Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

Karst Sangkulirang–Mangkalihat Masuki Babak Baru Geopark Berkelanjutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 893
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Upaya panjang menginventarisasi keragaman geologi di Kabupaten Berau akhirnya berbuah hasil. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan wilayah ini sebagai salah satu situs warisan geologi Indonesia—langkah penting menuju status taman bumi atau geopark yang selama ini diusulkan bersama Karst Sangkulirang–Mangkalihat.

Proses pengusulan yang dimulai sejak 2019 ini melibatkan Pemprov Kaltim, Pemkab Berau dan Kutai Timur, serta dukungan ilmiah dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Setiap tahun dilakukan inventarisasi geologi, kajian pendukung, hingga penyusunan berkas teknis yang akhirnya melahirkan keputusan Menteri ESDM pada 2024.

Sebelumnya, kawasan karst yang memiliki nilai arkeologi dan geodiversitas tinggi ini pernah diajukan sebagai calon UNESCO Global Geopark (UGGp) pada 2016. Saat ini, baru 12 kawasan di Indonesia yang menyandang status tersebut, dan yang terdekat dengan Kalimantan Timur adalah Taman Bumi Meratus di Kalimantan Selatan.

Penetapan sebagai taman bumi membawa implikasi luas. Mulai dari pengakuan budaya dan perlindungan kawasan karst, hingga peningkatan daya tarik wisata berbasis pendidikan dan riset ilmiah. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahkan menilai keberadaan taman bumi mampu menjawab sedikitnya 11 hingga 14 dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menyampaikan bahwa pembangunan ekowisata telah menjadi salah satu strategi utama dalam mendukung usulan Geopark Karst Sangkulirang–Mangkalihat. Kampung Merabu—yang berada di salah satu titik paling spektakuler bentang karst—ditetapkan sebagai kawasan prioritas pengembangan wisata ramah lingkungan.

“Pengembangan wisata Merabu sudah kami masukkan ke dalam RPJMD. Rencana pembangunan track menuju Goa Beloyot juga telah selesai,” ujar Ririn.

Pembangunan jalur menuju Goa Beloyot menjadi perhatian utama karena kondisi medan yang dipenuhi jalur berair. Dari total lima kilometer perjalanan dari Kampung Merabu, terdapat beberapa titik yang memerlukan track atau jembatan kayu agar akses lebih aman dan layak bagi wisatawan.

Jika pembangunan jalur ini rampung tahun depan, angka kunjungan wisatawan diperkirakan melonjak signifikan. Goa Beloyot telah lama dikenal di dunia arkeologi internasional sejak ditemukannya jejak peradaban manusia purba pada 1990-an. Akses yang lebih baik diyakini menjadi katalis bagi perkembangan wisata edukasi dan riset di Berau.

Dengan status taman bumi yang semakin dekat, Karst Sangkulirang–Mangkalihat berpotensi menjadi ikon geopark Indonesia berikutnya—mengangkat Berau tidak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga sebagai pusat konservasi dan pengetahuan geologi dunia.(adv/akm)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‎Diskominfo Berau Perketat Digitalisasi Pertahanan Siber Terintegrasi, Tegaskan Layanan Publik Harus Tetap Jalan

    ‎Diskominfo Berau Perketat Digitalisasi Pertahanan Siber Terintegrasi, Tegaskan Layanan Publik Harus Tetap Jalan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 118
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus memperkuat benteng keamanan digital untuk memastikan seluruh layanan publik berbasis teknologi tetap beroperasi tanpa gangguan. ‎Di tengah meningkatnya pola serangan siber terhadap instansi pemerintah, Diskominfo menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kolaborasi menjadi kunci utama menjaga stabilitas layanan. ‎Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menyebut […]

  • Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    Konsisten Kelola Lingkungan, PT IPB Diganjar PROPER Biru dari DLH Kalimantan Timur

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 697
    • 0Komentar

    Samarinda — PT Indo Pusaka Berau (IPB) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Perusahaan energi yang mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Lati ini meraih penghargaan PROPER dengan predikat Biru dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur dalam ajang Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) tahun 2025. Penghargaan tersebut […]

  • Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    Jelang Libur Nataru, DPRD Berau Minta Pengamanan Wisata Diperketat: Keselamatan Pengunjung Wajib Utama

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Anggota Komisi II DPRD Berau, Suriansyah, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan dan pengamanan di seluruh objek wisata. Ia menilai antisipasi sedini mungkin diperlukan karena kunjungan wisata diprediksi melonjak, baik dari warga lokal maupun pelancong luar daerah. Menurut Suriansyah, momentum libur Nataru […]

  • Hari Ketiga Pencarian, Tiga Korban Laka Speedboat di Bulungan Belum Ditemukan

    Hari Ketiga Pencarian, Tiga Korban Laka Speedboat di Bulungan Belum Ditemukan

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 841
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR – Memasuki hari ketiga pencarian, tim gabungan belum berhasil menemukan tiga korban kecelakaan speedboat Iksa Express yang tenggelam di perairan Sungai Temangga, Kabupaten Bulungan. Operasi pencarian yang berlangsung sejak pagi hingga pukul 17.00 WITA kembali berakhir dengan hasil nihil. Kasi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Tarakan, Dede Hariana, mengatakan pencarian akan dilanjutkan esok hari […]

  • Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    Kesejahteraan Masyarakat Jadi Prioritas: Madri Pani-Agus Wahyudi di Tengah Hujan

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

    Teluk Bayur – Antusiasme masyarakat Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, tidak surut meskipun diguyur hujan. Ribuan masyarakat tetap hadir guna melihat secara langsung sosok calon pemimpin Berau, Madri Pani-Agus Wahyudi. Paslon nomor urut 1 tersebut menggelar kampanye di Kelurahan Rinding, pada Minggu (13/10) sekira pukul 14.00 Wita. 24 program dipaparkan oleh kedua paslon yang disambut […]

  • Sri Juniarsih: Pajak Kendaraan Masuk Kas Daerah, Kembali untuk Masyarakat

    Sri Juniarsih: Pajak Kendaraan Masuk Kas Daerah, Kembali untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 361
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB). Menurutnya, potensi penerimaan daerah dari sektor ini masih sangat besar dan dapat menjadi penopang pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Berau. “Kami mendukung penuh upaya peningkatan PKB dan BBN-KB ini. […]

expand_less