Desa Prima Berau Jadi Motor Ekonomi Kreatif Kampung
- account_circle admin
- calendar_month Senin, 8 Des 2025
- visibility 87
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjung Redeb — Program Desa Prima (Perempuan Indonesia Maju Mandiri) di Kabupaten Berau terus menunjukkan kiprahnya sebagai penggerak ekonomi keluarga sekaligus wadah pemberdayaan perempuan di tingkat kampung. Digagas sejak 2016 oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), program ini hadir untuk menjadikan perempuan—khususnya ibu rumah tangga—sebagai aktor pembangunan yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal.
Desa Prima ibarat “laboratorium kehidupan” di kampung: tempat perempuan belajar, berkreasi, mengolah potensi rumah tangga menjadi peluang usaha, sekaligus membantu menekan angka kemiskinan melalui karya nyata.
Tiga Fokus Utama Desa Prima
Kadis DPPKBP3A Rabiatul Islamiyah, melalui Kabid Kualitas Hidup Perempuan Mardiah, menjelaskan bahwa program ini memiliki arah yang sangat jelas:
- Peningkatan Ekonomi Keluarga – Membekali perempuan agar mandiri secara finansial melalui usaha berbasis potensi unik kampung.
- Menjaring Produk Unik Berdaya Saing – Melatih anggota menciptakan produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar.
- Wadah Kreasi dan Kolaborasi – Menjadi ruang bertukar ide, memperkuat keterampilan, dan mengolah bahan baku lokal menjadi produk bernilai, mulai dari kuliner hingga kerajinan.
Dukungan Pemerintah: Pelatihan, Pendampingan, dan Digitalisasi
Untuk memastikan Desa Prima tetap aktif dan berkembang, DPPKBP3A memberikan dukungan intensif dalam berbagai bentuk:
- Workshop lanjutan, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan pemasaran e-commerce.
- Penguatan manajerial, seperti administrasi usaha, pencatatan keuangan, dan strategi keberlanjutan kelompok.
- Pembinaan lintas sektor, di mana semua perangkat daerah diminta terlibat mendampingi kelompok di lapangan.
Dengan pendekatan ini, perempuan tidak hanya dilatih membuat produk, tetapi juga diajari bagaimana menjalankan usaha secara profesional.
Desa Prima Berau: Terbentang di Kampung-Kampung
Sejak hadir hampir satu dekade, Desa Prima telah melahirkan banyak kelompok yang berkembang pesat di berbagai wilayah, seperti:
- Bunda-Bunda Kreatif (BBK) – Tanjung Redeb
- Kelompok Desa Prima Basuli (Sambaliung)
- Kelompok Maluang (Gunung Tabur)
- Kelompok Perempuan Terampil Mandiri: Lebanan Jaya, Bukit Makmur Segah, Sido Bangen Kelai, Tanjung Batu (Pulau Derawan), Manunggal Jaya Biatan, Kampung Biduk-Biduk, dan Teluk Harapan Maratua.
Meski ada beberapa kelompok yang tidak lagi aktif, Mardiah menegaskan bahwa sebagian besar kelompok kini tumbuh semakin mandiri dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Perempuan Jadi Aset Pembangunan Daerah
Program Desa Prima membuktikan bahwa pembangunan tidak cukup hanya berbentuk infrastruktur fisik. Pembangunan sumber daya manusia—khususnya perempuan—adalah fondasi utama bagi kemajuan kampung dan daerah.
Dengan pemberdayaan yang tepat, perempuan di Berau kini tidak hanya menjadi penjaga rumah tangga, tetapi juga penggerak ekonomi, pelaku UMKM kreatif, dan penopang kesejahteraan keluarga. (adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar