Fermentasi Jadi Kunci, Petani Kakao Berau Didampingi Tingkatkan Mutu
- account_circle redaksi Beraunews
- calendar_month Senin, 17 Nov 2025
- visibility 502
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pendampingan bagi petani kakao perlu diperhatingan agar mampu menghasilkan biji berkualitas ekspor. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong petani melakukan fermentasi secara mandiri.
Sekarang masih banyak petani yang memilih menjual biji basah karena dianggap cepat dapat uang. Padahal harga biji fermentasi bisa jauh lebih tinggi.
Untuk itu, Kepala Dinas Perkebunan Lita Handini menyalurkan bantuan peralatan fermentasi, kotak kayu, dan sarana pengeringan, disertai pelatihan teknis pengolahan pascapanen.
“Kalau petani mau sabar lima hari fermentasi, kualitasnya meningkat dan peluang ekspor terbuka lebar,” ujarnya.
Ia juga mengatakan petani diberikan pendampingan SDM agar mampu menjaga proses budidaya yang sesuai standar internasional: tidak menggunakan bahan kimia berlebih dan bebas indikasi deforestasi.
“Kita ingin petani bangga, karena biji kakao mereka bisa sampai ke Prancis, bahkan Amerika,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga reputasi kakao Berau di pasar global. (Adv/akm)
- Penulis: redaksi Beraunews


Saat ini belum ada komentar