Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

Imbas Krisis Global, Harga Plastik Naik dan Tekan Biaya Usaha Warung Kecil di Berau

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 459
  • print Cetak

Tanjung Redeb — Kenaikan harga plastik mulai dirasakan pelaku usaha kecil di Kabupaten Berau. Sejumlah pedagang mengaku lonjakan harga kantong plastik memengaruhi biaya operasional usaha mereka.

Ida, 48 tahun, pemilik toko kelontong di Berau, mengatakan harga plastik kresek meningkat cukup tajam dalam beberapa waktu terakhir.

“Dulu satu ikat kresek Rp40 ribu, sekarang sudah Rp60 ribu,” kata Ida, Senin, 6 April 2026.

Menurut dia, kenaikan tidak hanya terjadi pada plastik. Harga karet gelang yang biasa digunakan untuk mengemas barang juga ikut meningkat.

“Kalau dulu karet satu bungkus Rp14.500, sekarang sudah Rp17.500,” ujarnya.

Kenaikan harga tersebut membuat Ida harus menghemat penggunaan kantong plastik agar tidak menaikkan harga barang yang dijual di tokonya.

Ia mengaku hanya memberikan plastik kepada pembeli yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau barangnya bisa ditenteng, biasanya tidak saya kasih kresek. Supaya harga barang tidak ikut naik,” kata Ida.

Ia berharap harga plastik bisa kembali stabil sehingga tidak semakin membebani pedagang kecil.

“Semoga saja harga kresek bisa kembali seperti dulu,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya menyebut kenaikan harga plastik dipengaruhi gangguan pasokan bahan baku utama, yakni nafta, yang sebagian besar masih diimpor dari Timur Tengah.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan kondisi geopolitik di kawasan tersebut berdampak pada distribusi bahan baku ke Indonesia.

“Nafta kita impor dari Timur Tengah, sehingga kita terdampak dari pasokan bahan baku itu. Saat ini kami sedang mencari alternatif dari negara lain,” kata Budi.

Nafta merupakan turunan minyak bumi yang digunakan dalam produksi plastik, resin, dan karet. Gangguan pasokan bahan baku ini mendorong kenaikan biaya produksi di sektor industri, yang kemudian berdampak hingga ke tingkat pedagang kecil.(tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    ‎Keamanan Dokumen Pemerintahan Jadi Prioritas, Berau Perkuat Sistem Digital dan Fasilitas Arsip Fisik

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.778
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penguatan sistem elektronik dan fasilitas penyimpanan fisik kini menjadi dua pilar utama untuk memastikan keamanan informasi dan mencegah kehilangan arsip penting. ‎Plt Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Berau, Maulidiyah, menyampaikan bahwa transformasi digital bukan hanya untuk efisiensi, tetapi juga untuk menjaga agar dokumen pemerintahan tidak mudah hilang, rusak, atau disalahgunakan. ‎“Kita ingin […]

  • Massa STIPER Geruduk DPRD! Tolak Merger dan Bongkar Dugaan Anggaran

    Massa STIPER Geruduk DPRD! Tolak Merger dan Bongkar Dugaan Anggaran

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 704
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Puluhan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) mendatangi Pemkab Berau dan DPRD Berau pada Senin (19/5/2025). Kedatangan mereka guna meminta kepala daerah dan para wakil rakyat, untuk menindaklanjuti rencana penggabungan kampus mereka dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB). Setelah aksi massa yang dimulai di halaman Pemkab Berau tak kunjung mendapat respon, rombongan bergerak […]

  • BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    BNPB Gelar Modifikasi Cuaca, Otoritas Bandara Antisipasi Dampak Asap Karhutla

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Otoritas Bandar Udara Wilayah VII mewaspadai potensi penurunan jarak pandang akibat asap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah bandar udara di Kalimantan Tengah. Ancaman terutama muncul pada pagi hari ketika visibility berpotensi turun hingga berada di bawah batas minimum operasional penerbangan atau below minima. Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Ferdinan […]

  • Tekanan Publik Menguat, Mayoritas Fraksi DPRD Kaltim Dorong Hak Angket Bergulir

    Tekanan Publik Menguat, Mayoritas Fraksi DPRD Kaltim Dorong Hak Angket Bergulir

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Samarinda – Gelombang tekanan publik akhirnya berujung pada keputusan politik penting di DPRD Kalimantan Timur. Hak angket resmi digulirkan setelah 6 dari 7 fraksi menyatakan persetujuan, menyusul aksi demonstrasi jilid dua yang berlangsung panas di depan kantor dewan, Senin (5/5/2026). Sejak siang hingga malam, ribuan massa dari Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur bertahan di lokasi. […]

  • Seni Mamanda Jadi Ruang Kreativitas dan Kritik Sosial di Eka Sapta

    Seni Mamanda Jadi Ruang Kreativitas dan Kritik Sosial di Eka Sapta

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BERAU – Potensi seni dan budaya masyarakat pesisir di Kampung Eka Sapta, Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, terus didorong untuk berkembang melalui kegiatan Workshop dan Pergelaran Seni Mamanda. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Bantuan Pemerintah Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan BPK Wilayah XIV Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Tahun 2026. Workshop Seni Mamanda akan digelar pada […]

  • 26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    26 Geosite Sangkulirang–Mangkalihat Jadi Aset Wisata Dunia; Merabu Jadi Pusat Perhatian

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kalimantan Timur kini berada selangkah lebih dekat menuju kehadiran taman bumi (geopark) pertama di wilayahnya. Hal ini menindaklanjuti Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2024 yang menetapkan 26 area karst sebagai situs warisan geologi (geosite) di kawasan Sangkulirang–Mangkalihat. Kawasan karst raksasa ini memiliki luas sekitar 1.867.676 hektare, menjadikannya ekosistem […]

expand_less