Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.576
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekankan Investasi Berbasis Kearifan Lokal demi Menjaga Stabilitas Sosial

    Tekankan Investasi Berbasis Kearifan Lokal demi Menjaga Stabilitas Sosial

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    BERAU – Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepentingan investasi dan penghormatan terhadap masyarakat adat. Menurut dia, kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan agar pembangunan di daerah dapat berlangsung secara berkelanjutan. Muhammad Said mengatakan pemerintah tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Namun, pelaku usaha juga diminta memperhatikan budaya lokal dan […]

  • Arus Mudik Udara Mulai Ramai, Bandara Kalimarau Minta Penumpang Jangan Abaikan Aturan Ini

    Arus Mudik Udara Mulai Ramai, Bandara Kalimarau Minta Penumpang Jangan Abaikan Aturan Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau diperkirakan mulai meningkat menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026. Pihak bandara mengingatkan penumpang untuk memperhatikan aturan bagasi serta prosedur check-in agar perjalanan berjalan lancar. Kepala Bandara Kalimarau Patah Atabri mengatakan ketentuan bagasi bagi penumpang hingga kini masih mengacu pada kebijakan masing-masing maskapai dan belum mengalami […]

  • KPID Kaltim Soroti Pergub 49 Tahun 2024: “Jangan Sampai Matikan Media Baru”

    KPID Kaltim Soroti Pergub 49 Tahun 2024: “Jangan Sampai Matikan Media Baru”

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 1.832
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Timur, Irwansyah, angkat suara terkait Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Media Massa di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim. Aturan ini menuai reaksi dari sejumlah media lokal, terutama soal syarat berbadan hukum minimal dua tahun untuk bisa menjalin kontrak kerja sama informasi. Dalam Pergub tersebut, […]

  • Sri Juniarsih: D’Masiv Hadirkan Hiburan Rakyat yang Meriah di Berau Expo

    Sri Juniarsih: D’Masiv Hadirkan Hiburan Rakyat yang Meriah di Berau Expo

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 740
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tampil sebagai artis pembuka di malam pembukaan Berau Expo 2024 pada Minggu (25/8/2024), D’Masiv sukses memberikan hiburan bagi masyarakat Kabupaten Berau. Belasan lagu yang dibawakan band asal Jakarta ini, mampu membuat penonton terbius. Meskipun berdesakan, antusiasme masyarakat luar biasa untuk menyaksikan tampilan artis yang dipentoli oleh Ryan itu. Tua muda maupun anak-anak, […]

  • Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 502
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Sekretariat Daerah Berau, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di tengah pesatnya […]

  • Mudik Lebaran Membludak, Tiket Pesawat dari Berau Sold Out Sejak Awal Maret

    Mudik Lebaran Membludak, Tiket Pesawat dari Berau Sold Out Sejak Awal Maret

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 552
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Tiket pesawat dari Berau dilaporkan telah habis menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. Lonjakan permintaan terjadi sejak awal Maret dan membuat kursi penerbangan pada sejumlah tanggal favorit tidak lagi tersedia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan tiket untuk periode 13 hingga 20 Maret 2026 telah terjual habis bahkan sebelum masa puncak dimulai. […]

expand_less