Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

Dua Karateka Cilik Berau Bersinar, Kakak Beradik Taklukkan Arena Nasional

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 248
  • print Cetak

Balikpapan — Riuh tepuk tangan memenuhi arena saat satu per satu nama pemenang diumumkan. Di antara ratusan atlet dari berbagai daerah, dua nama dari Kabupaten Berau berulang kali terdengar. Bukan hanya karena prestasi, tetapi juga karena kisah di baliknya: mereka adalah kakak beradik.

Sophia Aerilyn Malaeka dan Serhan Tariq Ibrahim tampil mencuri perhatian dalam ajang Piala Menteri Pertahanan RI 2026 yang berlangsung 1–3 Mei di Balikpapan. Di usia yang masih belia, keduanya menunjukkan ketenangan, disiplin, dan keberanian yang tak banyak dimiliki atlet seusia mereka.

Sophia, siswi kelas 5 SD Ash-Showah kelahiran Tarakan, 2 Mei 2014, tampil nyaris tanpa cela. Ia meraih dua medali emas pada kategori debut pemula, masing-masing dari nomor kata perorangan putri dan kumite perorangan putri kelas -25 kilogram. Gerakannya rapi, pukulannya presisi, dan ekspresinya tenang—seolah tekanan pertandingan tak menyentuhnya.

Di sisi lain arena, sang adik, Serhan, tak kalah bersinar. Siswa kelas 3 SD Ash-Showah kelahiran Tarakan, 16 Agustus 2016 itu juga membawa pulang dua emas dari nomor kumite putra kelas -30 kilogram, masing-masing di kategori usia dini dan debut. Ia menambah koleksi dengan satu medali perak dari nomor kata perorangan. Di balik tubuh kecilnya, tersimpan keberanian besar saat berhadapan dengan lawan.

Keduanya merupakan atlet binaan Dojo Kodim 0902/BRU. Di bawah bimbingan pelatih Yurna, serta dukungan pelatih kumite Elcorado Hutagaol dan pelatih kata Muhammad Dafa, mereka ditempa melalui latihan yang konsisten dan disiplin.

Perjalanan mereka dimulai dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Dari sana, minat berkembang menjadi keseriusan. Latihan pun tak lagi sekadar rutinitas, tetapi menjadi bagian dari keseharian. Waktu bermain berganti dengan jadwal latihan, dan hari libur sering diisi dengan persiapan menuju kejuaraan.

Bagi sang ayah, Morten, momen melihat anak-anaknya berdiri di podium bukan sekadar kebanggaan, melainkan juga haru. Ia menyaksikan langsung proses panjang yang dilalui keduanya.

“Pasti terharu melihat mereka di usia yang masih belia mampu mengalahkan ego dan mengontrol diri di arena. Ini bukan sekadar bertanding, tapi bagaimana mereka menjalankan strategi dan instruksi pelatih dengan baik,” katanya.

Di balik medali yang diraih, ada tantangan yang tak ringan. Membagi waktu antara sekolah dan latihan menjadi ujian tersendiri. Namun, menurut Morten, anak-anaknya mampu menjalaninya dengan penuh semangat.

“Latihan semakin intens, sementara mereka juga harus tetap fokus belajar. Tapi Alhamdulillah mereka menjalaninya dengan semangat. Kami sebagai orang tua hanya memberikan dukungan penuh, baik secara moril maupun materil,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pembina Dojo Kodim 0902/BRU, Dandim Berau, yang dinilai konsisten memberikan dukungan bagi para atlet muda.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim Berau selaku pembina dojo yang terus memberikan dukungan dan perhatian kepada anak-anak, sehingga mereka bisa berkembang dan meraih prestasi di tingkat nasional,” ucapnya.

Di luar euforia kemenangan, Morten menyimpan harapan yang lebih besar. Ia ingin pembinaan karate di Berau mendapat perhatian lebih, termasuk dengan memperbanyak kejuaraan di tingkat lokal.

“Dengan banyaknya kejuaraan, anak-anak bisa menambah jam terbang sebelum naik ke level yang lebih tinggi, bahkan nasional dan internasional,” katanya.

Prestasi Sophia dan Serhan menjadi gambaran bahwa potensi besar bisa tumbuh dari pembinaan sejak dini. Di balik sabuk dan seragam karate mereka, ada cerita tentang disiplin, keluarga, dan mimpi yang mulai menemukan jalannya.(tnr)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    Warga Balikukup Pasang Garis Tegas: Kompresor Jangan Masuk Karang Dangalahan

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BERAU – Perairan Karang Dangalahan menjadi perhatian warga Balikukup setelah muncul laporan mengenai nelayan dari luar daerah yang diduga menggunakan kompresor untuk mengambil hasil laut. Warga khawatir aktivitas tersebut tidak hanya menguras sumber daya laut, tetapi juga mengancam terumbu karang yang menjadi tumpuan nelayan tradisional setempat. Persoalan ini mencuat sejak awal Juli 2026. Seorang nelayan […]

  • Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    Disbudpar Berau Mulai Tata Air Terjun Bidadari untuk Pengembangan Geowisata Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 412
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau mulai menyiapkan penataan Air Terjun Bidadari atau yang dikenal masyarakat lokal sebagai Air Terjun Lingkacang di Kampung Teluk Sumbang. Destinasi wisata tersebut dinilai memiliki potensi besar karena berada dalam kawasan geosite Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Yudha Budi Santosa, mengatakan objek wisata itu hingga […]

  • Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    Meski Masih Berbenah, Operasional RSUD Raja Alam Berau Dinilai Perlu Dipercepat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    BERAU — Tingginya kompleksitas standar teknis dalam pembangunan rumah sakit menjadi pertimbangan RSUD Raja Alam Berau didorong untuk tetap dioperasikan meski belum sepenuhnya sempurna. Hal ini disampaikan Prof Cali dari tim Universitas Hasanuddin (Unhas) saat meninjau kesiapan fasilitas tersebut. Ia menjelaskan, pembangunan rumah sakit memiliki standar teknis yang ketat dan rinci, mulai dari pengaturan jarak […]

  • Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    Soroti Ketimpangan Pendidikan, Komisi III DPRD Berau Desak Pemerataan Layanan Sekolah di Desa

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 446
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Oktavia, kembali menyuarakan kepeduliannya terhadap sektor pendidikan di Bumi Batiwakkal. Oktavia menyoroti kondisi pendidikan di wilayah perkampungan yang masih memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dari segi fasilitas bangunan maupun pengadaan sumber daya manusia (SDM). Oktavia menyampaikan, meskipun pemerintah telah berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di […]

  • Ruang Publik Tercemar, Penanganan Pengemis di Berau Belum Tuntas

    Ruang Publik Tercemar, Penanganan Pengemis di Berau Belum Tuntas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 608
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Fenomena pengemis yang kerap mangkal di trotoar kembali menjadi sorotan (19/2). Kehadiran mereka di area publik tersebut dinilai mencerminkan masih adanya masalah kesejahteraan sosial di Kabupaten Berau yang perlu segera ditangani secara tuntas oleh pihak terkait. Masyarakat berharap pemerintah daerah cepat tanggap dalam melakukan penanganan. Intervensi yang tepat diharapkan mampu memberikan bantuan […]

  • Langkah Maju Pemkab Berau Wujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Digital

    Langkah Maju Pemkab Berau Wujudkan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Digital

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.559
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus menghadirkan inovasi pelayanan publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu terobosan terbaru datang dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) melalui peluncuran SIGA – Sistem Informasi Gender dan Anak. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pemantauan data kasus kekerasan, memperkuat perlindungan perempuan dan anak, […]

expand_less