Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinas Kesehatan Berau Pastikan Pembaruan Obat dan Tenaga Medis Sesuai Kebutuhan Masyarakat

Dinas Kesehatan Berau Pastikan Pembaruan Obat dan Tenaga Medis Sesuai Kebutuhan Masyarakat

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
  • visibility 814
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Memasuki awal tahun 2025, seluruh Puskesmas di Kabupaten Berau kembali menjalankan pembaruan rutin terkait ketersediaan obat-obatan. Kegiatan tahunan ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan medis masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan di tingkat fasilitas kesehatan terdepan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Berau, Lamlay Sarie, menjelaskan bahwa setiap Puskesmas diwajibkan untuk menyusun rencana kebutuhan obat secara rinci. Rencana tersebut kemudian akan divalidasi oleh Dinas Kesehatan Berau sebelum diajukan melalui aplikasi daring yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Usulan-obat dari Puskesmas akan dimasukkan lewat aplikasi online dari Kemenkes, dan kami di tingkat kabupaten hanya melakukan proses validasi,” ungkap Lamlay saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (15/1/2025).

Untuk memastikan standar obat yang tersedia sesuai kebutuhan, Kemenkes juga telah menetapkan Formularium Nasional (Fornas), sebuah daftar resmi yang memuat jenis-jenis obat yang wajib tersedia baik di Puskesmas maupun rumah sakit di seluruh Indonesia.

Menurut Lamlay, jika obat yang dibutuhkan oleh Puskesmas tidak tercantum dalam daftar Fornas, Puskesmas dapat mengajukan permintaan khusus kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Berau melalui surat resmi.

“Apabila ada obat yang tidak tercantum dalam Fornas, Puskesmas dapat mengajukan permintaan, namun kami akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut,” lanjutnya.

Selain pembaruan obat-obatan, keberadaan tenaga medis, khususnya dokter, di Puskesmas juga menjadi perhatian penting. Lamlay menyampaikan bahwa jumlah dokter di setiap Puskesmas selalu disesuaikan dengan kebutuhan. Sebagai contoh, jika Puskesmas Bugis membutuhkan tambahan dokter, pihak Puskesmas harus menyusun rencana kebutuhan tersebut melalui aplikasi yang dikelola oleh pemerintah pusat.

“Meski begitu, permintaan terkait tenaga medis akan diverifikasi dan diputuskan oleh pemerintah pusat. Terkadang, meskipun Puskesmas mengajukan kebutuhan sebanyak enam dokter, yang disetujui hanya empat, karena harus mempertimbangkan anggaran yang ada,” kata Lamlay.

Rencana kebutuhan obat dan tenaga medis dari setiap Puskesmas akan divalidasi melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta bagian Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (Pokal) di tingkat kabupaten/kota. Namun, keputusan akhir terkait pengadaan obat dan tenaga medis akan sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Dengan pembaruan ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Puskesmas semakin optimal, serta kebutuhan medis masyarakat Berau dapat lebih terpenuhi. Pihak Dinas Kesehatan Berau juga terus berupaya agar distribusi obat dan tenaga medis di setiap Puskesmas dapat berjalan dengan lancar dan tepat waktu demi kesehatan masyarakat. (Marta)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Diminta Waspada, Banyak Beras Premium di Kaltim Tak Layak

    Masyarakat Diminta Waspada, Banyak Beras Premium di Kaltim Tak Layak

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Samarinda – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kalimantan Timur kembali membeberkan hasil pengawasan terhadap beras premium yang beredar di pasaran. Melalui Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), konferensi pers digelar di Aula Keminting, Lantai 4 Kantor DPPKUKM Kaltim, Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut pengawasan khusus yang dilakukan pada […]

  • Dukung Program MBG, DPRD Minta Pemkab Perkuat Produksi Pangan Daerah dan Peternakan Lokal

    Dukung Program MBG, DPRD Minta Pemkab Perkuat Produksi Pangan Daerah dan Peternakan Lokal

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota DPRD Berau, Sri Kumalasari, memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya kebutuhan beras di Kabupaten Berau seiring semakin intensifnya aktivitas dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, lonjakan konsumsi beras yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan adanya tekanan besar terhadap stok pangan daerah. Situasi ini menjadi alarm penting karena produksi beras lokal […]

  • Gebyar Pajak Tahun 2024, Diharap Dapat mendukung Ekonomi Keuangan di Berau

    Gebyar Pajak Tahun 2024, Diharap Dapat mendukung Ekonomi Keuangan di Berau

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 692
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten Berau bekerja sama oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam memberikan apresiasi bagi wajib pajak yang membayar pajak dengan taat. Apresiasi di berikan pada acara Gebyar Pajak Tahun 2024 di Balai Mufakat. Senin, (2/12/2024). Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Djupiansyah Ganie, menyampaikan kegiatan Gebyar Pajak Daerah 2024 ini bertujuan untuk memberikan […]

  • RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai

    RSUD Raja Alam Digadang Jadi Solusi Padatnya RSUD Abdul Rivai

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    BERAU — Beroperasinya Rumah Sakit Raja Alam diharapkan mampu mengurangi kepadatan pasien di RSUD Abdul Rivai, meski saat ini baru satu bangunan yang siap difungsikan dari total tiga bangunan yang direncanakan. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menilai kehadiran rumah sakit baru tersebut menjadi langkah awal untuk mengurai beban layanan kesehatan di rumah sakit lama. […]

  • Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.567
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Setelah lebih dari tiga bulan mengalami kekosongan tenaga medis, Puskesmas Kampung Tepian Buah di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, akhirnya akan kembali memiliki layanan dasar kesehatan. Mulai awal Agustus 2025, dua tenaga kesehatan resmi ditempatkan di fasilitas tersebut, seorang dokter umum dan seorang ahli gizi. Kedua tenaga medis ini merupakan bagian dari program Nusantara […]

  • Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    Berau Terpanas di Indonesia, Suhu Sentuh 36,4 Derajat Celsius

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.418
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara paling panas di Indonesia hari ini berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Data ini berdasarkan perbandingan dari 20 stasiun meteorologi di seluruh Indonesia selama 24 jam, sejak pukul 07.00 WIB, Sabtu kemarin. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, suhu maksimum […]

expand_less