DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif
- account_circle admin
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- visibility 74
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB — Laut biru Derawan memikat mata, Labuan Cermin membuat wisatawan betah memotret, dan Maratua sudah lama jadi ikon eksotis Berau. Namun Ketua Komisi II DPRD Berau Sutami mengingatkan satu hal penting: keindahan hanyalah pintu masuk — yang menjaga wisatawan tetap tinggal dan ingin kembali adalah cerita, informasi, serta pelayanan manusia di lapangan. Dan kunci dari itu semua berada di tangan seorang tour guide.
“Tour guide adalah garda terdepan dunia wisata. Jika mereka unggul, citra pariwisata Berau ikut terangkat,” ucapnya.
Sutami menilai pengembangan pariwisata tidak boleh hanya menitikberatkan pada fisik seperti dermaga, jalan, atau resort. Sumber daya manusialah yang menjadi pondasi keberlanjutan sektor ini.
Menurutnya, pelatihan rutin bagi pemandu wisata harus mulai menjadi prioritas pemerintah. Tidak hanya pelatihan dasar, tetapi peningkatan kompetensi yang lebih spesifik — public speaking, penguasaan bahasa asing, sejarah, budaya lokal, hingga kemampuan rescue dan penanganan darurat.
SDM yang Berkualitas = Ekonomi Pariwisata yang Bergerak Lebih Jauh
Sutami memandang peningkatan kapasitas guide adalah investasi jangka panjang. Wisatawan datang bukan hanya ingin melihat, tapi ingin mengerti. Ingin mendengar bagaimana tradisi hidup, siapa masyarakatnya, apa cerita di balik laut yang jernih.
Itulah sebabnya ia mendorong kolaborasi antara pemerintah, pemilik usaha wisata, komunitas lokal hingga asosiasi pelaku wisata untuk membangun ekosistem layanan yang lebih profesional.
“Pelayanan yang baik membuat wisatawan kembali dan merekomendasikan Berau. Dampaknya langsung terlihat di ekonomi,” tegasnya.
Jika kualitas tour guide meningkat, maka lama tinggal wisatawan bertambah, belanja meningkat, UMKM kreatif bergerak, transportasi wisata hidup, dan pendapatan daerah ikut naik. Satu pelatihan bisa menjadi awal dari efek ekonomi berantai.
Berau Berpeluang Naik Kelas Sebagai Destinasi Kompetitif
Sutami berharap program pengembangan SDM pariwisata dapat diakselerasi mulai tahun ini agar Berau lebih siap bersaing dengan destinasi bahari populer lain seperti Raja Ampat maupun Bunaken.
“Dengan SDM unggul, wisata kita bukan hanya indah, tapi berkelas dan berdaya saing tinggi,” tutupnya. (YF/ADV)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar