Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

Kementerian Kesehatan: Hantavirus di Indonesia Berbeda dengan yang Ada di MV Hondius

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 368
  • print Cetak

Jakarta — Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menegaskan bahwa kasus Hantavirus yang baru-baru ini menjadi perhatian dunia akibat wabah di kapal pesiar MV Hondius tidak berkaitan dengan situasi di Indonesia. Meski virus ini telah terdeteksi di beberapa wilayah dalam beberapa tahun terakhir, pihak kementerian memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang terlibat dalam wabah tersebut.

Aji Muhawarman, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, menyampaikan bahwa dari 23 negara yang terlibat, tidak ada WNI yang terinfeksi. “Untuk kasus yang di kapal tersebut, dari 23 negara, tidak ada WNI di sana,” ujarnya dalam wawancara yang dilansir Kompas.com pada Jumat, 8 Mei 2026.

Sebelumnya, wabah Hantavirus di MV Hondius dilaporkan telah mengakibatkan tiga penumpang meninggal dunia dan lima kasus terkonfirmasi. Aji menjelaskan bahwa jenis Hantavirus di Indonesia berbeda dari yang ada di kapal pesiar tersebut. Di Indonesia, kasus-kasus yang ada terkait dengan hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS) yang berhubungan dengan Seoul Virus, sedangkan wabah di MV Hondius disebabkan oleh strain Andes yang berasal dari Amerika Selatan.

Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa antara 2024 dan 2026, terdapat 23 kasus Hantavirus terkonfirmasi di Indonesia, yang tersebar di sembilan provinsi: DI Yogyakarta, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Banten, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat. “Ada 23 kasus positif, dengan tiga kematian dan sisanya sembuh,” jelasnya.

Saat ini, terdapat dua kasus suspek yang masih dalam proses pemeriksaan di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. “ Saat ini ada dua kasus suspek di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta yang sedang diperiksa untuk konfirmasi kasusnya,” tambah Aji.

Kementerian Kesehatan mencatat bahwa ketiga pasien yang meninggal memiliki penyakit penyerta, seperti leptospirosis, kanker hati, dan gagal multiorgan. Aji mengingatkan bahwa penularan Hantavirus bersifat zoonotik, yang berarti berasal dari hewan ke manusia, khususnya melalui tikus dan celurut. “Infeksi saat ini zoonotik, dari hewan ke manusia. Dari tikus,” tegasnya.

Penularan dapat terjadi melalui saliva, urine, dan feses tikus atau celurut, serta debu yang terkontaminasi yang terhirup oleh manusia. Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan, menghindari kontak langsung dengan tikus, menyimpan makanan di tempat tertutup, dan segera memeriksakan diri jika mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri badan, dan lemas.

Sementara itu, wabah Hantavirus di MV Hondius sudah menarik perhatian dari World Health Organization (WHO), setelah dilaporkan menyebabkan tiga kematian dan lima kasus terkonfirmasi. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa meskipun insiden tersebut serius, risiko kesehatan masyarakat global masih tergolong rendah. (*/)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antrean BBM di Berau, Pertamina Tambah Pengiriman dan Minta Warga Tak Beli Berlebihan

    Antrean BBM di Berau, Pertamina Tambah Pengiriman dan Minta Warga Tak Beli Berlebihan

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    BERAU – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memperkuat penyaluran bahan bakar minyak atau BBM di Kabupaten Berau setelah antrean kendaraan terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU. Pertamina melakukan sejumlah langkah operasional untuk mempercepat pemerataan pasokan. Salah satunya dengan memajukan jam operasional Fuel Terminal Berau menjadi pukul 05.00 WITA dari kondisi […]

  • Fiskal Terbatas, Sri Juniarsih Bawa Kebutuhan Pembangunan Berau ke Wamendagri

    Fiskal Terbatas, Sri Juniarsih Bawa Kebutuhan Pembangunan Berau ke Wamendagri

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menemui Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya di Jakarta, Senin, 21 September 2026. Pertemuan itu membahas kebutuhan pembangunan Berau di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Dalam audiensi yang berlangsung di kediaman Wamendagri tersebut, Sri Juniarsih memaparkan sejumlah potensi ekonomi Berau sekaligus tantangan pemerintah daerah dalam mengembangkannya. Berau memiliki […]

  • Aksi Panas di Depan DPRD Berau: Tarif Air Kembali ke Harga Lama

    Aksi Panas di Depan DPRD Berau: Tarif Air Kembali ke Harga Lama

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 776
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Puluhan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Berau menggelar aksi di depan Kantor DPRD Berau pada Selasa pagi (7/1). Aksi ini dipicu oleh kebijakan kenaikan tarif air minum yang diterapkan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Batiwakkal, yang dianggap memberatkan warga. Kenaikan tarif yang mulai berlaku sejak 29 September 2025 […]

  • Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih […]

  • Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    Pemerintah Siap Blokir Akun Anak di Bawah Umur, Diskominfo Berau Ungkap Tantangan di Lapangan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau menyatakan siap mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait rencana pemblokiran akun digital bagi pengguna di bawah umur. Meski demikian, pelaksanaannya di daerah dinilai memiliki sejumlah tantangan. Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat setelah regulasi terkait kebijakan tersebut beredar […]

  • Pemkab Berau Perkuat Pelayanan Publik dengan MoU Bersama Ombudsman RI

    Pemkab Berau Perkuat Pelayanan Publik dengan MoU Bersama Ombudsman RI

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 659
    • 0Komentar

    Jakarta — Dalam upaya sinergi peningkatan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Berau melakukan kerjasama dengan Ombudsman Republik Indonesia. Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) dilakukan Wakil Bupati Berau, Gamalis, bersama Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, di Gedung Ombudsman RI di Jakarta, Selasa (3/9/2024). Dari Kalimantan Timur, Penandatanganan MoU ini dilaksanakan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Paser, […]

expand_less