Banjir Berulang di Kota, Dedy Okto Tekankan Penanganan Menyeluruh: Warga Tak Boleh Cemas Setiap Hujan Turun
- account_circle admin
- calendar_month Jumat, 5 Des 2025
- visibility 98
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB- Hujan deras yang beberapa kali mengguyur Kabupaten Berau kembali memicu banjir di sejumlah titik perkotaan. Warga yang tinggal di kawasan langganan genangan pun mengeluhkan kondisi tersebut, hingga akhirnya mendapat perhatian dari DPRD.
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menilai bahwa persoalan banjir ini mestinya sudah ditangani lebih serius oleh pemerintah daerah. Menurut Dedy, masih banyak jaringan drainase yang tak sanggup menyalurkan air ketika debit meningkat.
“Saluran-saluran itu belum terhubung secara efektif, jadi aliran air tersendat sebelum mencapai sungai,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya upaya konservasi tanah dan air di Daerah Aliran Sungai (DAS) agar kawasan tersebut kembali berfungsi sebagai penyangga limpasan.
“Butuh jalur air permanen yang langsung mengarah ke sungai,” tambahnya.
Politikus NasDem itu menilai, keberadaan saluran permanen di area DAS dapat memperlancar aliran menuju Sungai Segah sehingga air tidak lagi menumpuk di permukiman.
Selain itu, ia mengingatkan perlunya pengerukan sedimen dan pembersihan endapan lumpur di drainase kota, baik yang terbuka maupun tertutup.
“Ada titik-titik yang paling sering tergenang, salah satunya di sekitar Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bedungun,” jelasnya.
Dedy menyebut telah menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau terkait penanganan banjir. Ia berharap dinas turun langsung untuk meninjau lokasi genangan sebelum menyusun langkah lanjutan.
“Saya ingin masalah banjir ini ditangani secara tuntas, supaya warga tidak lagi cemas setiap kali hujan lebat turun,” tutupnya. (adv)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar