Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » UPT Lab Lingkungan Berau Menuju Akreditasi, Bisa Jadi Sumber PAD

UPT Lab Lingkungan Berau Menuju Akreditasi, Bisa Jadi Sumber PAD

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
  • visibility 1.028
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — UPT Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Berau tengah dalam proses menuju akreditasi untuk meningkatkan kualitas layanan pengujian laboratorium lingkungan. Proses panjang ini dimulai pada tahun 2023, dengan penyusunan dokumen ISO 17025, manajemen mutu, dan berbagai dokumen pendukung akreditasi lainnya.

Kepala UPT Lab Lingkungan, Agus Tri Hariyanto, menjelaskan bahwa tahun pertama telah difokuskan pada penyusunan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk memenuhi standar akreditasi. Tahun kedua, pada 2024, dilanjutkan dengan audit internal dan eksternal, yang sebelumnya direncanakan pada akhir tahun 2024. Namun, karena banyaknya permohonan akreditasi yang masuk, jadwal audit eksternal pun diundur hingga tahun 2025.

“Proses audit eksternal ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan Maret 2025, dan kami berharap pada bulan Mei atau Juni mendatang, UPT Lab Lingkungan Berau sudah resmi terakreditasi,” ujarnya.

Proses ini diakuinya memang memakan waktu cukup lama, karena akreditasi memerlukan ketelitian yang tinggi dalam segala hal, mulai dari dokumen hingga fasilitas dan peralatan yang digunakan.

Dengan akreditasi, UPT Lab Lingkungan Berau akan menjadi laboratorium yang sah secara nasional untuk melakukan berbagai pengujian lingkungan. Hasil pengujian ini nantinya akan dapat digunakan oleh berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor tambang dan perkebunan kelapa sawit.

Agus juga menyebutkan bahwa salah satu keuntungan setelah akreditasi adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui layanan jasa pengujian laboratorium. UPT Lab Lingkungan Berau sudah menyusun peraturan daerah terkait retribusi untuk penggunaan jasa pengujian dan pengambilan sampel. Saat ini, pengambilan sampel sudah berjalan dengan tenaga ahli yang sudah tersertifikasi, meski belum dalam skala besar.

“Setelah akreditasi, kami akan melakukan sosialisasi kepada seluruh perusahaan, khususnya yang bergerak di sektor tambang dan perkebunan. Kami berharap mereka dapat melakukan pengujian di laboratorium kami yang lebih terjangkau dari segi biaya dan waktu, dibandingkan dengan menggunakan jasa laboratorium di luar daerah,” ungkapnya.

Namun, perjalanan menuju akreditasi tidaklah mudah. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan peralatan. Ia mengungkapkan bahwa untuk memenuhi persyaratan akreditasi, pihaknya harus melatih dan menambah tenaga analis yang sebelumnya belum tersedia. Selain itu, pengadaan peralatan yang sesuai dengan standar akreditasi juga menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kami sempat kekurangan tenaga analis di awal, tetapi sekarang sudah ada tiga orang analis yang siap mendukung proses akreditasi. Untuk peralatan, kami terus melengkapi fasilitas secara bertahap,” tambahnya.

Dengan segala tantangan dan persiapan yang telah dilakukan, ia optimistis bahwa UPT Lab Lingkungan DLHK Berau akan mampu memberikan kontribusi besar dalam menjaga kualitas lingkungan dan mendukung kemajuan industri di Berau. Setelah akreditasi tercapai, laboratorium ini diharapkan dapat mempercepat proses pengujian lingkungan dengan biaya yang lebih efisien, yang pada akhirnya akan mendukung pengembangan ekonomi daerah. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sujarwo: UMKM Kampung Dinilai Mampu Perluas Kesempatan Kerja di Berau

    Sujarwo: UMKM Kampung Dinilai Mampu Perluas Kesempatan Kerja di Berau

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 352
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat kampung dinilai dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat di Kabupaten Berau. Pengembangan usaha berbasis masyarakat tersebut juga diyakini mampu mendorong perputaran ekonomi di daerah. Sekretaris Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, mengatakan pemerintah kampung memiliki peran […]

  • PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kering di Kabupaten Berau kembali menyoroti kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan. Di Pos Pemadam Kebakaran Labanan, misalnya, hanya terdapat satu petugas pemerintah daerah yang bertugas. Selebihnya, penanganan kebakaran banyak mengandalkan relawan masyarakat. Di tengah kondisi itu, PT Hutan Sanggam Berau (HSB) […]

  • 30 Proyek Infrastruktur Berau Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

    30 Proyek Infrastruktur Berau Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.144
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Dalam setiap kesempatan, Bupati Berau Sri Juniarsih terus menekankan pentingnya percepatan lelang proyek kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Berau. Ia menggarisbawahi bahwa percepatan ini menjadi krusial untuk memastikan semua proyek dapat diselesaikan tepat waktu. “Semua harus dipercepat, baik proses lelang maupun pelaksanaan pekerjaannya. Ini penting sebagai salah satu […]

  • Program Makan Bergizi Gratis di Berau Tambah Cakupan 1.693 Porsi Sehari

    Program Makan Bergizi Gratis di Berau Tambah Cakupan 1.693 Porsi Sehari

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 612
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Berau memasuki babak baru. Senin, 1 September 2025, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Karangmulyo, Kelurahan Karang Ambun. Fasilitas ini akan menjadi dapur utama penyedia makanan bergizi gratis untuk anak-anak dan kelompok rentan. Sri Juniarsih Mas menyebut, SPPG bukan […]

  • Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    Nelayan Bunyu Terhimpit Pendangkalan Sungai, Pemprov Akui Keterbatasan dan Tunggu Peran Pusat

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Pendangkalan Sungai Buaya di Kecamatan Bunyu Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, hingga kini belum juga mendapat penanganan. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 15 tahun tanpa adanya pengerukan atau perbaikan berarti. Akibatnya, aktivitas masyarakat yang bergantung pada sungai, terutama nelayan, menjadi terganggu. Mereka mengaku kesulitan melaut, khususnya saat air surut karena perahu tidak […]

  • ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    ‎Dua Korban KM Mina Maritim 148 Kembali Ditemukan, Tim Terus Melakukan Pencarian

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.590
    • 0Komentar

    TALISAYAN – Pencarian terhadap enam nelayan KM Mina Maritim 148 yang hilang di perairan TALISAYAN mulai menunjukkan titik terang, memasuki hari keempat operasi, Rabu (29/10) sekitar pukul 19.40 Wita, tim SAR gabungan menemukan korban keduanya, selang berapa jam sekira 22.30 Wita tim menemukan korban ketiga dalam kondisi meninggal. ‎Penemuan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan […]

expand_less