Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.647
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Hanya Infrastruktur, Rudi Mangunsong: Wisata Berau Butuh Konten Kuat Berbasis Budaya dan Alam

    Bukan Hanya Infrastruktur, Rudi Mangunsong: Wisata Berau Butuh Konten Kuat Berbasis Budaya dan Alam

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 890
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi P. Mangunsong, mendorong pengelola destinasi wisata di Kabupaten Berau untuk tidak hanya mengandalkan keindahan alam, melainkan juga memperkaya pengalaman wisatawan melalui atraksi dan kegiatan tambahan yang kreatif dan berbasis kearifan lokal. Menurutnya, potensi wisata Berau yang luar biasa selama ini belum dimaksimalkan sepenuhnya. Keindahan pantai, laut, […]

  • Kapolri Resmikan Aspol Panaluan Presisi, Ubah Zona Banjir Jadi Hunian Layak Polisi

    Kapolri Resmikan Aspol Panaluan Presisi, Ubah Zona Banjir Jadi Hunian Layak Polisi

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Sebidang lahan di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, yang dulu akrab dengan genangan banjir dan deretan bangunan tak layak huni, kini menjelma menjadi kompleks hunian baru bagi anggota kepolisian. Kawasan itu resmi berubah wajah menjadi Asrama Polisi Tunggal Panaluan Presisi. Peresmian dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Senin, 18 Mei […]

  • Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    Aset Kopdes Jadi Milik Desa, Diskoperindag dan DPMK Berau Siap Tindak Lanjuti

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 797
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Seluruh aset Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dipastikan akan menjadi milik pemerintah desa setelah proses pembangunannya rampung. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Ia juga menegaskan bahwa sebagian pendapatan Kopdes nantinya juga akan disetorkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Senin, (20/10). Kebijakan […]

  • Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    Campak Sangat Mudah Menular, Dinkes Berau Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 522
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan Kabupaten Berau menyatakan seseorang yang telah mendapatkan imunisasi campak masih berpotensi tertular penyakit tersebut. Namun gejala yang dialami umumnya lebih ringan dibandingkan orang yang belum pernah menerima vaksin. Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Berau, Tuty Handayanie, mengatakan tujuan utama vaksinasi adalah membentuk kekebalan tubuh terhadap […]

  • Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru DPRD Minta Pengamanan Diperkuat, Destinasi Kampung & Bahari Dioptimalkan

    Bersiap Sambut Lonjakan Wisatawan Nataru DPRD Minta Pengamanan Diperkuat, Destinasi Kampung & Bahari Dioptimalkan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemkab memperkuat standar keamanan serta kesiapan destinasi wisata — mulai dari kampung wisata hingga kawasan bahari dan konservasi laut. Ia menyebut periode Nataru biasanya menjadi puncak kunjungan, baik dari warga lokal maupun wisatawan luar daerah. Menurut Suriansyah, arus […]

  • “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Transformasi digital di sektor perkebunan Kabupaten Berau memasuki babak baru. Dinas Perkebunan (Disbun) resmi mengakselerasi penerapan Sistem Informasi Perusahaan Perkebunan (SIPERIBUN) sebagai landasan utama membangun Smart Plantation Management—model pengawasan modern yang terukur, transparan, dan mendukung pengembangan potensi kampung hingga investasi hijau. Kepala Disbun Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa digitalisasi ini menjadi langkah […]

expand_less