Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 73
  • print Cetak

BALIKPAPAN – Otoritas Bandar Udara Wilayah VII mewaspadai potensi penurunan jarak pandang akibat asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah bandar udara di Kalimantan Tengah. Ancaman terutama muncul pada pagi hari ketika visibility berpotensi turun hingga berada di bawah batas minimum operasional penerbangan atau below minima.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin mengatakan kondisi karhutla di Kalimantan Tengah sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap operasional penerbangan secara keseluruhan. Namun, potensi perubahan kondisi di lapangan tetap harus diantisipasi.

“Secara keseluruhan karhutla di Kalimantan Tengah saat ini belum memberikan dampak signifikan terhadap operasional penerbangan. Tetapi pada beberapa lokasi masih ada potensi penurunan jarak pandang, terutama pada pagi hari,” kata Ferdinan di Balikpapan, Jumat (14/8).

Menurut dia, memasuki musim kemarau, peningkatan titik panas atau hotspot menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai. Sebaran asap dapat menurunkan jarak pandang tidak hanya di sekitar bandar udara, tetapi juga pada ruang udara yang digunakan untuk aktivitas penerbangan.

“Kalau visibility turun hingga berada di bawah batas minimum operasional, tentu kondisi itu berpotensi memengaruhi kelancaran penerbangan. Karena itu pemantauan cuaca, kualitas udara, dan jarak pandang harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Otoritas Bandar Udara Wilayah VII telah menerbitkan Surat Edaran Nomor UM.006/0113/KOBU-VII-2026 pada 1 Agustus 2026 tentang Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan terhadap Operasional Penerbangan.

Surat edaran itu memuat sejumlah faktor yang berpotensi memicu gangguan operasional akibat karhutla sekaligus instruksi mitigasi kepada penyelenggara bandar udara, penyelenggara navigasi penerbangan, dan badan usaha angkutan udara.

Ferdinan mengatakan kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjadi penting apabila kondisi asap memburuk.

“Kami meminta seluruh penyelenggara bandar udara, navigasi penerbangan, dan badan usaha angkutan udara tetap siap dengan langkah mitigasi. Setiap potensi penurunan jarak pandang harus diantisipasi secara cepat dan terukur agar tidak berkembang menjadi gangguan terhadap keselamatan dan kelancaran penerbangan,” kata dia.

Upaya mengurangi dampak karhutla juga dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lembaga tersebut melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 11–15 Agustus 2026 dengan basis operasi di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Basis operasi OMC dapat dipindahkan ke bandar udara lain sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi karhutla di lapangan.

Kalimantan Tengah memiliki satu Bandar Udara Badan Usaha Bandar Udara (BUBU), tujuh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), serta empat bandar udara khusus.

Salah satu bandara yang telah melakukan langkah antisipasi adalah Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun. Pengelola bandara telah menyampaikan Laporan Tindak Lanjut Pemantauan Antisipasi Gangguan Penerbangan Akibat Asap melalui Surat Nomor UM.006/332/UPBU/IKR-2026 tertanggal 7 Agustus 2026.

Laporan tersebut dilengkapi dengan standar operasional prosedur, checklist pemeriksaan, serta laporan mengenai langkah mitigasi yang telah dilakukan.

Untuk memastikan kesiapan menghadapi ancaman tersebut, Ferdinan bersama Kepala Seksi P2BU Ahadiyat Adhi serta tim Inspektur Bandar Udara dan Inspektur Navigasi menggelar rapat koordinasi di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Balikpapan.

Rapat melibatkan Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia dari kantor cabang dan cabang pembantu, perwakilan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Palangka Raya, para Kepala UPBU, Station Manager badan usaha angkutan udara, serta pemangku kepentingan terkait di Kalimantan Tengah.

Pertemuan tersebut membahas kondisi terkini karhutla di sekitar bandar udara, perkembangan Operasi Modifikasi Cuaca, serta kesiapan mitigasi apabila asap mulai memengaruhi aktivitas penerbangan.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga diperkuat untuk memastikan penanganan dapat dilakukan ketika kondisi di lapangan berubah.

“Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas. Koordinasi dan pemantauan harus terus dilakukan, khususnya terhadap potensi penurunan visibility pada pagi hari,” ujar Ferdinan.(*/afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    Penjualan Miras di Hotel Disorot, DPMPTSP Berau Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    BERAU – Sorotan tajam kini mengarah pada pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Berau Nomor 11 Tahun 2010, yang melarang pengedaran dan penjualan minuman beralkohol. Hal ini muncul setelah terungkapnya praktik penjualan minuman keras di salah satu Hotel di Tanjung Redeb, sebuah hotel bintang tiga, yang seharusnya tidak diperbolehkan berdasarkan ketentuan yang ada. (9/5/2026) Dalam Pasal […]

  • Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    Kapal Terbalik di Perairan Talisayan, Enam ABK Masih Hilang

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 2.706
    • 0Komentar

    ‎TALISAYAN – Sebuah kapal bernama Maritim 148 milik H. Supian dilaporkan terbalik di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, Minggu (26/10/2025) siang. Kapal yang mengangkut 14 Anak Buah Kapal (ABK) itu karam akibat cuaca ekstrem. Hingga sore ini, delapan ABK berhasil ditemukan, sementara enam lainnya masih dalam pencarian. ‎ ‎“Kami masih melakukan pencarian. Kapal sudah berada di […]

  • Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    Pedagang Diimbau Beralih ke Pembayaran Non-Tunai untuk Tingkatkan Daya Saing

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 381
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) mulai mempercepat modernisasi transaksi di pasar tradisional. Salah satu langkah yang kini didorong adalah perluasan penggunaan pembayaran digital oleh pedagang untuk mengikuti pola belanja masyarakat yang semakin berubah. Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menyebut peralihan ke sistem non-tunai bukan lagi sekadar pilihan, melainkan […]

  • Dewan Pers Godok Dana Jurnalisme, SMSI Tekankan Independensi Pengelolaan

    Dewan Pers Godok Dana Jurnalisme, SMSI Tekankan Independensi Pengelolaan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 354
    • 0Komentar

    JAKARTA – Dewan Pers menggelar uji publik Rancangan Peraturan Dewan Pers tentang Dana Jurnalisme sebagai upaya memperkuat ekosistem pers nasional yang merdeka dan berkelanjutan. Dalam forum tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menekankan pentingnya pengelolaan dana dilakukan oleh lembaga independen. Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengatakan penyusunan rancangan peraturan itu telah dimulai sejak 25 Juli […]

  • Tantangan Digitalisasi: Kemenaker RI Minta Perusahaan di Berau Perkuat Tenaga Kerja Lokal

    Tantangan Digitalisasi: Kemenaker RI Minta Perusahaan di Berau Perkuat Tenaga Kerja Lokal

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 959
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemenaker) RI, meminta semua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau, untuk bisa memaksimalkan penyerapan tenaga kerja khususnya tenaga kerja lokal. Hal ini diungkapkan perwakilan Kepala Pusat Pasar Kerja Kemenaker RI, Rizki Amalia Ulfa beberapa waktu lalu. Apalagi, ini juga telah tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2023 […]

  • Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    Deo dan Sinta Mulai Beradaptasi di Tabang Zoo, BKSDA Kaltim Siagakan Tim Medis

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Dua gajah sumatra, Deo dan Sinta, kini menempati rumah baru di Tabang Zoo, Kabupaten Kutai Kartanegara. Keduanya tiba setelah menjalani translokasi dari Gembira Loka Zoo, Yogyakarta. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur memastikan dua satwa titipan negara tersebut tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat. Deo yang berusia 30 tahun dan […]

expand_less