Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • visibility 1.255
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. Dan Pemerintah Kabupaten Berau dibawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis, kembali mempersembahkan penghargaan Swasti Saba Padapa, atas keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Kota Berau Sehat Tahun 2023.

Setelah mencapai status ODF, suatu wilayah tersebut akan diberikan sertifikat ODF. Penghargaan ini menunjukan komitmen pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Dan di tahun 2023 lalu menjadi kali kedua Berau mempertahankan penghargaan itu.

 

Penghargaan itu diterima langsung oleh Sri Juniarsih dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 yang pada November tahun lalu.

Swasti Saba sendiri adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali, oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabupaten dan kota, yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program kabupaten kota sehat (KKS).

Kabupaten Berau pertama kali meraih penghargaan Swasti Saba di tahun 2019, dan kembali berhasil mempertahankan pada tahun 2023 lalu. Swasti Saba tahun 2023 diberikan kepada 136 pemerintah daerah dengan tingkatan wistara, wiwerda dan padapa.

Sri Juniarsih pun menyadari jika pembangunan bidang kesehatan, merupakan tanggung jawab bersama dari pusat hingga ke tingkat daerah. Termasuk pengalokasian anggaran pada bidang kesehatan, dimana pemerintah daerah memiliki peran besar dalam pembangunan sektor ini.

Sri Juniarsih pun mengatakan jika capaian ini merupakan hasil kerja, dari seluruh perangkat pemerintah dari kabupaten hingga kampung, dengan keterlibatan lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat.

“Sehingga indikator penilaian kabupaten sehat bisa terpenuhi dan Berau dapat kembali mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, khususnya Forum Berau Sehat (FBS), bersama OPD terkait yang terus membangun sinergisitas, mewujudkan program yang bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Berau Sehat.

Untuk penilaian selanjutnya, Berau dikatakannya akan berupaya menaikkan status kabupaten kota sehatnya menjadi tingkat kedua. Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.

“Tidak bisa berjalan masing-masing. Semua harus saling sinergi bahkan sampai ke masyarakat. Karena dasarnya adalah masyarakat itu sendiri yang bisa menghentikan kebiasaan ODFnya,” imbuhnya.

Ketua FBS Berau, Sultan menjelaskan jika syarat utama dalam penilaian kabupaten sehat adalah capaian ODF, yang ditetapkan minimal di angka 80 persen. Di Kabupaten Berau sendiri, dari 110 kelurahan dan kampung, yang telah memenuhi ODF ada 88 kampung. Selain itu, poin penilaian lainnya adalah capaian dari 9 tatanan kabupaten kota sehat, dengan menunjukkan nilai yang baik.

“Sesuai komitmen bersama, kita targetkan setiap tahun ada peningkatan, Alhamdulillah tahun ini bisa dapat Swasti Saba Padapa kembali. Mudahan di penilaian selanjutnya kita sudah sesuai target untuk tingkat kedua,” pungkasnya.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pjs Bupati Sufian Agus Ingatkan Paslon Berau Soal Pentingnya Kampanye Damai

    Pjs Bupati Sufian Agus Ingatkan Paslon Berau Soal Pentingnya Kampanye Damai

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 613
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Memasuki tahun politik dan masa kampanye, masing-masing paslon Bupati dan Wabup Berau yang akan bertarung di Pilkada 2024, diminta untuk bisa menjaga kondusivitas, termasuk salah satunya dengan menjaga massa pendukungnya. “Sesuai dengan amanat dari Kementerian Dalam Negeri, salah satunya adalah menjaga kondusivitas daerah dan menjaga ketenteraman. Nah, mereka paslon ini masing-masing punya […]

  • PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    PKKPRL Jadi Kunci Penataan dan Kepastian Hukum Pemanfaatan Ruang Laut, Ada Sanksi Pidana Kalau Melanggar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 531
    • 0Komentar

    SAMARINDA – Akademisi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman (Unmul), Muchlis Efendi, menegaskan bahwa Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) kini menjadi instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan wilayah laut di Indonesia. Menurut Muchlis, PKKPRL merupakan bentuk persetujuan dari negara kepada pihak tertentu, baik individu maupun badan usaha, untuk memanfaatkan ruang laut sesuai dengan […]

  • Siap Berebut Kursi Bupati Berau

    Siap Berebut Kursi Bupati Berau

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 445
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Persaingan dalam perebutan kursi kepala daerah di Berau semakin memanas. Setelah Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) memberikan rekomendasi kepada Madri Pani sebagai bakal calon bupati, kini giliran Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang mengikutinya. Informasi ini disampaikan oleh Ketua DPD NasDem Berau, Liliansyah, yang mengonfirmasi bahwa rekomendasi tersebut diserahkan […]

  • Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

    Bapenda Berau Terapkan Pajak Digital, Usaha yang Tolak Alat Pemantau Terancam Ditutup

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.735
    • 0Komentar

    BERAU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau akan mulai menerapkan sistem pajak digital berbasis Transaction Monitoring Device (TMD) atau alat pemantau transaksi di sejumlah tempat usaha mulai 1 November 2025. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transparansi pelaporan pajak dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa penerapan TMD merupakan […]

  • Pjs Bupati Harapkan Sinergi, Pimpinan DPRD Berau Periode Baru Resmi Dilantik

    Pjs Bupati Harapkan Sinergi, Pimpinan DPRD Berau Periode Baru Resmi Dilantik

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.065
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pengucapan sumpah/janji Pimpinan DPRD Kabupaten Berau untuk masa jabatan 2024-2029, yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Berau pada Selasa (5/11/2024). Rapat ini dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Kabupaten Berau, Liliansyah dari Partai Nasdem, yang didampingi oleh Wakil Ketua Sementara Erlita […]

  • DPRD Berau Dorong Revisi Perda Pengendalian Miras, Soroti Tata Kelola Penjualan

    DPRD Berau Dorong Revisi Perda Pengendalian Miras, Soroti Tata Kelola Penjualan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle beraunews
    • visibility 62
    • 0Komentar

    BERAU – DPRD Kabupaten Berau menilai pengendalian peredaran minuman keras (miras) membutuhkan pengaturan yang lebih jelas, baik melalui pembentukan peraturan daerah (perda) maupun revisi perda yang sudah ada. Anggota Komisi II DPRD Berau, Fasra Wisono, mengatakan menutup dan menghapus peredaran miras bukan perkara mudah selama masih terdapat pabrik yang memproduksinya. “Yang perlu diperhatikan adalah tata […]

expand_less