Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

Jejak Perang Dunia II di Berau: Bom Peninggalan Jepang Kembali Ditemukan

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • visibility 1.584
  • print Cetak

Tanjung Redeb– Tim Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kaltim berhasil melaksanakan peledakan terhadap satu unit bom peninggalan Jepang yang ditemukan oleh warga di Jalan Sungai Buntu, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau.

Komandan Kompi 3 Batalyon C, Hendro, mengungkapkan bahwa bom yang ditemukan tersebut diduga merupakan sisa dari Perang Dunia II.

Penemuan bom tersebut bermula ketika seorang warga yang tengah berkebun menemukan benda mencurigakan dan segera melaporkannya ke Polsek Sambaliung.

Selanjutnya, laporan tersebut diteruskan ke Polres Berau dan diterima oleh Tim Brimob Kompi 3 untuk ditindaklanjuti.

Hendro menjelaskan bahwa beberapa waktu sebelumnya, pihaknya juga telah melakukan proses disposal (peledakan) terhadap bom serupa di kawasan Gunung Tabur, tepatnya di area PT Tanjung Redeb Hutani (TRH).

Pada peledakan tersebut, Polda Kaltim menerjunkan tiga personel dari tim Gegana yang dilengkapi dengan peralatan khusus untuk menangani bom berbahaya tersebut.

“Tim kami dibantu oleh tiga personel Gegana dalam proses peledakan bom yang memiliki berat 150 kilogram ini,” ujar Hendro.

Bom yang ditemukan memiliki panjang 1 meter dan diameter 30 cm tersebut memiliki daya ledak yang cukup besar, yang dapat menghancurkan wilayah dengan radius hingga 1 kilometer. Mengingat potensi bahaya yang sangat tinggi, Hendro memperingatkan bahwa bom tersebut bisa memicu bencana besar jika tidak ditangani dengan hati-hati.

“Jika bom ini salah penanganan dan meledak, dampaknya bisa setara dengan peristiwa seperti Hiroshima,” tambahnya, menggambarkan betapa berbahayanya benda tersebut jika sampai meledak tanpa penanganan yang tepat.

Komandan Kompi 3 ini juga memperkirakan bahwa masih ada bom-bom peninggalan Perang Dunia II yang tersembunyi di kawasan Sambaliung, mengingat wilayah tersebut pernah menjadi lokasi operasi militer pada masa perang.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor jika menemukan benda yang mencurigakan.

“Keberadaan bom-bom seperti ini memang masih sering ditemukan di beberapa titik di Berau, dan kami terus berupaya untuk memastikan wilayah ini aman dari ancaman bom peninggalan perang,” jelasnya. (*)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Berau 2025 Tembus Rp8,76 Triliun, Hampir Dua Kali Lipat dari Target

    Investasi Berau 2025 Tembus Rp8,76 Triliun, Hampir Dua Kali Lipat dari Target

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Realisasi investasi Kabupaten Berau sepanjang 2025 mencapai Rp8,76 triliun, jauh melampaui target pemerintah daerah sebesar Rp4,5 triliun. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan realisasi tersebut setara dengan 194,71 persen dari target investasi yang ditetapkan. “Pada 2026 target investasi Berau sebesar Rp8 triliun,” kata Sri Juniarsih dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau memperingati […]

  • Berau ‘Skip’ Seleksi CPNS Tahun Ini, Fokus Selesaikan PPPK Tahap II

    Berau ‘Skip’ Seleksi CPNS Tahun Ini, Fokus Selesaikan PPPK Tahap II

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Di tahun 2025, Pemkab Berau fokus untuk melakukan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II, yang merupakan sisa dari seleksi Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemkab Berau pada Tahap I lalu. Sehingga dipastikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, untuk seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini tidak […]

  • Kemarau Diprediksi Panjang, Berau Laporkan Upaya Mitigasi dan Kendala Lahan Terdampak Intrusi Air Laut

    Kemarau Diprediksi Panjang, Berau Laporkan Upaya Mitigasi dan Kendala Lahan Terdampak Intrusi Air Laut

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 323
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan pemerintah daerah memperkuat langkah mitigasi untuk melindungi sektor pertanian dari ancaman musim kemarau panjang tahun ini. Pernyataan itu disampaikan dalam rapat koordinasi mitigasi kekeringan lahan yang digelar Kementerian Pertanian, Senin, 20 April 2026. Dalam forum tersebut, Sri Juniarsih menyampaikan sejumlah upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Berau […]

  • Keterbatasan Dana Hambat Persiapan Kontingen Berau untuk Porprov 2026

    Keterbatasan Dana Hambat Persiapan Kontingen Berau untuk Porprov 2026

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 401
    • 0Komentar

    BERAU – Persiapan atlet Kabupaten Berau untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan anggaran. Hal ini berpotensi mengurangi jumlah kontingen yang akan diberangkatkan. Meskipun potensi atlet Berau cukup menjanjikan, dengan partisipasi dalam sekitar 52 cabang olahraga dan berhasil menempati posisi kelima di tingkat provinsi, situasi keuangan yang sulit membuat […]

  • Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    Generasi Muda Berau Diajak Kurangi Fast Food, Perbanyak Pangan Lokal Bergizi

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.402
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat kabupaten pada Rabu, 24 September 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Kabupaten Berau, Tanjung Redeb, sebagai bagian dari upaya mendorong konsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi. Festival B2SA menjadi salah satu […]

  • Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.187
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya pemetaan area pertanian di Bumi Batiwakkal sebagai langkah strategis dalam mengembangkan sektor pertanian dan memastikan keberlanjutan produksi pangan. Menurutnya, pemetaan ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah dengan potensi pertanian unggulan serta menghindari ketergantungan pada satu komoditas. “Harus ada satu program pemetaan terkait area pertanian […]

expand_less