Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.717
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    Nurung Soroti BBM hingga Pasar Ikan: Produksi Harus Naik, Tapi Serapan dan Budidaya Juga Wajib Dikuatkan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.011
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Anggota Komisi I DPRD Berau, Nurung, mendesak Pemerintah Kabupaten Berau, khususnya Dinas Perikanan, untuk bekerja lebih agresif mengejar target produksi ikan 35 ribu ton per tahun. Dorongan itu muncul setelah ia menelaah capaian semester pertama 2025 yang baru menyentuh 13.027,66 ton, atau belum mencapai separuh dari target tahunan. Menurut Nurung, angka tersebut seharusnya […]

  • BPBD Berau Kekurangan Personel Kedaruratan, Hanya Miliki 12 Petugas Aktif

    BPBD Berau Kekurangan Personel Kedaruratan, Hanya Miliki 12 Petugas Aktif

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    BERAU– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau mengakui masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia (SDM), terutama pada bidang kedaruratan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana. Kondisi tersebut mencuat di tengah proses penyesuaian organisasi setelah pemisahan kelembagaan antara BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar). Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi, mengatakan jumlah personel yang […]

  • Tidak Ada Masalah Distribusi dan Kuota, Diskoperindag Berau Sebut Biang Kekosongan Gas Melon

    Tidak Ada Masalah Distribusi dan Kuota, Diskoperindag Berau Sebut Biang Kekosongan Gas Melon

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 872
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hotlan, mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada masalah dalam proses pendistribusian gas elpiji 3 kilogram dari PT Pertamina ke agen maupun sub penyalur di wilayah Berau. Hal ini diketahui langsung dari Jober Maluang, sebagai pendistribusi resmi elpiji dari Pertamina […]

  • Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    Kehadiran Kapal Lengkong di Perairan Talisayan Jadi Ancaman bagi Nelayan Kecil

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.233
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Di pesisir selatan, tepatnya di perairan Talisayan, pemandangan kapal-kapal lengkong yang beroperasi menangkap ikan kini menjadi pemandangan lazim. Fenomena yang berlangsung beberapa minggu terakhir ini membawa cerita lain bagi para nelayan kecil di wilayah tersebut. Ali Wardana, Kepala Kampung Talisayan, mengungkapkan keresahan yang dirasakan oleh masyarakat nelayan. Menurutnya, kehadiran kapal-kapal lengkong tidak hanya […]

  • Pendapatan Berau Naik Rp949,55 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

    Pendapatan Berau Naik Rp949,55 Miliar dalam Perubahan APBD 2026

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 61
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pendapatan daerah Kabupaten Berau dalam Perubahan APBD 2026 ditetapkan sebesar Rp3,674 triliun. Nilai itu meningkat sekitar Rp949,55 miliar dibandingkan APBD murni 2026 yang sebesar Rp2,724 triliun. Kesepakatan perubahan anggaran tersebut dicapai Pemerintah Kabupaten Berau bersama DPRD Berau dalam Rapat Paripurna, Selasa (29/9/2026). Kesepakatan itu menjadi dasar penyusunan Rancangan Perubahan APBD 2026. Bupati […]

  • ‎Berau Dorong Lahirnya Destinasi Kreatif, Ekraf Jadi Penguat Daya Tarik Wisata Daerah

    ‎Berau Dorong Lahirnya Destinasi Kreatif, Ekraf Jadi Penguat Daya Tarik Wisata Daerah

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 551
    • 0Komentar

    ‎TANJUNG REDEB — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kini menempatkan ekonomi kreatif sebagai elemen utama dalam membangun destinasi wisata baru. ‎Tidak sekadar menampilkan panorama alam, Berau menargetkan hadirnya “destinasi kreatif” yang menawarkan pengalaman langsung, interaktif, dan bernilai ekonomi bagi masyarakat. ‎Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, mengatakan bahwa tren wisata saat ini menuntut setiap daerah menghadirkan […]

expand_less