Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

Warga Long Ayap Mengungsi, Banjir Putus Akses dan Picu Penyakit

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 415
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEGAH – Sejak terjadinya banjir besar pada Selasa (27/5/2025) dini hari, masyarakat di Kampung Long Ayap bergegas mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Berdiam di pengungsian, semua yang mereka butuhkan juga terbatas.

Mereka seolah terisolasi dari dunia luar. Lokasi kampung yang cukup jauh hingga harus melewati jalan area perkebunan sawit selama berjam-jam, menjadi kendala bantuan yang diberikan itu bisa sampai. Terlebih ketika banjir menggenangi perkampungan, membuat akses jalan pun terputus.

Di ruangan seperti aula itu, puluhan warga duduk lesehan dan tidur seadanya. Semua harta benda milik mereka tak ada yang dapat diselamatkan. Bahkan, untuk pakaian saja mereka menggunakan baju yang sama berhari-hari.

“Ada dua lokasi yang dipergunakan sebagai tempat pengungsian yakni di balai lama dan di gedung serbaguna ini, dapur umum kami buat apa adanya yang penting warga bisa makan. Untuk kebutuhan mendesak yang dibutuhkan adalah bantuan pangan, dan pakaian,” terang Kepala Kampung Long Ayap, Jemi, ditemui Rabu (28/5/2025) siang.

Tak hanya dewasa, banyak anak-anak usia batita, balita dan usia sekolah yang ikut mengungsi. Mereka belum paham apa yang sebenarnya terjadi. Dengan wajah ceria, mereka masih bisa bermain dengan sebayanya.

Jemi pun bercerita, jika warganya sama sekali tak menyangka banjir ini akan menghabiskan tak hanya bangunan, tapi juga barang-barang milik mereka. Pasalnya, selama puluhan tahun tinggal di lokasi itu, banjir tak pernah setinggi kemarin, bahkan sampai menyentuh atap rumah.

“Datangnya air juga sangat cepat. Biasanya hanya di kolong rumah saja. Tapi kemarin ternyata menenggelamkan rumah kami. Jadi barang-barang yang kami kira aman ternyata ikut terbawa banjir,” tambahnya.

Tak hanya itu, warga pun mulai merasakan gangguan kesehatan, seperti gatal-gatal. Bagaimana tidak? Setelah banjir ini reda, mereka kembali ke rumah masing-masing untuk mengecek kondisi rumahnya dan membersihkannya secara bertahap. Lumpur yang tertinggal membuat badan kotor dan tentu saja menyebabkan penyakit.

Sempat mengunjungi kampung ini, Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan jika kondisi kesehatan masyarakat di sana menjadi perhatian utama, terlebih kesehatan. Dirinya pun meminta OPD terkait untuk segera memberikan apa yang menjadi kebutuhan mereka.

“Apa yang mereka butuhkan akan kita upayakan. Saya meminta dinas-dinas segera gerak cepat. Terlebih untuk kesehatan mereka, karena tadi juga saya mendapat laporan kalau warga sudah mulai merasakan gatal-gatal. Jangan sampai ada lagi penyakit-penyakit lainnya,” pungkasnya. (MrX)

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Diluncurkan Serentak, Kaltim Matangkan Persiapan

    80 Ribu Koperasi Desa/Kelurahan Diluncurkan Serentak, Kaltim Matangkan Persiapan

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) siap menyukseskan peluncuran nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/ KKMP) yang akan dilaunching langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 21 Juli 2025 secara serentak di seluruh Indonesia. Finalisasi persiapan dilakukan dalam rapat koordinasi di Ruang Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (18/7/2025) dipimpin langsung oleh Kepala Dinas […]

  • Audit Dana Kampanye Pilkada Berau 2024: MPAW Sisa Rp67 Juta, Sragam Sisa Rp23 Juta

    Audit Dana Kampanye Pilkada Berau 2024: MPAW Sisa Rp67 Juta, Sragam Sisa Rp23 Juta

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 335
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Proses audit dana kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Berau 2024 telah selesai. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau mengumumkan hasil audit dana kampanye masing-masing pasangan calon (Paslon) pada 12 Desember 2024 melalui laman resminya. Audit yang dilakukan oleh dua Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk KPU, dimulai pada 25 November hingga 9 Desember […]

  • Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    Lima Motif Tenun Berau Resmi Kantongi Merk

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

      TANJUNG REDEB – Tenun Berau terus menunjukkan daya tariknya di pasar nasional hingga mancanegara. Untuk melindungi kekayaan budaya sekaligus memperkuat posisi UMKM kreatif di tingkat global, kini lima motif kain tenun khas Berau resmi terdaftar dalam Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Pencapaian ini menjadi bukti kuatnya komitmen Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, […]

  • Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    BERAU – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, H. Sumadi, menyampaikan keprihatinannya atas minimnya dukungan dari sejumlah kalangan terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 di daerah tersebut. Ia menyoroti khususnya lemahnya kontribusi dalam aspek pendanaan yang dinilainya cukup memprihatinkan. Dalam keterangannya kepada media, Sumadi mengungkapkan bahwa masih banyak proposal permohonan bantuan yang tidak mendapatkan […]

  • Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

    Baturunan Parau: Warisan Maritim Kesultanan Gunung Tabur yang Terus Dijaga Pemerintah Daerah

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    GUNUNG TABUR – Di tengah arus modernisasi yang berjalan cepat, Kabupaten Berau tetap memberi ruang luas bagi tradisi turun-temurun yang menjadi identitas masyarakatnya. Salah satu yang kembali dihidupkan adalah Baturunan Parau, ritual adat Kesultanan Gunung Tabur yang sejak dulu merekam jejak hubungan antara pemimpin dan rakyatnya melalui simbol sebuah perahu panjang berhias kepala naga. Baturunan […]

  • Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    Skema Kredit Lunak Harus Masif, UMKM Butuh Informasi Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Sekretaris Kabupaten Berau, Muhammad Said, mengimbau perbankan untuk memberikan kemudahan akses permodalan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau. Dikatakan Said, ketersediaan modal usaha menjadi salah satu kunci utama dalam pengembangan UMKM selain pelatihan dan promosi. “Saat ini, kondisi ekonomi masih belum stabil dengan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). […]

expand_less