Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kemarau Batasi Sumber Air di Kaltim, Dinkes Ingatkan Risiko Diare dan Penyakit Lingkungan

Kemarau Batasi Sumber Air di Kaltim, Dinkes Ingatkan Risiko Diare dan Penyakit Lingkungan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 68
  • print Cetak

SAMARINDA — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Terbatasnya sumber air membuat masyarakat menyimpan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun, Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mengingatkan penyimpanan dan penggunaan air yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu masalah kesehatan. Air tercemar dan sanitasi lingkungan yang buruk berpotensi menjadi media penyebaran penyakit, terutama diare dan gangguan kulit.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Sebab, sumber air yang semakin terbatas berpotensi digunakan secara bersama-sama oleh manusia maupun hewan.

Kondisi tersebut, menurut dia, meningkatkan risiko pencemaran sumber air oleh berbagai kotoran.

“Kalau kekeringan, sumber air itu sangat terbatas. Kebutuhan air masyarakat menjadi kebutuhan utama. Sumber-sumber air itu akan didatangi bukan hanya manusia, mungkin juga binatang dan sebagainya, sehingga bisa menjadi media penyakit menular, misalnya diare,” kata Jaya belum lama ini

Jaya mengatakan penyakit yang berkaitan dengan pencemaran air dan lingkungan perlu menjadi perhatian masyarakat. Risiko penularan penyakit akibat kontaminasi urine tikus, kata dia, juga perlu diwaspadai.

“Demam kuning yang disebabkan karena kencing tikus juga perlu diwaspadai. Gejalanya paling banyak diare,” ujarnya.

Dinkes Kaltim, kata Jaya, terus melakukan sosialisasi mengenai potensi penyakit yang dapat muncul akibat penggunaan air tercemar selama musim kemarau.

Masyarakat diminta memastikan air untuk kebutuhan sehari-hari tetap dalam kondisi bersih dan aman. Tempat penampungan air juga perlu dijaga kebersihannya agar tidak justru menjadi sumber pencemaran.

Ancaman kesehatan selama kemarau tidak hanya berasal dari persoalan air dan sanitasi.

Cuaca yang lebih kering membuat debu lebih mudah beterbangan. Kondisi itu dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan, terutama bagi warga yang sensitif terhadap kualitas udara.

Dinkes Kaltim mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat selama musim kemarau. Kebersihan tubuh dan lingkungan perlu dijaga, kualitas air harus dipastikan aman, serta paparan debu sebisa mungkin dikurangi untuk mencegah gangguan kesehatan. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bankaltimtara dan Pemkab Berau: Sinergi untuk Pembangunan dan UMKM yang Berdaya Saing

    Bankaltimtara dan Pemkab Berau: Sinergi untuk Pembangunan dan UMKM yang Berdaya Saing

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 976
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Perbankan mengambil bagian penting dalam pembangunan daerah. Sehingganya, sebagai salah satu mitra pemerintah kabupaten Berau, Bankaltimtara diharapkan bisa terus memberikan kontribusinya. “Apresiasi dan penghargaan untuk Bankaltimtara, yang selama ini bersama-sama pemerintah daerah mewujudkan pembangunan di Bumi Batiwakkal. Dan ini diharapkan akan terus berlanjut,” ucap Pjs Bupati Berau Sufian Agus, saat menghadiri syukuran […]

  • Ikan Nila Mati Mendadak di Sungai Segah, Dinas Perikanan Ambil Sampel di Sejumlah Titik

    Ikan Nila Mati Mendadak di Sungai Segah, Dinas Perikanan Ambil Sampel di Sejumlah Titik

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perikanan Kabupaten Berau menurunkan tim untuk menelusuri penyebab kematian ikan secara mendadak di Sungai Segah. Sampel air diambil dari sejumlah titik, termasuk kawasan budidaya keramba di sekitar Sungai Bujangga. Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan laporan mengenai kematian ikan diterima pihaknya lebih awal. Tim kemudian membawa peralatan untuk melakukan pemeriksaan […]

  • DPRD Soroti Kebersihan Kota di Tengah Ambisi Berau Jadi Destinasi Wisata

    DPRD Soroti Kebersihan Kota di Tengah Ambisi Berau Jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 349
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Keinginan Kabupaten Berau untuk berkembang sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kalimantan Timur dinilai perlu dibarengi dengan keseriusan menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa pengelolaan kebersihan yang baik, potensi wisata yang dimiliki daerah itu dikhawatirkan tidak mampu memberikan kesan positif bagi para pelancong. Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, mengatakan bahwa kondisi lingkungan sering […]

  • DPRD Berau Minta Pemerintah dan Perusahaan Turun Tangan Hadapi Kabut Asap

    DPRD Berau Minta Pemerintah dan Perusahaan Turun Tangan Hadapi Kabut Asap

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua DPRD Kabupaten Berau Dedy Okto Nooryanto meminta pemerintah daerah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di tengah kekeringan dan kabut asap yang melanda daerah itu. Dedy menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Berau memperingati Hari Jadi Kabupaten Berau ke-73 dan Kota Tanjung Redeb ke-216 di Gedung DPRD Berau, Senin(14/9). Dalam […]

  • Revitalisasi Bangunan Bersejarah, Hidupkan Ikon Kota Lama Berau

    Revitalisasi Bangunan Bersejarah, Hidupkan Ikon Kota Lama Berau

    • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 874
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Landmark museum batubara Teluk Bayur rampung direvitalisasi, diharap dapat tetap mempertahankan sejarah pembangunan. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau akan menyerahkan pengelolaan museum tersebut kepada kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Kepala Bidang Bina Pengembangan Destinasi Pariwisata, Samsiah Nawir, mengatakan Disbudpar telah membuat Landmark Museum Batubara seperti perencanaan awal dalam […]

  • Disdik Berau Siapkan Guru Melek Teknologi, AI dan Deep Learning Jadi Fokus

    Disdik Berau Siapkan Guru Melek Teknologi, AI dan Deep Learning Jadi Fokus

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 655
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau mulai melakukan transformasi pendidikan dengan membekali guru kemampuan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), coding, dan metode pembelajaran mendalam (deep learning). Plt. Sekretaris Disdik Berau Elly Kesuma mengatakan langkah ini dilakukan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menuntut pembelajaran lebih adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami mulai memberikan pelatihan kepada […]

expand_less