Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • visibility 1.197
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. Dan Pemerintah Kabupaten Berau dibawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis, kembali mempersembahkan penghargaan Swasti Saba Padapa, atas keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Kota Berau Sehat Tahun 2023.

Setelah mencapai status ODF, suatu wilayah tersebut akan diberikan sertifikat ODF. Penghargaan ini menunjukan komitmen pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Dan di tahun 2023 lalu menjadi kali kedua Berau mempertahankan penghargaan itu.

 

Penghargaan itu diterima langsung oleh Sri Juniarsih dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 yang pada November tahun lalu.

Swasti Saba sendiri adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali, oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabupaten dan kota, yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program kabupaten kota sehat (KKS).

Kabupaten Berau pertama kali meraih penghargaan Swasti Saba di tahun 2019, dan kembali berhasil mempertahankan pada tahun 2023 lalu. Swasti Saba tahun 2023 diberikan kepada 136 pemerintah daerah dengan tingkatan wistara, wiwerda dan padapa.

Sri Juniarsih pun menyadari jika pembangunan bidang kesehatan, merupakan tanggung jawab bersama dari pusat hingga ke tingkat daerah. Termasuk pengalokasian anggaran pada bidang kesehatan, dimana pemerintah daerah memiliki peran besar dalam pembangunan sektor ini.

Sri Juniarsih pun mengatakan jika capaian ini merupakan hasil kerja, dari seluruh perangkat pemerintah dari kabupaten hingga kampung, dengan keterlibatan lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat.

“Sehingga indikator penilaian kabupaten sehat bisa terpenuhi dan Berau dapat kembali mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, khususnya Forum Berau Sehat (FBS), bersama OPD terkait yang terus membangun sinergisitas, mewujudkan program yang bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Berau Sehat.

Untuk penilaian selanjutnya, Berau dikatakannya akan berupaya menaikkan status kabupaten kota sehatnya menjadi tingkat kedua. Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.

“Tidak bisa berjalan masing-masing. Semua harus saling sinergi bahkan sampai ke masyarakat. Karena dasarnya adalah masyarakat itu sendiri yang bisa menghentikan kebiasaan ODFnya,” imbuhnya.

Ketua FBS Berau, Sultan menjelaskan jika syarat utama dalam penilaian kabupaten sehat adalah capaian ODF, yang ditetapkan minimal di angka 80 persen. Di Kabupaten Berau sendiri, dari 110 kelurahan dan kampung, yang telah memenuhi ODF ada 88 kampung. Selain itu, poin penilaian lainnya adalah capaian dari 9 tatanan kabupaten kota sehat, dengan menunjukkan nilai yang baik.

“Sesuai komitmen bersama, kita targetkan setiap tahun ada peningkatan, Alhamdulillah tahun ini bisa dapat Swasti Saba Padapa kembali. Mudahan di penilaian selanjutnya kita sudah sesuai target untuk tingkat kedua,” pungkasnya.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Masih Menyelimuti Berau, PM2.5 Bertahan di Level Tidak Sehat

    Asap Masih Menyelimuti Berau, PM2.5 Bertahan di Level Tidak Sehat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    BERAU – Konsentrasi partikulat PM2.5 di Kabupaten Berau tercatat mencapai 62,7 mikrogram per meter kubik atau µg/m³ dengan indikator tidak sehat. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kabupaten Berau kembali mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi Belajar Dari Rumah atau BDR. Kebijakan BDR berlaku mulai 8 hingga 10 September 2026 bagi satuan pendidikan PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, […]

  • Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    Usulan Pertalite Berau 83.201 Kiloliter, BPH Migas Hanya Setujui 47.312 Kiloliter

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BERAU– Kuota Pertalite untuk Kabupaten Berau pada 2026 disebut jauh di bawah jumlah yang diajukan Pemerintah Kabupaten Berau. Dari usulan sebesar 83.201 kiloliter, BPH Migas hanya menyetujui 47.312 kiloliter. Artinya, terdapat selisih 35.889 kiloliter antara jumlah yang diminta pemerintah daerah dan kuota yang disetujui. Persoalan tersebut mencuat dalam mediasi aksi Gerakan Masyarakat Sipil (GMS) Berau […]

  • Madri Pani Pilih Menyepi: Dari Kursi DPRD ke Papan Catur

    Madri Pani Pilih Menyepi: Dari Kursi DPRD ke Papan Catur

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.130
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Politikus kawakan Kabupaten Berau, Madri Pani, resmi mengakhiri kiprahnya bersama Partai Nasional Demokrat (NasDem). Kabar mengenai pengunduran dirinya yang beredar dalam beberapa pekan terakhir akhirnya ia konfirmasi langsung. “Betul, saya sudah pamit dari NasDem. Saya merasa sudah tidak memberi kontribusi yang berarti bagi partai. Saya takut hanya menjadi beban,” kata Madri. Madri […]

  • Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

    Puluhan Pasien Antre Cuci Darah, Mesin Hemodialisis Masih Tersimpan di Gudang

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 429
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Keterbatasan ruang pelayanan menjadi kendala utama dalam pengembangan layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di RSUD dr. Abdul Rivai, Kabupaten Berau. Akibatnya, puluhan pasien masih harus mengantre untuk mendapatkan layanan meski sejumlah mesin cuci darah yang siap digunakan masih tersimpan di gudang. Wakil Bupati Berau Gamalis mengatakan persoalan yang dihadapi rumah sakit […]

  • Menjelang Penetapan Pimpinan DPRD Berau

    Menjelang Penetapan Pimpinan DPRD Berau

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pertengahan Oktober 2024, pimpinan definitif DPRD Berau baru akan ditetapkan. Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto usai mengikuti rapat penetapan usulan calon pimpinan DPRD Berau periode 2024-2029. “Kemungkinan pertengahan Oktober baru bisa ditetapkan siapa saja yang akan mengisi kursi pimpinan,” ungkapnya. Dalam rapat itu, ada tiga nama yang […]

  • Pemkab Berau Layangkan Surat Edaran Penutupan Sementara Tempat Hiburan dan Billiard

    Pemkab Berau Layangkan Surat Edaran Penutupan Sementara Tempat Hiburan dan Billiard

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.132
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Dalam rangka menghormati pelaksanaan Peringatan Isra Mikraj yang jatuh pada 27 Januari 2025 dan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili pada 29 Januari 2025, Pemerintah Kabupaten Berau telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 300/Ol/I/Kespol-IV/2025 tentang Penutupan Sementara Kegiatan Usaha Hiburan dan Arena Bola Sodok (Billiard). Surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih, ini […]

expand_less