567
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau menegaskan pentingnya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai upaya menjamin mutu lulusan di tingkat sekolah dasar dan menengah pertama. Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Berau Elly Kesuma mengatakan, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi guru yang mengajar di ruang kelas. Menurut dia, setiap guru di jenjang SD maupun SMP […]

  • Kekurangan Ratusan Guru, Disdik Berau Fokus Benahi Pemerataan Tenaga Pendidik

    Kekurangan Ratusan Guru, Disdik Berau Fokus Benahi Pemerataan Tenaga Pendidik

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau masih menghadapi persoalan kekurangan tenaga pendidik di sejumlah wilayah. Meski beberapa sekolah di kawasan perkotaan mengalami kelebihan guru mata pelajaran tertentu, kebutuhan tenaga pengajar di kampung dan daerah pedalaman masih cukup tinggi. Ketimpangan distribusi guru disebut menjadi persoalan utama yang hingga kini belum terselesaikan. Sekolah-sekolah di wilayah terpencil masih […]

expand_less