Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.708
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berau Siapkan Proyek Besar Tangani Abrasi di Empat Pulau Strategis

    Berau Siapkan Proyek Besar Tangani Abrasi di Empat Pulau Strategis

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau berencana melakukan penanganan abrasi secara menyeluruh di empat pulau sekaligus pada tahun 2025. Keempat pulau yang masuk dalam daftar prioritas itu adalah Derawan, Maratua, Sambit, dan Balikukup—wilayah-wilayah pesisir yang memiliki nilai penting baik secara ekologis maupun pariwisata. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan […]

  • Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    Tak Cukup Awasi di Dunia Nyata, Berau Kini Fokus Lindungi Anak di Ruang Digital

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Sekretariat Daerah Berau, itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di tengah pesatnya […]

  • Bisa Dongkrak Ekonomi Wilayah Pesisir

    Bisa Dongkrak Ekonomi Wilayah Pesisir

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — DPRD Kabupaten Berau mendukung pembukaan rute speedboat yang menghubungkan Tanjung Redeb, Tanjung Batu, hingga Tarakan. Jalur transportasi laut tersebut dinilai dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, mengatakan kehadiran rute baru itu tidak hanya menambah pilihan transportasi bagi masyarakat, tetapi juga membuka akses yang […]

  • Batik Khas Berau Wajib untuk ASN, BUMD, dan Pelajar

    Batik Khas Berau Wajib untuk ASN, BUMD, dan Pelajar

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 743
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Berau masa bakti 2025–2030 resmi dilantik pada Jumat, 8 Agustus 2025, di Gedung Balai Mufakat. Acara dihadiri Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, Wakil Bupati Gamalis, serta mantan Ketua Dekranasda periode 2021–2025, Sri Aslinda Gamalis. Pelantikan dirangkai dengan serah terima kepengurusan, ditandai penyematan pin secara simbolis […]

  • Hari Jadi Berau Diwarnai 18 Tuntutan Warga, Aksi Massa Beralih ke Ruang Dialog

    Hari Jadi Berau Diwarnai 18 Tuntutan Warga, Aksi Massa Beralih ke Ruang Dialog

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BERAU — Rencana aksi Aliansi Masyarakat Berau di tengah momentum Hari Jadi Kabupaten Berau berubah menjadi forum dialog dengan Pemerintah Kabupaten Berau, Selasa, 15 September 2026. Aliansi sebelumnya berencana turun menyampaikan 18 tuntutan kepada pemerintah daerah. Namun aksi tersebut batal setelah Bupati Berau Sri Juniarsih mengirimkan surat resmi dan mengajak massa menyampaikan aspirasi secara langsung […]

  • Kemarau Mengganas, Petani Labanan Jaya Tetap Panen Padi

    Kemarau Mengganas, Petani Labanan Jaya Tetap Panen Padi

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    TELUK BAYUR — Kemarau panjang dan cuaca panas ekstrem tengah menguji sektor pertanian di Kabupaten Berau. Namun, di tengah keterbatasan air, petani di Kampung Labanan Jaya, Kecamatan Teluk Bayur, masih mampu memanen padi. Syukuran panen padi digelar di Kampung Labanan Jaya, Kamis, (20/8). Panen ini menjadi kabar baik di tengah musim tanam 2026 yang dibayangi […]

expand_less