Bupati Berau Dorong Pemilahan Sampah Rumah Tangga, Sebut Peluang Ekonomi dari Limbah Plastik
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
- visibility 166
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menggencarkan program pengelolaan sampah terpadu dengan menekankan pentingnya pemilahan sampah dari rumah tangga.
Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup beberapa waktu lalu.
Menurutnya, langkah awal yang saat ini tengah disosialisasikan kepada masyarakat adalah pemisahan sampah rumah tangga serta pengelolaan bank sampah secara terstruktur. Tujuan utamanya adalah mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Sampah rumah tangga yang berada di rumah masing-masing bisa dipilah. Mana yang masuk ke bank sampah, dan mana yang dibuang ke TPS atau TPA. Lebih bagus lagi kalau sudah ada pengelolaan biopori. Sampah organik bisa masuk biopori, sedangkan sampah plastik, kaleng, atau logam bisa dikumpulkan di bank sampah,” ujar Sri Juniarsih.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti peluang ekonomi baru dari pemanfaatan limbah plastik. Sampah plastik yang telah dipilah dapat diolah menjadi biji plastik, yang memiliki nilai jual dan potensi industri daur ulang. Dengan sistem yang baik, masyarakat tidak hanya berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi.
“Masyarakat bisa menabung atau mendapatkan penghasilan tambahan dari hasil penjualan sampah yang didaur ulang. Ini bisa menjadi peluang usaha baru, sekaligus mendorong kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan,” tambahnya.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, serta memperkuat ekonomi sirkular di tingkat lokal. (adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar