Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.704
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sosialisasi Penghargaan Upakarti, Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil Maupun Menengah

    Sosialisasi Penghargaan Upakarti, Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil Maupun Menengah

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 651
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau terus berupaya mendorong kemajuan industri kecil dan menengah (IKM) di wilayahnya. Penghargaan Upakarti merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi pelaku usaha, individu, dan institusi dalam pengembangan industri berbasis lokal. Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, Hasnawati, menyampaikan Kegiatan ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan […]

  • Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    Tak Terdampak WFA, Layanan KTP dan Dokumen di Berau Tetap Jalan

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 352
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak menghentikan layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Berau. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung selama periode tersebut. Kepala Disdukcapil Berau, David Pamudji, mengatakan instansinya telah menetapkan sejumlah hari operasional selama masa penerapan WFA. Layanan tetap […]

  • Gedung RS Raja Alam di Tanjung Redeb

    DPRD Berau Buka Opsi RS Raja Alam Dikelola Pemprov Kaltim

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 68
    • 0Komentar

    DPRD Berau membuka opsi pengelolaan RS Raja Alam oleh Pemprov Kaltim. Status rumah sakit yang disebut belum terdaftar di Kemenkes masih dibahas.

  • Cuaca Panas Ekstrem di Berau, Ini Penjelasan BMKG yang Mengejutkan

    Cuaca Panas Ekstrem di Berau, Ini Penjelasan BMKG yang Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    BERAU — Cuaca panas yang terjadi di Kabupaten Berau dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan masyarakat. Suhu udara dilaporkan mencapai lebih dari 35 hingga 37 derajat Celsius, dengan kondisi minim hujan di sejumlah wilayah. Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, mengatakan kondisi tersebut belum menandakan masuknya musim kemarau panjang di Berau. Ia menyebut awal musim kemarau diperkirakan […]

  • Pertamina Dex Tembus Rp28.500 per Liter

    Pertamina Dex Tembus Rp28.500 per Liter

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    BERAU – Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kalimantan Timur per 4 Mei 2026. Kenaikan cukup signifikan yakni yang terbesar terjadi pada Pertamina Dex sebesar Rp4.050 per liter. Kenaikan sejumlah jenis BBM nonsubsidi ini membuat harga di tingkat SPBU, termasuk di SPBU Bujangga, ikut mengalami penyesuaian. Manager Operasional SPBU Bujangga, Chepy, membenarkan […]

  • Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    Mau Tahu Kamu Masuk Kelompok Kaya atau Tidak? Cek Desil DTSEN Pakai NIK di Sini

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BERAU — Seberapa “kaya” keluarga Anda jika dibandingkan dengan masyarakat Indonesia lainnya? Jawabannya ternyata tidak harus diterka hanya dari gaji, kendaraan yang dipakai, rumah yang ditempati, atau saldo rekening. Pemerintah memiliki pemeringkatan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang dikenal sebagai desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN. Masyarakat kini ramai mengecek posisi desil […]

expand_less