Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

Fenomena Aphelion 2025: Benarkah Cuaca Akan Lebih Dingin di Indonesia?

  • account_circle Redaksi Beraunews
  • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
  • visibility 617
  • print Cetak

Jakarta – Setiap tahun, Bumi mengalami momen ketika jaraknya dari Matahari berada pada titik paling jauh. Fenomena astronomi ini dikenal dengan sebutan “Aphelion.”

Pada tahun 2025, Aphelion diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan kembali menjadi sorotan banyak orang. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan perubahan cuaca yang terasa lebih dingin atau dampak lain bagi kehidupan di Bumi, termasuk di Indonesia.

Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Aphelion? Dan kapan waktunya di tahun 2025? Berikut penjelasannya yang telah dihimpun dari berbagai sumber.

Apa itu fenomena Aphelion?

Aphelion merupakan salah satu fenomena astronomi yang terjadi setiap tahun, di mana posisi Bumi berada pada jarak terjauh-nya dari Matahari dalam lintasan orbitnya yang berbentuk elips. Peristiwa ini adalah bagian dari pergerakan alami Bumi sebagai salah satu planet di tata surya.

Istilah “Aphelion” sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni kata “apo” yang berarti “jauh” dan “helios” yang berarti “Matahari.” Jadi secara sederhana, Aphelion menggambarkan titik ketika Bumi mencapai jarak paling jauh dari Matahari dalam perjalanannya mengelilingi pusat tata surya.

Karena orbit Bumi berbentuk elips dan bukan lingkaran sempurna, jarak antara Bumi dan Matahari tidak selalu sama sepanjang tahun. Pada waktu tertentu, Bumi berada lebih dekat ke Matahari, yang disebut “Perihelion”, dan pada waktu lain, Bumi berada lebih jauh, yang dikenal sebagai Aphelion.

Peristiwa Perihelion biasanya terjadi pada bulan Januari, di mana jarak Bumi ke Matahari sekitar 147 juta kilometer. Sementara itu, Aphelion umumnya terjadi sekitar bulan Juli, dengan jarak mencapai sekitar 152 juta kilometer dari Matahari.‎

Berdasarkan informasi dari situs astronomi In The Sky dan berbagai sumber, fenomena Aphelion diperkirakan terjadi mulai tanggal 4 Juli 2025 sekitar pukul 02.54 WIB, dan kemungkinan efeknya bisa terasa hingga bulan Agustus.

Pada saat itu, jarak antara pusat Bumi dan pusat Matahari diperkirakan mencapai sekitar 152.087.738 kilometer. Sebagai perbandingan, jarak rata-rata antara Bumi dan Matahari biasanya sekitar 149,6 juta kilometer.

Seperti yang diketahui, lintasan orbit Bumi mengelilingi Matahari berbentuk elips, bukan lingkaran sempurna. Hal ini membuat jarak antara keduanya berubah-ubah sepanjang tahun, dengan selisih sekitar 3 persen.

Meskipun angka tersebut terdengar cukup besar, perbedaan jarak ini tergolong kecil dalam konteks astronomis dan tidak sampai menimbulkan perubahan ekstrem pada kondisi cuaca atau iklim di Bumi.

 

(Alit)

  • Penulis: Redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Berau Luncurkan Warung Berkah, Sediakan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

    Polres Berau Luncurkan Warung Berkah, Sediakan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB— Polres Berau resmi meluncurkan program sosial Warung Berkah pada Jumat (15/8/2025) di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb. Program ini menyediakan makanan gratis bagi masyarakat kurang mampu seperti pengemudi ojek online, petugas kebersihan, dan warga yang melintas. Kapolres Berau AKBP Khairul Basyar mengatakan bahwa Warung Berkah merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan […]

  • Polres Berau Bongkar Dugaan Modus Barcode Ganda untuk BBM Subsidi

    Polres Berau Bongkar Dugaan Modus Barcode Ganda untuk BBM Subsidi

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BERAU – Polres Berau bersama tim gabungan lintas instansi menggelar pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin pagi. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polres Berau, Sub Denpom TNI AD Kabupaten Berau, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta pihak Pertamina. Pengawasan dilakukan di sejumlah SPBU yang […]

  • Mulai Hari Ini Nurung Resmi Menjabat Anggota DPRD Berau Gantikan Madri Pani

    Mulai Hari Ini Nurung Resmi Menjabat Anggota DPRD Berau Gantikan Madri Pani

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.127
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Madri Pani resmi diberhentikan secara hormat dari keanggotaan DPRD Berau periode 2024-2029. Pengunduran dirinya tersebut terhitung sejak 24 Agustus 2024, sejak ditetapkan sebagai calon Bupati Berau dalam Pilkada 2024. Pemberhentian tersebut diperkuat dengan adanya surat keputusan dari Gubernur Kaltim dengan nomor 100.1.4.2/42/B.POD.II/2024 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Berau. Menyusul keputusan tersebut, DPRD Berau […]

  • Pemerintah Kampung Biatan Ilir Tetapkan Peraturan Baru Tentang Administrasi Tanah

    Pemerintah Kampung Biatan Ilir Tetapkan Peraturan Baru Tentang Administrasi Tanah

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    BIATAN- Kampung Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, baru saja menetapkan Peraturan Kampung Nomor 7 Tahun 2024 tentang Pencatatan, Pelaporan, dan Administrasi Penguasaan Lahan/Tanah Negara. Peraturan ini merupakan hasil dari kegiatan sosialisasi yang digelar Dinas Pertanahan Kabupaten Berau terkait Perda Kabupaten Berau Nomor 5 Tahun 2019, yang bertujuan untuk menata dan menertibkan administrasi tanah di tingkat kampung. […]

  • Kasatlantas Berau Imbau Anak Muda Hindari Balap Liar, Ajak Salurkan Hobi di Sirkuit Resmi 

    Kasatlantas Berau Imbau Anak Muda Hindari Balap Liar, Ajak Salurkan Hobi di Sirkuit Resmi 

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 622
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau mengingatkan para remaja agar tidak melakukan aksi balap liar di jalan umum. Kasatlantas Polres Berau, AKP Wulyadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak bermanfaat, berisiko tinggi, dan mengganggu masyarakat. “Jangan melampiaskan hobi dengan cara balap liar. Itu tidak ada gunanya, malah membahayakan diri sendiri dan orang lain,” […]

  • Kasus Pria Meninggal di Tabalar, Polisi Lakukan Olah TKP

    Kasus Pria Meninggal di Tabalar, Polisi Lakukan Olah TKP

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.955
    • 0Komentar

    Mengabarkan kasus bunuh diri perlu mengikuti kode etik jurnalistik agar tidak menimbulkan dampak negatif, termasuk risiko copycat suicide. Biasanya, media arus utama seperti Tempo.co, Kompas, atau TABALAR – Warga Kampung Tabalar Ulu, Kecamatan Tabalar, digemparkan dengan peristiwa meninggalnya seorang pria pada Jumat, 26 September 2025. Kapolsek Tabalar, Ipda Suradi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan laporan […]

expand_less