Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • visibility 995
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. Dan Pemerintah Kabupaten Berau dibawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis, kembali mempersembahkan penghargaan Swasti Saba Padapa, atas keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Kota Berau Sehat Tahun 2023.

Setelah mencapai status ODF, suatu wilayah tersebut akan diberikan sertifikat ODF. Penghargaan ini menunjukan komitmen pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Dan di tahun 2023 lalu menjadi kali kedua Berau mempertahankan penghargaan itu.

 

Penghargaan itu diterima langsung oleh Sri Juniarsih dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 yang pada November tahun lalu.

Swasti Saba sendiri adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali, oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabupaten dan kota, yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program kabupaten kota sehat (KKS).

Kabupaten Berau pertama kali meraih penghargaan Swasti Saba di tahun 2019, dan kembali berhasil mempertahankan pada tahun 2023 lalu. Swasti Saba tahun 2023 diberikan kepada 136 pemerintah daerah dengan tingkatan wistara, wiwerda dan padapa.

Sri Juniarsih pun menyadari jika pembangunan bidang kesehatan, merupakan tanggung jawab bersama dari pusat hingga ke tingkat daerah. Termasuk pengalokasian anggaran pada bidang kesehatan, dimana pemerintah daerah memiliki peran besar dalam pembangunan sektor ini.

Sri Juniarsih pun mengatakan jika capaian ini merupakan hasil kerja, dari seluruh perangkat pemerintah dari kabupaten hingga kampung, dengan keterlibatan lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat.

“Sehingga indikator penilaian kabupaten sehat bisa terpenuhi dan Berau dapat kembali mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, khususnya Forum Berau Sehat (FBS), bersama OPD terkait yang terus membangun sinergisitas, mewujudkan program yang bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Berau Sehat.

Untuk penilaian selanjutnya, Berau dikatakannya akan berupaya menaikkan status kabupaten kota sehatnya menjadi tingkat kedua. Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.

“Tidak bisa berjalan masing-masing. Semua harus saling sinergi bahkan sampai ke masyarakat. Karena dasarnya adalah masyarakat itu sendiri yang bisa menghentikan kebiasaan ODFnya,” imbuhnya.

Ketua FBS Berau, Sultan menjelaskan jika syarat utama dalam penilaian kabupaten sehat adalah capaian ODF, yang ditetapkan minimal di angka 80 persen. Di Kabupaten Berau sendiri, dari 110 kelurahan dan kampung, yang telah memenuhi ODF ada 88 kampung. Selain itu, poin penilaian lainnya adalah capaian dari 9 tatanan kabupaten kota sehat, dengan menunjukkan nilai yang baik.

“Sesuai komitmen bersama, kita targetkan setiap tahun ada peningkatan, Alhamdulillah tahun ini bisa dapat Swasti Saba Padapa kembali. Mudahan di penilaian selanjutnya kita sudah sesuai target untuk tingkat kedua,” pungkasnya.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

    Maratua Music Festival 2026 Siap Jadi Ajang Promosi Wisata Berau

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) memastikan pelaksanaan Maratua Music Festival (M2F) 2026 akan dikemas berbeda dibanding tahun sebelumnya. Dalam press conference yang digelar di Hotel Palmy, Jumat sore (12/06/2026), Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menggabungkan unsur […]

  • Subroto Ajak Warga Berau Memperkuat Konsumsi Ikan Gizi Keluarga, Ekonomi Pesisir, hingga UMKM Perikanan Turut Terdorong

    Subroto Ajak Warga Berau Memperkuat Konsumsi Ikan Gizi Keluarga, Ekonomi Pesisir, hingga UMKM Perikanan Turut Terdorong

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyerukan penguatan tradisi makan ikan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Berau. Menurutnya, langkah ini tidak hanya berperan mencegah stunting, tetapi sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi sektor kelautan, budidaya perikanan, hingga UMKM pengolahan hasil laut. Ia menilai laut dan perairan Berau menyimpan potensi besar yang […]

  • Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    Stok Aman, Harga Stabil! DPRD Berau Dorong Pasar Murah Lebih Luas

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Sri Kumalasari, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk memperbanyak gelaran bazar pasar murah atau pangan murah selama bulan Ramadan. Langkah ini dinilai krusial dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus memastikan masyarakat, terutama yang berpenghasilan rendah, tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. “Kami […]

  • Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    Dari Perhutanan Sosial hingga Produk Premium Single Origin

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.440
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Di tengah luasnya hamparan hutan alam yang masih mendominasi 75 persen daratan Berau, satu komoditas tumbuh menjadi penopang ekonomi hijau masyarakat: kakao. Tanaman yang awalnya dikembangkan secara tradisional di kampung-kampung ini kini menjelma menjadi produk unggulan yang tak hanya merambah pasar nasional, tetapi juga menarik perhatian pembeli internasional. Pemerintah Kabupaten Berau menempatkan […]

  • Warga Payung-Payung Minta Penahan Gelombang, Abrasi Semakin Mengancam

    Warga Payung-Payung Minta Penahan Gelombang, Abrasi Semakin Mengancam

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 944
    • 0Komentar

    BERAU — Ancaman abrasi pantai di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, kembali mencuat dalam agenda reses Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah. Dalam pertemuan itu, warga menyampaikan kekhawatiran atas kondisi garis pantai yang terus tergerus gelombang laut. Keinginan utama masyarakat cukup jelas: pembangunan bronjong penahan gelombang harus segera dipercepat agar pemukiman di sekitar pesisir tak terus […]

  • Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

    Penataan Bantaran Sungai di Tanjung Redeb Masih Tertahan pada Tahap Perencanaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BERAU – Rencana penataan kawasan permukiman di bantaran sungai dan jalur hijau di Kabupaten Berau hingga kini belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Padahal, pemerintah daerah telah menyusun dokumen perencanaan untuk sejumlah kawasan yang dinilai perlu ditata ulang sesuai ketentuan tata ruang. Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperum) Berau, Dahri, mengatakan kawasan […]

expand_less