Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » 12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • visibility 331
  • print Cetak

BERAU — Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu empat bulan, tercatat sedikitnya 12 kasus, dengan sebagian terjadi di wilayah pesisir.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, menyebut jumlah tersebut tidak bisa dianggap sepele. “Total ada 12 kasus, lima di pesisir,” tegasnya, Senin (20/4/2026).

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau menilai peningkatan kasus ini dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya perkembangan dunia digital, lemahnya pengawasan orang tua, serta kurangnya penanaman nilai-nilai agama.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Berau, Warji, mengatakan perubahan pola interaksi anak di era digital turut memperbesar risiko terjadinya kekerasan. “Oh ya mempengaruhi, yang jelas dari sisi banyaknya dunia digital. Terus orang tua juga kurang perhatian sama anaknya. Kadang-kadang anak sudah malam tidak pulang, tidak dicari,” ujarnya, Selasa (28/4/26).

Menurut dia, lemahnya komunikasi dalam keluarga membuat potensi kekerasan semakin sulit terdeteksi sejak dini. Kondisi ini diperparah ketika kontrol orang tua terhadap aktivitas anak, baik di dunia nyata maupun digital, mulai berkurang.

Sebagai upaya pencegahan, DPPKBP3A telah melakukan sosialisasi perlindungan anak hingga ke tingkat kecamatan, kampung, dan sekolah. “Kami sudah sosialisasi, mulai dari kecamatan sampai tingkat kampung, bahkan sudah ke sekolah-sekolah,” katanya.

Program tersebut juga melibatkan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menangani kasus di lingkungan sekitar. “Melibatkan masyarakat juga, terutama terkait PATBM. Ketika masyarakat menemui kendala, maka PATBM ini yang akan membantu,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah menghadirkan layanan SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) serta Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) sebagai ruang layanan terpadu bagi anak dan keluarga. Layanan ini mencakup konsultasi, konseling, psikoedukasi, hingga pendampingan psikologis secara gratis.

DPPKBP3A juga membentuk Satuan Tugas Bullying di sekolah serta mengintegrasikan edukasi pencegahan kekerasan seksual dalam lingkungan pendidikan. “Kalau terkait satgas, sementara baru di sekolah melalui Satgas Bullying. Tetapi sosialisasi anti kekerasan seksual juga sudah ada di sekolah,” ujarnya.

Edukasi juga dilakukan secara rutin ke wilayah pesisir dan kampung terpencil melalui kegiatan sosialisasi dan roadshow. “Setiap minggu ada sosialisasi ke tingkat kampung. Bahkan kami ada narasumber dari Semarang yang roadshow ke Talisayan, Batu Putih, dan Biduk-Biduk selama seminggu,” tambahnya.

Upaya ini turut melibatkan kerja sama dengan KUA dan kepolisian setempat di tingkat kecamatan. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual terhadap anak tidak bisa hanya bergantung pada program pemerintah.

DPPKBP3A mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang lebih baik dengan anak, agar potensi kekerasan dapat dicegah sejak dini di Kabupaten Berau. (tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Diskominfo Berau Dorong Digitalisasi Desa Lewat Smart Farming Berbasis Listrik

    ‎Diskominfo Berau Dorong Digitalisasi Desa Lewat Smart Farming Berbasis Listrik

    • calendar_month Minggu, 30 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 530
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menegaskan, paya Pemerintah Kabupaten Berau memperluas transformasi digital kini menyentuh sektor pertanian. ‎Melalui peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), konsep desa cerdas (smart village) terus diperkuat salah satunya lewat penerapan smart farming berbasis listrik di Kampung Buyung-Buyung. ‎”Digitalisasi ini tidak hanya hadir dalam layanan publik, tetapi juga […]

  • Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

    Generasi Muda Enggan Bertani, Produksi Pangan Berau Belum Mandiri

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    BERAU — Minimnya minat masyarakat untuk bertani menjadi salah satu persoalan yang memengaruhi sektor pertanian di Kabupaten Berau. Kondisi ini berdampak pada produksi pangan daerah yang belum mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri. Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Berau, Basri, mengatakan karakteristik petani di Berau berbeda dengan daerah lain seperti Pulau Jawa dan […]

  • Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    Madri Pani: Kurangnya Infrastruktur di Teluk Sumbang Harus Segera Ditangani

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 585
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Dalam kunjungan kerjanya ke Kampung Teluk Sumbang, Kecamatan-biduk-biduk beberapa waktu lalu, Ketua DPRD Berau, Madri Pani menampung sejumlah Aspirasi dari Masyarakat setempat. Salah satunya terkait Ketersediaan Listrik di Kecamatan paling ujung di Pesisir Selatan Berau tersebut. Dikatakan Madri, sejak 17 hari lalu Listrik di Teluk Sumbang padam. Hal itu membuat sejumlah Aktivitas Warga tidak berjalan maksimal. “Saya kunjungan ke Teluk Sumbang, beberapa hari di sana ternyata Listrik mereka mati sudah lebih dari dua minggu,” ungkap Pai, […]

  • BPBD Berau Kekurangan Personel Kedaruratan, Hanya Miliki 12 Petugas Aktif

    BPBD Berau Kekurangan Personel Kedaruratan, Hanya Miliki 12 Petugas Aktif

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BERAU– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mengakui masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM), terutama pada bidang kedaruratan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana. Kondisi tersebut mencuat di tengah proses penyesuaian organisasi setelah pemisahan kelembagaan antara BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar). Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi, mengatakan jumlah personel yang […]

  • Mahasiswa Protes Perda Miras, Kejaksaan Berau Siapkan Pendataan Menyeluruh Penjual Alkohol

    Mahasiswa Protes Perda Miras, Kejaksaan Berau Siapkan Pendataan Menyeluruh Penjual Alkohol

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    BERAU — Gelombang keresahan soal maraknya peredaran minuman keras di Berau resmi masuk ke meja penegak hukum. Aksi unjuk rasa mahasiswa ke gedung DPRD Berau pada 19 Mei 2026 menjadi pintu masuk, setelah para pemuda itu menyodorkan data dan kegelisahan mereka kepada aparat kejaksaan. Kasubsi I Intelijen Kejaksaan Negeri Berau, Agung, mengungkapkan, demonstrasi tersebut dipandang […]

  • Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    Kolaborasi Pemerintah–Warga Jadi Kunci Kemajuan Berkelanjutan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 671
    • 0Komentar

    ‎BIATAN – Memasuki usia ke-98 tahun, Kampung Biatan Ilir terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Tak hanya dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dalam semangat kebersamaan warganya yang menjadi fondasi utama kemajuan kampung tersebut. ‎ ‎Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Kampung Biatan Ilir, Senin (10/11/2025). ‎ ‎Ia […]

expand_less