Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Pria yang Tenggelam Saat Memancing di Sungai Kayan Ditemukan Meninggal

Pria yang Tenggelam Saat Memancing di Sungai Kayan Ditemukan Meninggal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
  • visibility 626
  • print Cetak

TANJUNG SELOR — Seorang pria yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat memancing di perairan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ditemukan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama lebih dari dua hari.

Korban bernama Yosua Yulius, 40 tahun, ditemukan mengambang di Sungai Kayan di sekitar log pon penyeberangan Dermaga Lirung Butung, Desa Long Bia, Kecamatan Peso, pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 14.30 Wita.

Kepala Kepolisian Resor Kota Bulungan melalui Kasubsi PIDM Humas Aipda Hadi Purnomo membenarkan penemuan korban tersebut.

“Korban atas nama Yosua yang sebelumnya dilaporkan tenggelam telah ditemukan pada Kamis sekitar pukul 14.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia,” kata Hadi.

Menurut dia, penemuan jasad korban bermula dari laporan warga Desa Long Bia yang melihat sesosok mayat mengambang di pinggir Sungai Kayan, tidak jauh dari lokasi penyeberangan log pon di kawasan Lirung Butung.

Seorang saksi bernama Roni, 39 tahun, mengatakan saat itu ia hendak menyeberangkan mobil menggunakan log pon dari Desa Long Bia. Ketika tiba di kawasan Lirung Butung, ia melihat sesuatu mencurigakan di tepi sungai.

Setelah didekati, ia menyadari bahwa benda tersebut adalah sesosok mayat yang mengambang di pinggir sungai. Roni kemudian berteriak meminta bantuan kepada warga dan tim pencari di sekitar lokasi.

Mendapat laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor Long Peso bersama warga menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Sekitar pukul 14.30 Wita, jenazah korban berhasil diangkat dari sungai.

Jenazah kemudian dibawa ke dermaga Long Bia menggunakan kantong jenazah. Setelah tiba di darat, korban dimandikan sebelum dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan oleh pihak keluarga.

Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian yang sama seperti saat dilaporkan hilang, yakni baju berwarna hitam dan celana pendek.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian. Berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga, peristiwa tersebut diterima sebagai musibah.

Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan visum luar maupun autopsi terhadap jenazah serta tidak akan menuntut pihak mana pun terkait kejadian tersebut.

Dengan ditemukannya korban, proses pencarian yang dilakukan aparat kepolisian bersama warga dinyatakan selesai. Polisi mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama ketika memancing atau melakukan kegiatan di perairan dengan arus yang kuat.(*/tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Cup Judo 2026 Dibuka di Gor Segiri, Kapolri Soroti Pembinaan Atlet dan UMKM

    Kapolri Cup Judo 2026 Dibuka di Gor Segiri, Kapolri Soroti Pembinaan Atlet dan UMKM

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Gor Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi panggung pembuka Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 pada Senin, 18 Mei 2026. Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, hadir langsung dan meresmikan dimulainya turnamen yang digelar sebagai ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet judo baru. “Hari ini saya melaksanakan kegiatan pembukaan kejuaraan Kapolri Cup. Kegiatan ini […]

  • Dari Tangis Perpisahan hingga Bakti Anak, Pelepasan Haji Samarinda Penuh Kisah Menyentuh

    Dari Tangis Perpisahan hingga Bakti Anak, Pelepasan Haji Samarinda Penuh Kisah Menyentuh

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Suasana haru menyelimuti pelepasan jemaah haji asal Samarinda. Isak tangis keluarga pecah saat para jemaah bersiap berangkat menuju Tanah Suci, menandai awal perjalanan ibadah yang telah lama dinantikan. Sebanyak 360 jemaah bersama 4 petugas haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 resmi dilepas dari halaman GOR Segiri. Mereka diberangkatkan menuju Balikpapan sebelum […]

  • Kampung-kampung Maju, Berau Semakin Cantik: Komitmen Sri Juniarsih di Pilkada 2024

    Kampung-kampung Maju, Berau Semakin Cantik: Komitmen Sri Juniarsih di Pilkada 2024

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Berau Nomor Urut 2, Sri Juniarsih Mas – Gamalis (SraGam), kembali melanjutkan kampanye mereka dengan menyapa warga di sejumlah titik di Kecamatan Gunung Tabur pada Minggu (6/20/24). Kampanye tersebut mencakup beberapa desa, antara lain Kampung Sambakungan, Melati Jaya, Merancang Ulu, Merancang Ilir, dan Maluang. Di […]

  • Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM

    Minta Penguatan Produksi Lokal, dari Pertanian hingga Perikanan & UMKM

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 494
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, menilai langkah Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 telah berada pada rel yang tepat. Namun ia mengingatkan, menjaga harga tidak cukup hanya mengandalkan operasi pasar. Stabilitas jangka panjang, kata dia, hanya dapat dicapai bila suplai pangan daerah diperkuat […]

  • Anggaran Pegawai Tembus Rp1,3 Triliun

    Anggaran Pegawai Tembus Rp1,3 Triliun

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Bupati Berau Sri Juniarsih memastikan tidak ada rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) massal bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan pemerintah daerah. Ia menyatakan hingga kini belum ada informasi maupun kebijakan yang mengarah pada langkah tersebut. “Sampai saat ini kami belum mendengar informasi terkait PHK massal PPPK. Semua kebijakan tetap […]

  • Tak Cukup Dibangun, Infrastruktur Berau Butuh Perawatan Sistematis

    Tak Cukup Dibangun, Infrastruktur Berau Butuh Perawatan Sistematis

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    BERAU — Pembangunan infrastruktur yang masif di Kabupaten Berau dinilai harus diimbangi dengan sistem pemeliharaan yang terukur. Hal ini diperlukan agar fasilitas publik dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Berau, Andi Marewangeng, mengatakan bahwa pembangunan tidak berhenti pada tahap penyelesaian fisik. Infrastruktur yang telah dibangun, menurut dia, […]

expand_less