Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » ‎Pencarian KM Mina Maritim 148 Dihentikan, Tiga Korban Ditemukan, Tiga Masih Hilang

‎Pencarian KM Mina Maritim 148 Dihentikan, Tiga Korban Ditemukan, Tiga Masih Hilang

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
  • visibility 2.671
  • print Cetak

TALISAYAN – Setelah sepekan melakukan pencarian terhadap enam awak kapal KM Mina Maritim 148 yang dilaporkan tenggelam di perairan Talisayan pada Minggu, 26 Oktober lalu, tim gabungan akhirnya menghentikan operasi pencarian. Keputusan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat.

‎”Operasi pencarian akan titutup pada pukul 15.00 Wita atau jam 3 sore dan hari ini adalah operasi pencarian terakhur,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (1/11).

‎Tujuh hari proses pencarian dilakukan dan hanya 3 korban yang ditemukan dengan status meninggal dunia. Korban pertama ditemukan di dua hari operasi pencarian, dan korban lainnya ditemukan di hari keempat pencarian.

‎“Total ada tiga yang ditemukan dan satu bagian tubuh yakni isi perut, yang belum diketahui milik korban siapa,” tambahnya.

‎Tiga dari enam awak KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di perairan Talisayan akhirnya ditemukan. Korban pertama, Kaharuddin, juragan kapal, ditemukan nelayan sekitar pukul 09.25 Wita** dalam kondisi mengambang di permukaan laut.

‎Beberapa jam kemudian, sekitar 15.27 Wita, giliran Rizal, anak buah kapal, yang ditemukan. Ia timbul ke permukaan setelah tersangkut di jaring kapal yang tenggelam. Menjelang malam, korban ketiga, Basri, juga ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 19.45 Wita, dalam kondisi serupa.

‎Sementara itu, tiga awak lainnya—Irwan (bagian mesin), Saharuddin, dan Sumailah, koki kapal hingga kini belum ditemukan.

‎“Ketiganya masih berstatus hilang di laut karena belum ditemukan sampai saat ini,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat.

‎Diketahui, KM Mina Maritim 148 merupakan kapal penangkap ikan yang membawa 14 orang. Saat insiden terjadi pada Minggu, 26 Oktober pukul 04.00 Wita, delapan orang berhasil diselamatkan, sementara enam lainnya dilaporkan hilang.

‎Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud, dan TNI AL langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, mengikuti arah arus laut. Dari hasil pencarian, titik koordinat kapal berada di posisi 1°46.472′ LU dan 118°27.514′ BT dengan perkiraan kedalaman mencapai 48 meter.

‎Dugaan sementara, kapal tenggelam akibat angin kencang dan gelombang tinggi yang melanda perairan Talisayan pada saat kejadian.

(Akm)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dewan Pers Minta Pengalihan Penahanan Direktur Pemberitaan JakTV

    Dewan Pers Minta Pengalihan Penahanan Direktur Pemberitaan JakTV

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.608
    • 0Komentar

    Jakarta — Dewan Pers memberi perhatian besar terhadap penetapan tersangka Direktur Pemberitaan JakTV, Tian Bahtiar, dalam kasus yang disebut Kejaksaan Agung sebagai permufakatan jahat untuk merintangi pemeriksaan perkara korupsi crude palm oil (CPO), timah, dan impor gula. Dewan Pers telah mengunjungi Kejaksaan Agung dan bertemu Jaksa Agung pada Selasa 22 April 2025. Kemarin, 24 April […]

  • Bukan Rekrutmen Baru, ASN Berau Diramu Jadi Tim Tanggap Siber

    Bukan Rekrutmen Baru, ASN Berau Diramu Jadi Tim Tanggap Siber

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.038
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai menindaklanjuti arahan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS). Tim ini ditargetkan terbentuk paling lambat pada 30 September 2025. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan TTIS akan beranggotakan unsur lintas sektor. Selain […]

  • Thamrin Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dari Dapil Wisata Berau

    Thamrin Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat dari Dapil Wisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasca dilantik sebagai anggota DPRD Berau periode 2024-2029 lalu, Thamrin yang politisi dari PKS ini menyebut jika dirinya telah mempersiapkan tim yang akan menampung semua aspirasi masyarakat, khususnya yang masuk dalam dapilnya yakni Biatan, Talisayan, Batu Putih, Biduk-biduk, Pulau Derawan dan Maratua. “Potensi di daerah itu sangat banyak dan masih bisa dimaksimalkan. […]

  • Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    Karamnya Kapal Batu Bara di Muara Mantaritip, Nelayan Pilanjau Resah akan Dampak Limbah

    • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Kapal tongkang bermuatan 7.000 ton batu bara yang karam di Muara Mantaritip beberapa waktu lalu, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Pilanjau, khususnya para nelayan yang bergantung pada usaha tambak dan trol. Kapal berkapasitas 300 feet itu diduga milik PT Berau Coal, yang baru saja mengangkut batu bara dari Site Suaran. Dilansir dari […]

  • Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

    Pesan Maulidiyah: Media Sosial Harus Jadi Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Keluarga

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Asisten III Setda Berau, Maulidiyah, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Literasi Media Terhadap Penguatan Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim. Kegiatan ini berlangsung di Hallroom Grand Parama, Tanjung Redeb, pada Rabu (13/11/2024). Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber […]

  • Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Penanganan perkara dugaan korupsi proyek pembuatan aplikasi sistem informasi pariwisata di Dinas Pariwisata Kalimantan Utara tahun anggaran 2021 memasuki tahap baru. Kasus dengan nilai anggaran Rp 2,95 miliar itu kini berlanjut ke proses penuntutan. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Pelimpahan ini merupakan tahap […]

expand_less