Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pembangunan » Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 419
  • print Cetak

Samarinda — Rencana pembangunan bandar udara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai dibahas serius setelah pertemuan antara PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur awal April lalu.

Audiensi yang turut melibatkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya proyek tersebut sebagai penunjang investasi di kawasan strategis, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK).

Pemerintah daerah menilai keberadaan bandara baru akan mempercepat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah industri tersebut. Namun, kepastian status lahan menjadi perhatian utama sebelum proyek dilanjutkan.

“Lahan harus dalam kondisi *clean and clear*, terutama yang berkaitan dengan HPL transmigrasi, agar tidak memicu konflik di kemudian hari,” ujar Seno Aji dalam pertemuan itu.

Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, mengingatkan agar rencana pembangunan tetap mempertimbangkan efektivitas layanan kebandarudaraan di wilayah Kutai Timur.

Saat ini, terdapat dua bandara yang telah beroperasi, yakni Bandara Muara Wahau yang dikelola pemerintah daerah dan Bandara Khusus Tanjung Bara milik PT Kaltim Prima Coal. Jarak KPB Maloy ke Muara Wahau sekitar 125 kilometer, sedangkan ke Tanjung Bara sekitar 60 kilometer.

Mengacu pada ketentuan tatanan kebandarudaraan nasional, radius pelayanan bandara di Kalimantan berkisar 60 kilometer atau jarak antarbandsra sekitar 120 kilometer. Dengan kondisi itu, pembangunan bandara baru dinilai perlu kajian mendalam agar tidak terjadi tumpang tindih layanan.

Menurut Ferdinan, salah satu opsi yang bisa dipertimbangkan adalah menjadikan bandara di KPB Maloy sebagai bandara khusus, atau bandara khusus yang juga melayani kepentingan umum. Skema ini telah diterapkan di sejumlah wilayah, termasuk pada bandara milik perusahaan yang tetap membuka layanan terbatas bagi masyarakat.

Dari sisi operasional, ia menegaskan setiap bandara wajib memenuhi standar keselamatan, keamanan, serta pelayanan jasa kebandarudaraan jika melayani penerbangan umum. Sertifikasi akan diberikan oleh Kementerian Perhubungan setelah seluruh persyaratan dipenuhi.

Selain itu, aspek navigasi penerbangan juga menjadi catatan penting. Saat ini, layanan lalu lintas udara di wilayah Kutai Timur masih dilayani oleh AirNav Indonesia melalui Flight Information Center (FIC) Balikpapan. Kedua bandara yang ada belum memiliki menara pengawas (*tower*), sehingga pilot harus aktif melaporkan posisi selama penerbangan.

Keterbatasan jangkauan komunikasi radio VHF di sejumlah titik juga membuat pesawat harus menggunakan radio HF untuk menjaga komunikasi, terutama di wilayah yang masih mengalami *blank spot*.

Jika bandara KPB Maloy direalisasikan, pemerintah dan pengelola diwajibkan menyiapkan layanan navigasi minimal berupa Aerodrome Flight Information Service (AFIS) atau menara pengawas (TWR), termasuk pengaturan ruang udara dan sistem komunikasi yang memadai.

Ferdinan menambahkan, sebelum masuk tahap perencanaan teknis, pihak pengembang diharapkan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara serta AirNav Indonesia. Koordinasi ini mencakup standar teknis, keselamatan, navigasi, hingga integrasi ke dalam struktur organisasi operasional AirNav.

Selain itu, sejumlah dokumen pendukung juga perlu disiapkan, seperti nota kesepahaman, perjanjian kerja sama, hingga dokumen teknis lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    Mimpi Wisata Sungai Berau Tertunda

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana pengadaan kapal pinisi untuk mendukung wisata sungai di Kabupaten Berau belum akan direalisasikan dalam waktu dekat. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mengalihkan fokus pada penguatan fasilitas dasar di destinasi wisata. Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengatakan wacana pengadaan kapal pinisi telah diusulkan sejak dua tahun lalu sebagai bagian dari pengembangan wisata […]

  • DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Laut biru Derawan memikat mata, Labuan Cermin membuat wisatawan betah memotret, dan Maratua sudah lama jadi ikon eksotis Berau. Namun Ketua Komisi II DPRD Berau Sutami mengingatkan satu hal penting: keindahan hanyalah pintu masuk — yang menjaga wisatawan tetap tinggal dan ingin kembali adalah cerita, informasi, serta pelayanan manusia di lapangan. Dan […]

  • Sri Juniarsih: Sinergi Pemda dan Polres Kunci Kondusifitas di Bumi Batiwakkal

    Sri Juniarsih: Sinergi Pemda dan Polres Kunci Kondusifitas di Bumi Batiwakkal

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 591
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan pentingnya kesinambungan kepemimpinan di tubuh Polres Berau saat menghadiri acara pisah sambut Kapolres yang digelar di Hotel Mercure, Kamis malam, 4 September 2025. Dalam kesempatan itu, Sri Juniarsih menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Khairul Basyar, yang dalam 11 bulan terakhir dinilainya berhasil menjaga stabilitas keamanan di […]

  • Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 472
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyatakan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak masih berpotensi tertular penyakit tersebut. Namun gejala yang dialami umumnya lebih ringan dibandingkan orang yang belum pernah menerima vaksin. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Tuty Handayanie, mengatakan tujuan utama vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh terhadap […]

  • Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

    Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 428
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di Kabupaten Berau, perekonomian tidak hanya berdenyut di kota besar dan pusat industri. Ia juga hidup di kampung–kampung, tumbuh melalui tangan-tangan masyarakat yang mengolah tanah, laut, hingga bambu dan serat alam menjadi karya bernilai jual. Karena itulah Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut, ekonomi kampung adalah urutan pertama dari kekuatan ekonomi daerah—bukan […]

  • Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    Kecam Dugaan Pemerasan Berkedok Wartawan di Berau

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Harian Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Timur, Indra Teguh, mengecam keras dugaan tindak pidana pemerasan yang dilakukan seorang pria dengan mengatasnamakan profesi wartawan di Kabupaten Berau. Menurut Indra, tindakan memanfaatkan identitas wartawan untuk menekan, mengintimidasi, apalagi meminta sejumlah uang kepada narasumber atau masyarakat merupakan perbuatan yang mencoreng nama baik profesi jurnalistik […]

expand_less