Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » BUMD Didorong Jadi Mesin Ekonomi Daerah: Komisi II DPRD Berau Ingin Kontribusi PAD Lebih Kuat

BUMD Didorong Jadi Mesin Ekonomi Daerah: Komisi II DPRD Berau Ingin Kontribusi PAD Lebih Kuat

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
  • visibility 375
  • print Cetak

TANJUNG REDEB — Jika APBD adalah bahan bakar pembangunan, maka BUMD adalah salah satu mesin yang seharusnya ikut mendorong laju ekonomi Berau. Itulah pesan yang ditegaskan Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, ketika menyoroti peran BUMD dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rudi melihat BUMD bukan sekadar lembaga usaha milik pemerintah, tetapi instrumen ekonomi yang dapat menjadi sumber pemasukan stabil ­— sekaligus fondasi untuk pembangunan berkelanjutan. Namun untuk sampai pada tahap itu, inovasi dan efisiensi harus diperkuat.

“BUMD di Kabupaten Berau perlu terus berinovasi dan mencari peluang-peluang baru untuk meningkatkan pendapatan,” ujarnya.

Selama ini, BUMD memang sudah berperan, namun kontribusi terhadap PAD dianggap masih bisa digenjot. Rudi menekankan bahwa DPRD akan berada di jalur pendampingan dan pengawasan agar pengelolaan BUMD berjalan profesional, tepat arah, dan memberi dampak nyata bagi daerah.

Diversifikasi Usaha Jadi Jalan Tengah

Rudi menilai Berau punya banyak ladang ekonomi yang belum digarap maksimal. Pariwisata, misalnya, tengah berkembang menjadi primadona dan dinilai layak menjadi area usaha BUMD. Selain itu, sektor pertanian, energi, hingga perikanan dan kelautan juga menyimpan nilai ekonomi yang dapat diolah menjadi sumber pendapatan baru.

“Potensi pariwisata, pertanian, energi, hingga perikanan dapat menjadi ruang usaha yang memberi kontribusi lebih besar terhadap PAD,” jelasnya.

Dengan tidak hanya bergantung pada satu sektor, BUMD dapat lebih adaptif saat situasi ekonomi berubah. Diversifikasi usaha akan membuat pendapatan daerah lebih sehat — tidak goyah hanya karena satu sektor terganggu.

Modernisasi Sistem Bisnis Jadi Kebutuhan

Pemanfaatan teknologi juga masuk dalam poin penting yang ditegaskan Komisi II. Inovasi digital bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan bagi BUMD agar lebih efisien, kompetitif, dan mudah menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain itu, prinsip transparansi dan akuntabilitas dinilai wajib melekat dalam tata kelola. Dengan sistem yang jelas, kepercayaan publik terbentuk, dan hasil usaha dapat dikembalikan untuk pembangunan masyarakat.

“Pengelolaan harus profesional dan akuntabel agar pendapatan yang masuk benar-benar memberi manfaat untuk pembangunan daerah,” tegas Rudi.

Target Utama: BUMD Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Berau

Rudi berharap pembenahan yang dilakukan hari ini menjadi fondasi bagi BUMD agar bisa tumbuh lebih besar di tahun-tahun mendatang. DPRD berkomitmen memfasilitasi dialog, pengawasan, dan kebijakan yang mendukung perkembangan usaha daerah.

“Ke depan, BUMD harus benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi. Kami siap bekerja sama untuk memastikan itu terjadi,” pungkasnya. (ak/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    Ketahanan Pangan Lokal Diuji

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BERAU — Di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pokok, pemerintah daerah mulai mendorong masyarakat untuk mengadopsi pola konsumsi alternatif. Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, mengusulkan agar warga menanam singkong dan beternak lele sebagai langkah menjaga ketahanan pangan rumah tangga. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah sederhana namun strategis, mengingat tingginya ketergantungan Berau terhadap […]

  • Pemkab Berau Pastikan Perda Tenaga Kerja Tak Sekadar Administrasi

    Pemkab Berau Pastikan Perda Tenaga Kerja Tak Sekadar Administrasi

    • calendar_month Minggu, 31 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk melindungi tenaga kerja lokal melalui implementasi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur secara khusus soal perlindungan dan pemberdayaan tenaga kerja asli daerah. Kebijakan ini diarahkan sebagai respons terhadap minimnya representasi warga lokal dalam pasar kerja, meskipun pembangunan ekonomi terus tumbuh di Berau. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa […]

  • AMPPH Desak Kadis PU Berau Diperiksa

    AMPPH Desak Kadis PU Berau Diperiksa

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 895
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tahun ini menganggarkan Rp 122,9 miliar untuk penanganan banjir di Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Dalam anggaran tersebut diperuntukkan untuk pembangunan drainase kawasan permukiman dan peningkatan jalan. Namun proyek itu menjadi sorotan Aliansi Mahasiswa Peduli Penegakan Hukum (AMPPH) Kaltim. Pasalnya, […]

  • Tiang Listrik di Sambaliung Ditabrak Dua Kali, Kabel Semrawut Ganggu Akses Jalan dan Internet

    Tiang Listrik di Sambaliung Ditabrak Dua Kali, Kabel Semrawut Ganggu Akses Jalan dan Internet

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    SAMBALIUNG — Sebuah tiang listrik di Jalan SM Bayanuddin, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, ditabrak kendaraan besar hingga menyebabkan kabel menjuntai dan mengganggu akses jalan, Senin malam, 6 April 2026. Insiden tersebut dilaporkan terjadi dua kali dalam rentang waktu berbeda, sehingga proses perbaikan harus diulang oleh petugas pada keesokan harinya. Firdaus, 45 tahun, saksi sekaligus pemilik […]

  • Penanganan Stunting Dimaksimalkan

    Penanganan Stunting Dimaksimalkan

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    (23/11/2023) Beraunews.id, Tanjung Redeb — Wakil Ketua I DPRD Berau, Sarifatul Syadiah, menyatakan keprihatinannya atas tingginya kasus stunting di Berau, meskipun APBD daerah tersebut cukup besar. Meskipun demikian, ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan pihak ketiga yang telah berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut. Meski telah ada instruksi dari bupati […]

  • Berau Antisipasi Kekurangan Guru Jelang Kebijakan Penghapusan Non-ASN di Sekolah Negeri

    Berau Antisipasi Kekurangan Guru Jelang Kebijakan Penghapusan Non-ASN di Sekolah Negeri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    BERAU – Rencana pelarangan guru non-ASN mengajar di sekolah negeri mulai 2027 menjadi perhatian pemerintah daerah. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memperbesar persoalan kekurangan dan ketimpangan distribusi tenaga pendidik di sejumlah wilayah. Sekretaris Daerah Berau, M Said, mengatakan pemerintah daerah akan mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat. Namun, ia mengakui kebijakan itu membawa tantangan tersendiri bagi […]

expand_less