Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Tidak Ada Masalah Distribusi dan Kuota, Diskoperindag Berau Sebut Biang Kekosongan Gas Melon

Tidak Ada Masalah Distribusi dan Kuota, Diskoperindag Berau Sebut Biang Kekosongan Gas Melon

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
  • visibility 874
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hotlan, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada masalah dalam proses pendistribusian gas elpiji 3 kilogram dari PT Pertamina ke agen maupun sub penyalur di wilayah Berau. Hal ini diketahui langsung dari Jober Maluang, sebagai pendistribusi resmi elpiji dari Pertamina ke agen-agen dan pangkalan di daerah tersebut.

Menurut Hotlan, kuota elpiji 3 kilogram bersubsidi yang diterima Kabupaten Berau tetap sama dengan jumlah kuota pada bulan-bulan sebelumnya, dan distribusinya berjalan lancar tanpa hambatan.

“Kami telah memastikan bahwa kuota dan distribusi elpiji 3 kilogram ke agen-agen berjalan dengan baik dan tidak ada masalah dalam proses pengirimannya,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (9/1/2025).

Namun, Hotlan menegaskan bahwa persoalan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi yang sering terjadi di tingkat masyarakat bukan terletak pada proses distribusi atau jumlah kuota, melainkan pada praktik yang terjadi di tingkat pangkalan. Ia menyebutkan bahwa beberapa pangkalan masih menyalurkan elpiji 3 kilogram ke tingkat pengecer, yang menyebabkan masyarakat sering kehabisan gas di pangkalan.

“Di sini lah muncul peluang permainan harga di tingkat pengecer, yang biasanya menjual elpiji 3 kilogram dengan harga yang lebih mahal ketika pasokan di pangkalan kosong,” katanya.

Hotlan mengungkapkan bahwa ada dualisme aturan yang menjadi kendala pihaknya dalam menertibkan praktik pengecer ini. Di satu sisi, Kementerian Perdagangan melarang adanya pengecer dalam distribusi elpiji 3 kilogram, sementara di sisi lain, Kementerian ESDM melalui Surat Edaran (SE) malah mengatur bahwa 10 persen dari total kuota elpiji 3 kilogram harus dialokasikan untuk pengecer.

“Aturan ini justru membuat kami kesulitan menertibkan distribusi di tingkat pengecer. Dualisme kebijakan ini yang menjadi penyebab seringnya terjadi kelangkaan di pangkalan,” terangnya.

Adapun SE dari Kementerian ESDM tersebut ialah Nomor B-5522/MG.05/DJM/2024 perihal kewajiban pendistribusian LPG tabun 3 kilogram oleh penyalur dan subpenyalur LPG tabung 3 kilogram, pada poin 2 huruf a yang menyebutkan guna mengendalikan ketersediaan LPG tabung 3 kilogram di seluruh wilayah distribusi dan mengurangi potensi penyalahgunaan LPG tabung 3 kilogram, maka terhitung mulai tanggal 1 Juli 2024 PT Pertamina Patra Niaga agar mewajibkan subpenyalur untuk mendistribusikan paling sedikit 90% dari alokasi harian subpenyalur langsung ke konsumen pengguna (paling banyak 10% ke pengecer).

Meskipun demikian, pihak Diskoperindag Berau terus berupaya untuk mengatasi masalah tersebut melalui koordinasi dengan instansi terkait dan melakukan pemantauan distribusi di lapangan. Hotlan berharap agar masalah ini segera mendapatkan perhatian dan solusi yang tepat agar ketersediaan elpiji 3 kilogram bersubsidi dapat lebih merata dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    Sistem Coretax Disorot, Purbaya Yudhi Sadewa Janji Hapus Ketergantungan Joki Pajak

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Jakarta – Fenomena “joki pajak” mencuat di tengah keluhan wajib pajak soal rumitnya sistem digital Coretax. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan digital Coretax masih memiliki sejumlah kelemahan, yang memicu munculnya fenomena penggunaan jasa “joki” dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilansir pada Kompas.com. Isu ini mencuat seiring banyaknya keluhan wajib pajak […]

  • FKUI KSBSI Berau Siap Dukung Pilkada Damai 2024

    FKUI KSBSI Berau Siap Dukung Pilkada Damai 2024

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Federasi Kebangkitan Buruh Indonesia – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FKUI KSBSI) Berau siap menyukseskan gelaran Pilkada 2024 dengan damai pada November mendatang. Hal ini dengan lantang diucapkan oleh Ketua Umum FKUI-SBSI Berau, Rasmina Pakpahan di sela-sela acara lokakarya dan seminar yang digelar di SM Tower, Minggu (4/8/2024) pagi. Beberapa poin penting […]

  • SraGam Klaim 18 Program Prioritas Sukses, Minta Restu Masyarakat untuk Pilkada 2024

    SraGam Klaim 18 Program Prioritas Sukses, Minta Restu Masyarakat untuk Pilkada 2024

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 688
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Calon Wakil Bupati Berau nomor urut 2, Gamalis, menggelar kampanye di Jln. Poros Bangun, tepatnya di Lapangan Aliang, Selasa (15/10/2024). Kampanye ini dihadiri sejumlah partai pengusung dan tim pemenangan pasangan Sri Juniarsih-Gamalis (SraGam), yang dengan penuh semangat mengusung slogan “Lanjutkan dan Tuntaskan.” Dalam kampanye tersebut, juru bicara SraGam yang juga tokoh politik […]

  • Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    Kendala Surat Kapal Pengantar, Sebabkan Pasokan Ikan Berkurang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.006
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti persoalan yang masih dihadapi para nelayan di Berau, terutama terkait kelengkapan surat kapal pengantar hasil tangkapan ikan. Menurutnya permasalahan ini kerap menimbulkan kendala serius di lapangan dan berdampak pada berkurang pasokan ikan di daerah.   Gamalis menjelaskan, sebagian besar nelayan di Berau sebenarnya telah melengkapi dokumen kapal […]

  • Jaringan Internet Ganggu Kinerja Pemerintahan Kampung Teluk Alulu

    Jaringan Internet Ganggu Kinerja Pemerintahan Kampung Teluk Alulu

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 638
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Pulau Maratua — Koneksi internet yang masih minim, membuat kinerja perangkat kampung di Kampung Teluk Alulu, Kecamatan Pulau Maratua, kerap kali terganggu. Bahkan sejumlah pekerjaan penting yang membutuhkan koneksi jaringan internet terpaksa harus dilakukan di luar kantor kepala kampung, agar mendapat sambungan internet yang lancar. Hal itu diungkapkan Kepala Kampung Teluk Alulu, Noraliansyah saat […]

  • Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras Ilegal di Berau Tak Masuk PAD, Bupati Sri Juniarsih Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan tak pernah mengeluarkan izin penjualan minuman keras (miras) di Hotel Palmy Exclusive maupun tempat usaha lain di luar ketentuan. Penegasan itu disampaikan Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, di tengah sorotan publik atas dugaan peredaran miras di sejumlah lokasi yang tidak sesuai peruntukan. Sri Juniarsih mengingatkan, tata niaga minuman beralkohol […]

expand_less