Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 932
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah seperti Sambarata, Kampung Gunung Sari, Biatan, dan beberapa kawasan lainnya.

Di beberapa tempat, proses belajar mengajar masih berlangsung di rumah warga setempat, karena sekolah-sekolah tersebut belum memiliki gedung tetap.

“Sebisa mungkin, kami ingin sekolah filial ini memiliki gedung sendiri, tidak lagi bergantung pada rumah warga. Kami terus berupaya agar pembangunan gedung permanen bisa terlaksana, meskipun terkendala oleh masalah lahan,” ujar Mardiatul, Rabu (17/9/2025).

Dia menambahkan, meskipun ada beberapa usaha untuk membangun sekolah filial, masalah lahan kerap menjadi penghalang. Salah satunya terjadi di Kampung Semindal, di mana pembangunan sempat terhenti akibat masalah lahan. Di Kampung Birang, lahan yang akan digunakan untuk sekolah berstatus Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK), yang menyebabkan proses perizinan berjalan lebih lama.

“Meskipun sudah ada surat pinjam pakai lahan, namun untuk mendirikan sekolah tidak bisa hanya mengandalkan status pinjam pakai. Hal ini mengingat regulasi yang ketat, yang bisa memicu masalah di kemudian hari,” jelasnya lebih lanjut.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkab Berau berupaya menggandeng perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah sekolah filial untuk berpartisipasi dalam penyediaan lahan atau mendukung pembangunan gedung sekolah. Salah satu contoh positif adalah sekolah filial di Sambarata, yang sudah mendapatkan perhatian dari perusahaan lokal untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

Mardiatul menjelaskan, jika permasalahan lahan dapat segera diselesaikan, pembangunan gedung sekolah permanen bisa segera dilakukan dengan memanfaatkan anggaran dari APBD Kabupaten Berau.

“Jika status lahan sudah jelas dan dapat digunakan, kami targetkan dalam waktu tiga bulan ke depan, pembangunan bisa dimulai. Insya Allah, sekolah permanen di daerah-daerah terpencil ini akan berdiri pada tahun depan,” ujarnya dengan optimis.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan komentar positif terkait langkah yang diambil oleh Pemkab dalam meningkatkan akses pendidikan. Dalam sebuah kesempatan, beliau mengungkapkan bahwa pemerataan pendidikan adalah salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa memandang jarak dan lokasi. Kami sangat mendukung penuh upaya Dinas Pendidikan Berau untuk membangun sekolah-sekolah permanen di daerah terpencil. Ini adalah investasi masa depan kita, dan kami berharap kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan mempercepat tercapainya tujuan ini,” ujar Sri Juniarsih.

Keberadaan sekolah filial di daerah terpencil memang sangat krusial untuk memastikan anak-anak di wilayah tersebut tetap dapat mengakses pendidikan dengan baik. Sri Juniarsih berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Berau turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan pendidikan.

“Kami mengajak seluruh perusahaan yang ada di Berau untuk melihat lebih dekat kondisi pendidikan di wilayah mereka beroperasi. Dukungan dalam bentuk hibah lahan atau kontribusi lainnya akan sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di daerah ini,” tambahnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Pemkab Berau berharap dapat mewujudkan pemerataan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini terbatas aksesnya. (adv/akmal)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

    74 SPPG di Kaltim Terdampak, Berau Hentikan Sementara Program MBG demi Standar Sanitasi

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

    BERAU — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau dihentikan sementara sejak Senin, 6 April 2026. Penghentian ini dilakukan menyusul perbaikan sarana dan prasarana di sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kepala Dinas Pangan Berau yang juga tergabung dalam Satuan Tugas MBG, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Badan […]

  • Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    Anggota DPRD Termuda, Oktavia, Fokus Bangun Komunikasi dengan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Oktavia, salah satu anggota DPRD Berau periode 2024-2029 dari Partai Nasdem, merupakan anggota DPRD termuda di Kabupaten Berau. Perempuan berparas manis yang akrab disapa Okta ini lahir di Berau, pada 9 Oktober 1996 atau berusia 28 tahun saat dilantik menjadi wakil rakyat. Saat ditemui usai pelantikan anggota DPRD Berau, pada Rapat Paripurna […]

  • BLT Dikebut Demi Pemerataan, Tahap Tiga Tuntas dan Tahap Empat Menyusul Desember

    BLT Dikebut Demi Pemerataan, Tahap Tiga Tuntas dan Tahap Empat Menyusul Desember

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.903
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) non-tunai terus dipercepat agar tidak ada warga rentan yang tertinggal menerima haknya. Setelah sempat terhambat akibat belum turunnya pengesahan anggaran perubahan APBD, proses distribusi kini kembali digenjot. ‎Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi, mengungkapkan bahwa saat ini penyaluran BLT telah memasuki tahap ketiga, mencakup 10 kelurahan, sementara […]

  • Polres Berau Tegaskan Siap Tindak Tegas Dugaan Jetty Batu Bara Ilegal

    Polres Berau Tegaskan Siap Tindak Tegas Dugaan Jetty Batu Bara Ilegal

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.027
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dugaan adanya jetty tak berizin yang digunakan untuk penumpukan dan pengiriman batu bara ilegal di Kabupaten Berau semakin mencuat. Sejumlah lokasi di wilayah Berau, mulai dari Kampung Labanan Jaya hingga kawasan Letter S di Kecamatan Teluk Bayur, diduga menjadi tempat aktivitas ilegal tersebut. Dilansir dari media zona.my.id, Kapolres Berau, AKBP Khairul Basyar, […]

  • Harga Batu Bara Melemah, DPRD Berau Ingatkan Beralih ke Sawit

    Harga Batu Bara Melemah, DPRD Berau Ingatkan Beralih ke Sawit

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 302
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Penurunan harga batu bara di pasar global mulai memunculkan kekhawatiran baru bagi perekonomian Kabupaten Berau. Sejumlah perusahaan tambang disebut telah memberi sinyal kemungkinan melakukan pengurangan tenaga kerja jika tren negatif komoditas tersebut terus berlanjut. Isyarat itu muncul dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara perusahaan tambang dan DPRD Berau beberapa hari lalu. Dalam pertemuan […]

  • ASWAKADA Jadi Ruang Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    ASWAKADA Jadi Ruang Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    JAKARTA — Forum Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia atau ASWAKADA di Jakarta menjadi ruang pembahasan berbagai isu strategis yang bertujuan memperkuat sinergi antar daerah guna meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menilai forum tersebut memiliki peran penting dalam mempererat kolaborasi antar daerah di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks. “Daerah tidak […]

expand_less