Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

Beri Perhatian Khusus Stunting Berau, Sri Juniarsih Aktif Ajak Masyarakat ke Posyandu 

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
  • visibility 1.106
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Stunting menjadi salah satu masalah yang terus menjadi perhatian, mulai dari pusat, provinsi hingga kabupaten. Untuk Kabupaten Berau sendiri, angka stunting yang masih cukup tinggi juga menjadi fokus utama.

Di masa kepemimpinan Sri Juniarsih, kasus stunting menjadi keseriusan yang terus diupayakan agar angkanya bisa turun. Bahkan, di setiap kesempatan saat melakukan kunjungan baik di kecamatan maupun kampung, dirinya aktif mengajak masyarakat untuk datang ke posyandu.

“Karena posyandu jadi ujung tombak. Dengan mendatangi posyandu, maka perkembangan pertumbuhan anak akan terlihat. Dan dari situlah juga akan terlihat pula apakah si anak ini memiliki gejala menuju ke arah stunting atau tidak, sehingga bisa dilakukan pencegahan,” ungkap Sri Juniarsih.

Diketahui, pada tahun 2023 lalu di Kecamatan Gunung Tabur terdapat tiga kampung yang menjadi Lokasi Khusus (Lokus) stunting, karena tingkat prevalensi stunting yang tinggi, yakni Kampung Gunung Tabur 30,09 persen, Maluang 33,75 persen dan Melati Jaya 28,57 persen.

Dimana untuk angka anak stunting di Gunung Tabur sebanyak 96 anak, Maluang 81 anak dan Melati Jaya 20 anak. Kemudian jumlah keluarga yang berisiko stunting di Kampung Gunung Tabur sebanyak 684 keluarga. Angka tersebut menjadi yang tertinggi ketiga se-Kabupaten Berau, setelah Kecamatan Sambaliung dan Tanjung Redeb.

Menurutnya, upaya-upaya intervensi spesifik khususnya pada gizi ibu hamil sangat perlu dilakukan. Sehingga, peran aktif dari Posyandu dan Puskesmas sangat dinantikan dalam memberikan edukasi dan pendampingan gizi pada ibu hamil.

“Kita dapat mengoptimalkan angka kunjungan, pengukuran, pemberian makanan tambahan dan penyuluhan serta bekerja sama dengan tenaga kesehatan. Makanya saya selalu mengingatkan dan mengajak para ibu ke posyandu, karena sangat penting,” imbuhnya.

Prevalensi stunting di Kecamatan Tanjung Redeb yang merupakan ibukota kabupaten pun masih cukup besar yakni di angka 17,95%. Dan jumlah anak yang mengalami stunting sebanyak 28 anak, serta jumlah keluarga yang beresiko stunting sebanyak 735 keluarga.

Sri Juniarsih pun menganggap hal ini sangat serius, mengingat Kecamatan Tanjung Redeb merupakan ibukota kabupaten, yang penanggulangannya bisa melalui petugas puskesmas dan kader posyandu.

Namun, menurutnya penurunan stunting ini merupakan tugas bersama dalam arti memberikan pemahaman dan edukasi kepada orang tua yang memiliki balita atau remaja putri tentang penanggulangan stunting.

Intervensi stunting pun tidak hanya dilakukan pada bulan tertentu saja, tapi OPD terkait harus selalu melakukan intervensi setiap bulannya. Sri Juniarsih pun mengatakan akan memperkuat ibu bapak asuh anak stunting dalam teknis pendistribusian dan penerapan 8 aksi konvergensi.

Karena seharusnya penanganan stunting dimulai sejak usia remaja, calon pengantin, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, hingga 1.000 hari pertama kelahiran dan keluarga yang menerima manfaat.

“Harus dipastikan anaknya mengkonsumsi makanan bergizi karena masa keemasan anak sejak usia 0-6 tahun,” tegasnya.

Pemkab Berau pun berkomitmen akan terus aktif mendampingi posyandu, sebagai upaya intervensi spesifik dan pencegahan yang bisa dilakukan secara nasional. Dan upaya ini dilakukan mulai dari level posyandu dengan mengoptimalkan angka kunjungan, pengukuran lingkar kepala dan lengan anak, pemberian makanan tambahan, penyuluhan sampai bekerjasama dengan nakes.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 875
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK). Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, […]

  • Heboh Kasus Penggelapan Pupuk di Talisayan, DTPHP Berau Luruskan Fakta

    Heboh Kasus Penggelapan Pupuk di Talisayan, DTPHP Berau Luruskan Fakta

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 896
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Adanya kasus penggelapan pupuk yang terjadi di Talisayan bahkan hingga ke ranah hukum, menjadi perbincangan masyarakat khususnya para petani. Namun, ketika dikonfirmasi soal ini, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau menegaskan jika pupuk tersebut bukanlah jenis pupuk subsidi dari pusat. “Yang diamankan itu jenis pupuk NPK Granul 13-5-27-4, yang bukan […]

  • SK Terbit, Dinkes Berau Jamin Pembayaran Gaji Nakes yang Sempat Tersendat

    SK Terbit, Dinkes Berau Jamin Pembayaran Gaji Nakes yang Sempat Tersendat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    BERAU — Dinas Kesehatan Kabupaten Berau memastikan gaji puluhan tenaga kesehatan honorer di RS Talisayan yang sempat tertunda akan segera dibayarkan. Kepastian ini menyusul terbitnya Surat Keputusan (SK) penugasan khusus daerah pada April 2026. Koordinator Penyusunan Program Dinkes Berau, Ratna Latif, mengatakan SK tersebut telah disahkan dan berlaku surut sejak Januari 2026. Dengan demikian, proses […]

  • Warga Labanan Jaya Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Area Perkebunan

    Warga Labanan Jaya Digegerkan Penemuan Jasad Pria di Area Perkebunan

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BERAU – Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di area perkebunan warga di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Sabtu, 11 Juli 2026. Korban diketahui bernama Abas, warga Jalan Perkutut RT 10, Kampung Labanan Jaya. Peristiwa itu dilaporkan warga kepada Pos Polisi (Polpos) Labanan. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian meminta bantuan […]

  • Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    Penyakit Asma dan Maag Sebabkan Beberapa Peserta Jumbara Perlu Perawatan

    • calendar_month Sabtu, 21 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Ketua PMI Berau, Fitrial Noor membantah maraknya informasi yang beredar, bahwa telah terjadi keracunan makanan terhadap sejumlah peserta kemah Jumbara yang ada di Stadion Mini Teluk Bayur. Fitrial Noor menjelaskan, sekira pukul 20.00 WITA malam tadi, hujan deras disertai angin kencang melanda bumi perkemahan. Tak ayal, membuat tenda-tenda peserta yang terpasang porak […]

  • Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    Derawan Jadi Proyek Percontohan, Sampah Plastik Disulap Jadi Rupiah

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 560
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau menggeser cara pandang terhadap sampah plastik di kawasan wisata. Di Pulau Derawan, limbah yang dulu dianggap sekadar masalah kebersihan kini tengah didorong menjadi sumber ekonomi baru melalui sistem pengelolaan berbasis daur ulang. Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan bahwa Pulau Derawan telah resmi ditetapkan sebagai salah satu pilot project pengelolaan sampah […]

expand_less