Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.578
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal Adanya Dugaan Karyawan Tambang Tewas, RSUD: Data Medis Bersifat Rahasia

    Soal Adanya Dugaan Karyawan Tambang Tewas, RSUD: Data Medis Bersifat Rahasia

    • calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 762
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – ANS Karyawan PT HPU yang diduga mengalami kecelakaan kerja, rupanya sempat mendapat perawatan di RSUD dr Abdul Rivai. ANS mendapat perawatan di RSUD dr Abdul Rivai pada 10 Juli lalu. Direktur RSUD dr Abdul Rivai, Jusram membenarkan bahwa ANS sempat dirawat di rumah sakit. “Benar atas nama tersebut (Nama Korban, Red) tercatat […]

  • Estetika Kota Harus Dijaga, Bawaslu Berau Ingatkan Larangan APK di Zona Terlarang

    Estetika Kota Harus Dijaga, Bawaslu Berau Ingatkan Larangan APK di Zona Terlarang

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 617
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Berau mengingatkan para calon peserta Pemilu 2024 agar tidak memasang Alat Peraga Kampanye (APK) disembarang tempat. Hal itu disampaikan oleh Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada. Ia mengatakan berdasarkan peraturan yang berlaku, ada beberapa tempat yang memang dilarang sebagai tempat […]

  • Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    Kejati Kaltara Serahkan Dua Tersangka Korupsi Rp 2,95 Miliar ke JPU

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Penanganan perkara dugaan korupsi proyek pembuatan aplikasi sistem informasi pariwisata di Dinas Pariwisata Kalimantan Utara tahun anggaran 2021 memasuki tahap baru. Kasus dengan nilai anggaran Rp 2,95 miliar itu kini berlanjut ke proses penuntutan. Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara melimpahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Pelimpahan ini merupakan tahap […]

  • DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    DPRD Berau Dorong Solusi Terbaik untuk Kejelasan Status Relawan Nakes

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – DPRD Kabupaten Berau menyoroti kondisi tenaga kesehatan (nakes) di wilayah pesisir Kecamatan Biatan yang dinilai masih kekurangan sumber daya, sekaligus belum jelasnya status sejumlah nakes yang masih berlabel relawan. Anggota Komisi I DPRD Berau Thamrin mengatakan persoalan tersebut tidak hanya terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan, tetapi juga menyangkut kepastian status para relawan […]

  • “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    “Smart Plantation Management”, Digitalisasi Disbun Dorong Transparansi, Potensi Kampung, dan Investasi Berkelanjutan

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 460
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Transformasi digital di sektor perkebunan Kabupaten Berau memasuki babak baru. Dinas Perkebunan (Disbun) resmi mengakselerasi penerapan Sistem Informasi Perusahaan Perkebunan (SIPERIBUN) sebagai landasan utama membangun Smart Plantation Management—model pengawasan modern yang terukur, transparan, dan mendukung pengembangan potensi kampung hingga investasi hijau. Kepala Disbun Berau, Lita Handini, mengatakan bahwa digitalisasi ini menjadi langkah […]

  • Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

    Indra Mahardika, Kepala Kampung Termuda Kedua di Batiwakkal: Menapaki Mimpi Besar untuk Pulau Derawan

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 682
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Pulau Derawan — Memulai perjalanannya sebagai pendamping kampung di Pulau Derawan, nama Indra Mahardika semakin dikenal masyarakat sebagai pemuda berkomitmen dalam membangun daerah. Dikenal dengan panggilan Indra, Kepala Kampung Pulau Derawan ini adalah putra asli Kepulauan Derawan. Ia lahir dan besar di kampung yang dikenal sebagai destinasi pariwisata bahari terkenal di dunia. Setelah lulus […]

expand_less