Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

Warisan Budaya Berau: Ketika Tradisi Adat Mulai Tergerus Waktu

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB – Dikenal dengan pesona wisata baharinya yang menakjubkan, Kabupaten Berau ternyata menyimpan kekayaan lain yang tak kalah berharga: tradisi dan budaya leluhur yang hidup di tengah masyarakat kampung. Dari ritual Melas Kampung di Sambaliung hingga upacara Bag Jamu di Pulau Derawan, setiap prosesi adat ini bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga simbol rasa syukur, doa, dan harmoni manusia dengan alam.

Melas Kampung: Syukur Setelah Panen Walet

Di Kampung Suaran, Kecamatan Sambaliung, masyarakat masih melestarikan upacara adat Melas Kampung. Tak seperti ritual adat lain yang umumnya terkait hasil bumi, Melas Kampung justru dilakukan setelah panen sarang burung walet—komoditas bernilai tinggi yang menjadi sumber penghidupan warga setempat.

Tujuannya sederhana namun bermakna: ungkapan rasa syukur dan permohonan perlindungan dari marabahaya.

“Biasanya setahun sekali,” ujar Sopiyadi, Ketua Adat Suku Dayak Basap, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Ritual ini dipimpin oleh tetua adat dengan pembacaan doa-doa sakral yang dipercaya menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.

Buang Naas: Tolak Bala di Akhir Safar

Tradisi lain yang masih lestari adalah Upacara Adat Buang Naas atau Tolak Bala, yang digelar setahun sekali, tepatnya pada Rabu terakhir bulan Safar dalam kalender Hijriah.

Ritual ini dimulai dengan penyiraman sembilan anak perempuan menggunakan air linjuang—air yang telah dibacakan doa oleh ketua adat. Upacara ini menjadi simbol penyucian diri dan doa agar masyarakat dijauhkan dari mara bahaya serta bencana.

Bag Jamu Derawan: Persembahan Laut yang Mulai Hilang

Sementara itu, di Kampung Pulau Derawan, tradisi adat bernama Bag Jamu atau Bag Pakan Lahat dulunya menjadi daya tarik besar bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ritual ini dilaksanakan oleh tiga subsuku Bajau yang mendiami Pulau Derawan, sebagai bentuk penghormatan kepada laut yang menjadi sumber kehidupan.

“Artinya memberi makan bumi atau menjamu laut dengan mempersembahkan berbagai makanan yang dimasukkan ke dalam miniatur perahu layar, lalu dilarung ke laut,” jelas Amir Umrah (81), sejarawan asal Pulau Derawan.

Sayangnya, upacara adat ini sudah tidak pernah dilakukan sejak tahun 2009 karena terkendala biaya yang tidak sedikit.

“Biaya yang dibutuhkan untuk satu kali pelaksanaan mencapai Rp 54 juta. Dulu ada bantuan dari pemerintah daerah, tapi sekarang sudah tidak lagi,” ungkap Umrah.

Foto-foto lama yang ditunjukkan kepada tim liputan menggambarkan betapa meriahnya perhelatan budaya tersebut—penuh warna, tarian, dan doa, serta disaksikan wisatawan dari berbagai daerah. Kini, tradisi itu tinggal kenangan yang tersimpan dalam album foto dan ingatan para tetua adat.

Harapan agar Warisan Budaya Tak Hanya Jadi Cerita

Berau memang tak hanya kaya akan wisata alam, tetapi juga kekayaan sejarah dan budaya yang menjadi identitas daerah. Namun, seiring waktu, tradisi yang diwariskan turun-temurun itu kian terancam punah jika tidak segera dilestarikan.

“Semoga pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap upacara dan adat istiadat di Kampung Pulau Derawan ini, agar tidak dilupakan oleh generasi muda saat ini,” harap Umrah dengan nada lirih.

Warisan leluhur yang sarat makna dan nilai spiritual ini menjadi pengingat bahwa pembangunan pariwisata tak hanya soal keindahan alam, tapi juga tentang menjaga jiwa dan budaya masyarakat lokal. Tanpa pelestarian, bisa jadi, semua itu hanya akan menjadi catatan sejarah yang dibaca—bukan lagi dialami. (/Adv/ZEN)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    Dinas Pangan Berau Imbau Pedagang Tak Jual Anggur Muscat Sebelum Ada Hasil Penelitian

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 412
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Kabupaten Berau merespons kekhawatiran masyarakat terkait dengan potensi bahaya anggur muscat. Dikatakan Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Berau, Sumarsono, pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan terhadap anggur muscat yang beredar di pasaran. Dalam pernyataannya ia memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kabar tersebut dan berkomitmen untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat […]

  • Integritas Jadi Penentu, Pemkab Berau Minta OPD Tak Sepelekan Pengelolaan Anggaran

    Integritas Jadi Penentu, Pemkab Berau Minta OPD Tak Sepelekan Pengelolaan Anggaran

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemkab Berau mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar lebih cermat dalam mengelola anggaran, terutama menyangkut pengeluaran kas dinas. Ketidakhati-hatian, apalagi disertai niat menyimpang, dinilai bisa berujung pada proses hukum. Peringatan ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan keuangan daerah yang berlangsung di Ballroom Tokyo, […]

  • Potensi Wisata dan UMKM Jadi Fokus Pengembangan Talisayan di Era IKN

    Potensi Wisata dan UMKM Jadi Fokus Pengembangan Talisayan di Era IKN

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Talisayan – Meskipun Kampung Talisayan saat ini berstatus mandiri, yang artinya kampung telah memiliki nilai Indeks Pembangunan Desa (IPD) lebih dari 75, namun hal itu jangan lantas membuat pemerintah kampung berpuas diri. Meskipun Talisayan ini sudah mandiri, mempunyai ketersediaan dan akses terhadap pelayanan dasar yang mencukupi, infrastruktur yang memadai, aksesibilitas/transportasi yang tidak sulit, pelayanan umum […]

  • Peredaran Narkoba di Berau Kian Mengkhawatirkan, Anak Muda Diringkus dengan BB 44,48 Gram

    Peredaran Narkoba di Berau Kian Mengkhawatirkan, Anak Muda Diringkus dengan BB 44,48 Gram

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 443
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Berau kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu yang kian mengancam generasi muda. Di balik operasi tersebut, seorang pemuda berinisial ASD yang masih berusia 18 tahun kini harus menghadapi kenyataan pahit. Warga Jalan Pulau Semama, Tanjung Redeb, itu ditangkap dalam kondisi memegang bukti nyata satu bungkus […]

  • ‎Blower AC Graha Pemuda Tak Berfungsi, Padahal Dana Rehabilitasi Capai Rp900 Juta !

    ‎Blower AC Graha Pemuda Tak Berfungsi, Padahal Dana Rehabilitasi Capai Rp900 Juta !

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 411
    • 0Komentar

    ‎BERAU – Blower pendingin ruangan (AC) di Gedung Graha Pemuda sampai saat ini belum berfungsi, meski gedung itu baru di rehabilitasi dengan anggaran sekitar Rp900 juta. ‎Kepala Dispora Berau, Amiruddin,Menanggapi arahan Bupati terkait kerusakan AC, ia mengakui kerusakan blower itu seharusnya masih menjadi tanggung jawab penyedia karena termasuk dalam paket pekerjaan yang sudah dibayar. ‎Namun, […]

  • Bupati Berau Tegaskan Komitmen Perlindungan JKK dan JKM bagi Pekerja Rentan

    Bupati Berau Tegaskan Komitmen Perlindungan JKK dan JKM bagi Pekerja Rentan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Surat Edaran Bupati Berau tentang Perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan pada Kamis (24/7/2025). Acara ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, yang membacakan sambutan Bupati Berau, Sri Juniarsih. Acara ini dihadiri oleh […]

expand_less