Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

  • account_circle admin
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 17
  • print Cetak

BALIKPAPAN – Otoritas Bandar Udara Wilayah VII mewaspadai potensi penurunan jarak pandang akibat asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah bandar udara di Kalimantan Tengah. Ancaman terutama muncul pada pagi hari ketika visibility berpotensi turun hingga berada di bawah batas minimum operasional penerbangan atau below minima.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan Nurdin mengatakan kondisi karhutla di Kalimantan Tengah sejauh ini belum memberikan dampak signifikan terhadap operasional penerbangan secara keseluruhan. Namun, potensi perubahan kondisi di lapangan tetap harus diantisipasi.

“Secara keseluruhan karhutla di Kalimantan Tengah saat ini belum memberikan dampak signifikan terhadap operasional penerbangan. Tetapi pada beberapa lokasi masih ada potensi penurunan jarak pandang, terutama pada pagi hari,” kata Ferdinan di Balikpapan, Jumat (14/8).

Menurut dia, memasuki musim kemarau, peningkatan titik panas atau hotspot menjadi salah satu faktor yang harus diwaspadai. Sebaran asap dapat menurunkan jarak pandang tidak hanya di sekitar bandar udara, tetapi juga pada ruang udara yang digunakan untuk aktivitas penerbangan.

“Kalau visibility turun hingga berada di bawah batas minimum operasional, tentu kondisi itu berpotensi memengaruhi kelancaran penerbangan. Karena itu pemantauan cuaca, kualitas udara, dan jarak pandang harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Otoritas Bandar Udara Wilayah VII telah menerbitkan Surat Edaran Nomor UM.006/0113/KOBU-VII-2026 pada 1 Agustus 2026 tentang Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan terhadap Operasional Penerbangan.

Surat edaran itu memuat sejumlah faktor yang berpotensi memicu gangguan operasional akibat karhutla sekaligus instruksi mitigasi kepada penyelenggara bandar udara, penyelenggara navigasi penerbangan, dan badan usaha angkutan udara.

Ferdinan mengatakan kesiapan seluruh pemangku kepentingan menjadi penting apabila kondisi asap memburuk.

“Kami meminta seluruh penyelenggara bandar udara, navigasi penerbangan, dan badan usaha angkutan udara tetap siap dengan langkah mitigasi. Setiap potensi penurunan jarak pandang harus diantisipasi secara cepat dan terukur agar tidak berkembang menjadi gangguan terhadap keselamatan dan kelancaran penerbangan,” kata dia.

Upaya mengurangi dampak karhutla juga dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Lembaga tersebut melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 11–15 Agustus 2026 dengan basis operasi di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya.

Basis operasi OMC dapat dipindahkan ke bandar udara lain sesuai kebutuhan dan perkembangan kondisi karhutla di lapangan.

Kalimantan Tengah memiliki satu Bandar Udara Badan Usaha Bandar Udara (BUBU), tujuh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU), serta empat bandar udara khusus.

Salah satu bandara yang telah melakukan langkah antisipasi adalah Bandar Udara Iskandar di Pangkalan Bun. Pengelola bandara telah menyampaikan Laporan Tindak Lanjut Pemantauan Antisipasi Gangguan Penerbangan Akibat Asap melalui Surat Nomor UM.006/332/UPBU/IKR-2026 tertanggal 7 Agustus 2026.

Laporan tersebut dilengkapi dengan standar operasional prosedur, checklist pemeriksaan, serta laporan mengenai langkah mitigasi yang telah dilakukan.

Untuk memastikan kesiapan menghadapi ancaman tersebut, Ferdinan bersama Kepala Seksi P2BU Ahadiyat Adhi serta tim Inspektur Bandar Udara dan Inspektur Navigasi menggelar rapat koordinasi di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Balikpapan.

Rapat melibatkan Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia dari kantor cabang dan cabang pembantu, perwakilan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Palangka Raya, para Kepala UPBU, Station Manager badan usaha angkutan udara, serta pemangku kepentingan terkait di Kalimantan Tengah.

Pertemuan tersebut membahas kondisi terkini karhutla di sekitar bandar udara, perkembangan Operasi Modifikasi Cuaca, serta kesiapan mitigasi apabila asap mulai memengaruhi aktivitas penerbangan.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait juga diperkuat untuk memastikan penanganan dapat dilakukan ketika kondisi di lapangan berubah.

“Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas. Koordinasi dan pemantauan harus terus dilakukan, khususnya terhadap potensi penurunan visibility pada pagi hari,” ujar Ferdinan.(*/afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Festival Abutta Banua Berakhir, Ribuan Warga Ramaikan Penutupan dan UMKM Bergeliat

    Festival Abutta Banua Berakhir, Ribuan Warga Ramaikan Penutupan dan UMKM Bergeliat

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    BERAU – Festival Abutta Banua 2026 resmi ditutup pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, setelah berlangsung selama tujuh hari. Kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kelurahan Sambaliung dan HUT ke-6 Pedagang Kaki Lima (PKL) Basuli itu ditutup oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis. Malam penutupan diisi dengan pengumuman pemenang berbagai cabang lomba […]

  • Megahnya Balai Adat Palencau Apui, Simbol Kebanggaan dan Semangat Baru Masyarakat Tepian Buah

    Megahnya Balai Adat Palencau Apui, Simbol Kebanggaan dan Semangat Baru Masyarakat Tepian Buah

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 589
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dibangun sejak 2020 lalu, balai adat Palencau Apui di Kampung Tepian Buah akhirnya diresmikan juga oleh Bupati Berau Sri Juniarsih, pada Selasa (9/7/2024) siang. Anggaran yang digunakan untuk mendukung pembangunan balai adat Kampung Tepian Buah merupakan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Berau. Dana yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan berdasarkan proposal yang […]

  • Rayakan Abutta Banua 2024, Sambaliung Hadirkan Wisata Budaya dan UMKM Lokal

    Rayakan Abutta Banua 2024, Sambaliung Hadirkan Wisata Budaya dan UMKM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    Sambaliung – Peringatan hari jadi ke-22 Kelurahan Sambaliung dan hari jadi ke-4 PKL Basuli tahun 2024 dirayakan dengan gelaran Abutta Banua yang berlangsung meriah di Tepian depan Keraton Sambaliung, Sabtu (5/10/2024). Acara ini menjadi simbol pelestarian adat dan budaya Banua, yang berasal dari salah satu suku asli Kabupaten Berau. Kearifan lokal yang terkandung di dalamnya […]

  • Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    Sudah Tiga Hari Kampanye MP-AW, Soal Pendidikan dan Kesehatan Paling Banyak Dikeluhkan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 955
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Madri Pani dan Agus Wahyudi (MPAW) telah menjalani masa kampanye selama 3 hari, sejak 25 hingga 27 September. Mengantongi nomor urut 1, MPAW diberi kesempatan pertama untuk berkampanye di zona 1, yaitu Tanjung Redeb, Sambaliung, Biatan, Talisayan, Batu Putih dan Bidukbiduk. Di masa-masa awal kampanye, mantan Ketua DPRD Berau tersebut melakukan tatap […]

  • Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

    Tanpa Data Valid, Pembangunan Desa Bisa Melenceng

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau menekankan pentingnya akurasi data dalam pengolahan Indeks Desa (ID) 2026. Hal itu disampaikan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di Ruang Sangalaki, Selasa,(21/4), dengan melibatkan sekitar 100 kepala seksi pemerintahan kampung. Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengatakan data yang diinput harus mencerminkan kondisi riil di lapangan. Menurut dia, ketepatan data […]

  • IKN Ramai Dikunjungi Saat Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Kawasan Nusantara

    IKN Ramai Dikunjungi Saat Lebaran, Puluhan Ribu Kendaraan Padati Kawasan Nusantara

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Nusantara – Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) masih menjadi magnet kunjungan masyarakat selama libur Lebaran 2026. Hingga Selasa (24/3/2026), tercatat sebanyak 143.126 pengunjung dan 30.544 kendaraan memasuki kawasan tersebut. Berdasarkan informasi dari Humas Otorita IKN, tingginya kunjungan didukung oleh semakin lengkapnya fasilitas serta beragam aktivitas yang tersedia, mulai dari ruang publik, pusat informasi, hingga wisata […]

expand_less