Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemeritahan » Rakor FKUB Kaltim Merancang Harmoni Sosial di Gerbang Ibu Kota Baru

Rakor FKUB Kaltim Merancang Harmoni Sosial di Gerbang Ibu Kota Baru

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 108
  • print Cetak

PENAJAM PASER UTARA — Wakil Bupati Berau Gamalis menghadiri Rapat Koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB se-Kalimantan Timur Tahun 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa, 15 Juli 2026.

Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah daerah, tokoh agama, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk memperkuat kerja bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kalimantan Timur.

Rakor dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji. Hadir pula Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI Muhammad Adib Abdul Somad, para wakil kepala daerah se-Kalimantan Timur, Ketua FKUB Kalimantan Timur K.H. Muhammad Rasyid, serta tokoh lintas agama.

Dalam sambutannya, Seno Aji menilai FKUB memiliki posisi strategis dalam menjaga ruang sosial yang harmonis di tengah masyarakat Kalimantan Timur yang semakin beragam.

Keberadaan Ibu Kota Nusantara atau IKN, menurut dia, akan membawa perubahan besar terhadap komposisi penduduk, dinamika sosial, dan interaksi antarwarga. Kondisi tersebut menuntut penguatan komunikasi dan koordinasi sejak dini agar keberagaman tidak berkembang menjadi sumber gesekan.

Rakor FKUB dinilai menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang damai, saling menghormati, serta terbuka terhadap perbedaan.

Gamalis mengatakan Pemerintah Kabupaten Berau berkomitmen menjaga kondusivitas daerah melalui penguatan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Menurut dia, FKUB bukan sekadar forum dialog, melainkan mitra strategis pemerintah dalam membangun komunikasi, mendeteksi potensi konflik, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

“Kerukunan merupakan modal utama dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Berau akan terus bersinergi dengan FKUB dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi yang aman, damai, dan kondusif sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ujar Gamalis.

Ia menilai pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Stabilitas sosial, rasa aman, serta hubungan yang sehat antarumat beragama menjadi fondasi agar program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.

Melalui rakor tersebut, pemerintah daerah, FKUB, dan tokoh agama diharapkan membangun komitmen bersama untuk menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan.

Komitmen itu menjadi semakin penting seiring perkembangan IKN yang akan menempatkan Kalimantan Timur sebagai kawasan dengan mobilitas penduduk dan tingkat keberagaman yang lebih tinggi.

Kerukunan pun tidak lagi hanya dipandang sebagai agenda sosial-keagamaan, tetapi menjadi bagian penting dari kesiapan Kalimantan Timur menghadapi perubahan besar sebagai wilayah penyangga ibu kota negara. (*)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

    Tatap Muka Bersama Warga Maratua, Madri Terima Sejumlah Keluhan

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 860
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Maratua – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menggelar komunikasi dan tatap muka bersama dengan masyarakat di empat kampung, Kecamatan Pulau Maratua. Kegiatan itu merupakan bagian dari perjalanannya sebagai wakil rakyat untuk mendengarkan suara-suara masyarakat, baik persoalan infrastruktur mendasar hingga terkait pariwisata di pulau terluar itu. Kunjungan itu dilaksanakan sejak Kamis (11/7/2024) hingga Jumat (12/7/2024), […]

  • Pemkab Berau Perkuat Infrastruktur Digital, WiFi Gratis Hingga Standar Kompetensi Wartawan

    Pemkab Berau Perkuat Infrastruktur Digital, WiFi Gratis Hingga Standar Kompetensi Wartawan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 615
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau mulai mengambil langkah serius dalam memperkuat tata kelola informasi dan komunikasi publik, seiring dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 4 Tahun 2024. Aturan ini menjadi pedoman baru bagi pemerintah daerah dalam menyelenggarakan urusan komunikasi dan informatika. Langkah ini salah satunya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Permenkominfo tersebut yang […]

  • Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

    Hoaks dan Penolakan Vaksin Picu Kekhawatiran Dinkes Berau soal Campak

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran campak menyusul laporan Kementerian Kesehatan mengenai peningkatan kasus secara nasional. Pada 2025, jumlah temuan kasus suspek campak di Indonesia dilaporkan meningkat hingga 147 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Berau, Suhartini, mengatakan pemerintah pusat telah mengeluarkan surat edaran terkait […]

  • Aksi bersih sungai dengan sampah kayu dan sampah lainnya di tepian sungai

    Tiga Kapal Belum Cukup, DLHK Berau Akui Kesulitan Bersihkan Sampah Kayu di Sungai Segah dan Kelay

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sampah kayu berukuran besar menjadi kendala pembersihan Sungai Segah dan Sungai Kelay karena membutuhkan teknologi atau alat khusus.

  • Tambang Batu Bara Ilegal Merajalela di Kaltim, 111 Lokasi di Kukar

    Tambang Batu Bara Ilegal Merajalela di Kaltim, 111 Lokasi di Kukar

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Samarinda – Praktik penambangan batu bara ilegal masih menjadi persoalan akut di Benua Etam (julukan Kalimantan Timur) Berdasarkan data terbaru, sedikitnya ada 174 lokasi tambang ilegal teridentifikasi tersebar di enam Kabupaten/Kota. Aktivitas ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mempercepat kerusakan lingkungan dan merugikan negara secara ekonomi. Dari seluruh temuan tersebut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) […]

  • HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    HGU Mangkrak dan Batas Kabur: RDP DPRD Berau Bedah Masalah Perbatasan Gunung Tabur

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    BERAU — Persoalan lama di garis batas Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, kembali mengemuka di ruang rapat DPRD Berau, Senin, 18 Mei 2026. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu, RT 17 Kelurahan Gunung Tabur—wilayah yang bersisian dengan eks permukiman Kelompok Adat Terpencil (KAT) Kampung Birang—dipotret sebagai contoh nyata bagaimana sengketa tapal […]

expand_less