Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

Sekolah Filial di Berau Masih Andalkan Rumah Warga, Pembangunan Terkendala Lahan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • visibility 962
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menegaskan komitmennya untuk memperbaiki kualitas pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih mengandalkan sekolah filial.

Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah masalah lahan, yang menghambat pembangunan gedung sekolah permanen.

Kepala Dinas Pendidikan Berau, Mardiatul Idalisah, mengungkapkan bahwa keberadaan sekolah filial masih cukup banyak di wilayah-wilayah seperti Sambarata, Kampung Gunung Sari, Biatan, dan beberapa kawasan lainnya.

Di beberapa tempat, proses belajar mengajar masih berlangsung di rumah warga setempat, karena sekolah-sekolah tersebut belum memiliki gedung tetap.

“Sebisa mungkin, kami ingin sekolah filial ini memiliki gedung sendiri, tidak lagi bergantung pada rumah warga. Kami terus berupaya agar pembangunan gedung permanen bisa terlaksana, meskipun terkendala oleh masalah lahan,” ujar Mardiatul, Rabu (17/9/2025).

Dia menambahkan, meskipun ada beberapa usaha untuk membangun sekolah filial, masalah lahan kerap menjadi penghalang. Salah satunya terjadi di Kampung Semindal, di mana pembangunan sempat terhenti akibat masalah lahan. Di Kampung Birang, lahan yang akan digunakan untuk sekolah berstatus Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK), yang menyebabkan proses perizinan berjalan lebih lama.

“Meskipun sudah ada surat pinjam pakai lahan, namun untuk mendirikan sekolah tidak bisa hanya mengandalkan status pinjam pakai. Hal ini mengingat regulasi yang ketat, yang bisa memicu masalah di kemudian hari,” jelasnya lebih lanjut.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemkab Berau berupaya menggandeng perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah sekolah filial untuk berpartisipasi dalam penyediaan lahan atau mendukung pembangunan gedung sekolah. Salah satu contoh positif adalah sekolah filial di Sambarata, yang sudah mendapatkan perhatian dari perusahaan lokal untuk pembangunan fasilitas pendidikan.

Mardiatul menjelaskan, jika permasalahan lahan dapat segera diselesaikan, pembangunan gedung sekolah permanen bisa segera dilakukan dengan memanfaatkan anggaran dari APBD Kabupaten Berau.

“Jika status lahan sudah jelas dan dapat digunakan, kami targetkan dalam waktu tiga bulan ke depan, pembangunan bisa dimulai. Insya Allah, sekolah permanen di daerah-daerah terpencil ini akan berdiri pada tahun depan,” ujarnya dengan optimis.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, turut memberikan komentar positif terkait langkah yang diambil oleh Pemkab dalam meningkatkan akses pendidikan. Dalam sebuah kesempatan, beliau mengungkapkan bahwa pemerataan pendidikan adalah salah satu prioritas pemerintah daerah.

“Pendidikan adalah hak setiap anak, tanpa memandang jarak dan lokasi. Kami sangat mendukung penuh upaya Dinas Pendidikan Berau untuk membangun sekolah-sekolah permanen di daerah terpencil. Ini adalah investasi masa depan kita, dan kami berharap kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha akan mempercepat tercapainya tujuan ini,” ujar Sri Juniarsih.

Keberadaan sekolah filial di daerah terpencil memang sangat krusial untuk memastikan anak-anak di wilayah tersebut tetap dapat mengakses pendidikan dengan baik. Sri Juniarsih berharap perusahaan-perusahaan yang ada di Berau turut berperan aktif dalam mendukung upaya pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan pendidikan.

“Kami mengajak seluruh perusahaan yang ada di Berau untuk melihat lebih dekat kondisi pendidikan di wilayah mereka beroperasi. Dukungan dalam bentuk hibah lahan atau kontribusi lainnya akan sangat berarti bagi kemajuan pendidikan di daerah ini,” tambahnya.

Dengan upaya yang terus dilakukan, Pemkab Berau berharap dapat mewujudkan pemerataan pendidikan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini terbatas aksesnya. (adv/akmal)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    Ayah di Berau Rudapaksa Anak Kandung sejak SD, Mengaku karena “Cinta”

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 661
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Salah satu kasus di Kabupaten Berau yang saat ini ramai menjadi perbincangan adalah persetubuhan seorang ayah kandung kepada anaknya sendiri, yang terjadi di Trans Sambaliung. Mirisnya, hal itu dilakukan karena si ayah mengaku mencintai anaknya itu. Bukan cinta wajar bapak kepada anak, namun “cinta terlarang” yang sudah mengarah ke obsesi. Sehingga membuat […]

  • Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    Pasang Tertinggi Diprediksi 7 Desember, BMKG Ingatkan Warga Pesisir Berau Waspada Banjir Rob

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.180
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan merilis prakiraan pasang surut (pasut) untuk wilayah Muara Sungai Berau periode 1–10 Desember 2025. Berdasarkan data hidro-oseanografi, puncak pasang tertinggi diperkirakan terjadi pada 7 Desember 2025 pukul 21.00 Wita dengan ketinggian mencapai 2,9 meter. Sementara […]

  • Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    Sempat Pincang, Puskesmas Tepian Buah Akhirnya Punya Dokter Lagi

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.430
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Setelah lebih dari tiga bulan mengalami kekosongan tenaga medis, Puskesmas Kampung Tepian Buah di Kecamatan Segah, Kabupaten Berau, akhirnya akan kembali memiliki layanan dasar kesehatan. Mulai awal Agustus 2025, dua tenaga kesehatan resmi ditempatkan di fasilitas tersebut, seorang dokter umum dan seorang ahli gizi. Kedua tenaga medis ini merupakan bagian dari program Nusantara […]

  • Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    Biaya Transportasi Masih Tinggi, Sujarwo Dukung Prioritas Pembenahan Destinasi Sebelum Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Berau, Sujarwo Arif Widodo, menyoroti mahalnya biaya transportasi sebagai kendala utama dalam menarik wisatawan datang ke Bumi Batiwakkal. Ia menilai sikap Disbudpar yang fokus pada pembenahan destinasi sebelum melakukan promosi besar-besaran adalah langkah yang sangat tepat dan realistis. Menurut Sujarwo, pengembangan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan kuantitas kunjungan […]

  • Dinkes Kaltim Dorong Deteksi Dini dan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Zoonosis

    Dinkes Kaltim Dorong Deteksi Dini dan Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Zoonosis

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur mendorong penguatan deteksi dini dan pencegahan penyakit zoonosis yang berpotensi berkembang menjadi penyakit emerging. Upaya tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran penyakit secara berkepanjangan di masyarakat. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Fitnawati, mengatakan zoonosis menjadi bagian dari penyakit emerging yang perlu mendapat perhatian […]

  • KKP Turun Lapangan, Usulan Koperasi Nelayan Merah Putih Berau Masih Menunggu Putusan

    KKP Turun Lapangan, Usulan Koperasi Nelayan Merah Putih Berau Masih Menunggu Putusan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 764
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Perikanan Kabupaten Berau masih menunggu hasil survei dan penilaian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait usulan pembentukan Koperasi Nelayan Merah Putih di sejumlah kampung pesisir.   Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan survei lapangan telah dilakukan oleh tim yang ditunjuk KKP dengan melibatkan unsur perguruan tinggi. Tim tersebut berasal […]

expand_less