Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • visibility 1.117
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. Dan Pemerintah Kabupaten Berau dibawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis, kembali mempersembahkan penghargaan Swasti Saba Padapa, atas keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Kota Berau Sehat Tahun 2023.

Setelah mencapai status ODF, suatu wilayah tersebut akan diberikan sertifikat ODF. Penghargaan ini menunjukan komitmen pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Dan di tahun 2023 lalu menjadi kali kedua Berau mempertahankan penghargaan itu.

 

Penghargaan itu diterima langsung oleh Sri Juniarsih dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 yang pada November tahun lalu.

Swasti Saba sendiri adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali, oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabupaten dan kota, yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program kabupaten kota sehat (KKS).

Kabupaten Berau pertama kali meraih penghargaan Swasti Saba di tahun 2019, dan kembali berhasil mempertahankan pada tahun 2023 lalu. Swasti Saba tahun 2023 diberikan kepada 136 pemerintah daerah dengan tingkatan wistara, wiwerda dan padapa.

Sri Juniarsih pun menyadari jika pembangunan bidang kesehatan, merupakan tanggung jawab bersama dari pusat hingga ke tingkat daerah. Termasuk pengalokasian anggaran pada bidang kesehatan, dimana pemerintah daerah memiliki peran besar dalam pembangunan sektor ini.

Sri Juniarsih pun mengatakan jika capaian ini merupakan hasil kerja, dari seluruh perangkat pemerintah dari kabupaten hingga kampung, dengan keterlibatan lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat.

“Sehingga indikator penilaian kabupaten sehat bisa terpenuhi dan Berau dapat kembali mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, khususnya Forum Berau Sehat (FBS), bersama OPD terkait yang terus membangun sinergisitas, mewujudkan program yang bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Berau Sehat.

Untuk penilaian selanjutnya, Berau dikatakannya akan berupaya menaikkan status kabupaten kota sehatnya menjadi tingkat kedua. Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.

“Tidak bisa berjalan masing-masing. Semua harus saling sinergi bahkan sampai ke masyarakat. Karena dasarnya adalah masyarakat itu sendiri yang bisa menghentikan kebiasaan ODFnya,” imbuhnya.

Ketua FBS Berau, Sultan menjelaskan jika syarat utama dalam penilaian kabupaten sehat adalah capaian ODF, yang ditetapkan minimal di angka 80 persen. Di Kabupaten Berau sendiri, dari 110 kelurahan dan kampung, yang telah memenuhi ODF ada 88 kampung. Selain itu, poin penilaian lainnya adalah capaian dari 9 tatanan kabupaten kota sehat, dengan menunjukkan nilai yang baik.

“Sesuai komitmen bersama, kita targetkan setiap tahun ada peningkatan, Alhamdulillah tahun ini bisa dapat Swasti Saba Padapa kembali. Mudahan di penilaian selanjutnya kita sudah sesuai target untuk tingkat kedua,” pungkasnya.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    Stunting Berau 34 Persen, Pemkab Genjot Peran PKK dan Posyandu

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau menyoroti tingginya angka stunting yang masih mencapai 34 persen berdasarkan data SSGI 2024, jauh di atas target nasional 14 persen pada 2029. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengatakan penanganan stunting menjadi prioritas yang membutuhkan peran aktif Tim Penggerak (TP) PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak di tingkat masyarakat. Selain […]

  • ‎Dokter Berau Ancam Lepas Status, Protes TPP Tak Sesuai Aturan

    ‎Dokter Berau Ancam Lepas Status, Protes TPP Tak Sesuai Aturan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.249
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Aroma ketidakadilan tercium dari rumah sakit daerah di Kabupaten Berau. Ratusan tenaga kesehatan, termasuk dokter, resah. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang dijanjikan tak kunjung dibayarkan sesuai dasar hukum. ‎ ‎”Sudah berbulan-bulan kami menunggu kepastian. Kami bekerja penuh, tapi hak kami dipangkas,” kata dr. Putri, salah satu CPNS jabatan fungsional. ‎ ‎Mereka, para […]

  • Cari Solusi di Tengah Tekanan Anggaran, Bupati Berau Temui Wamenkes

    Cari Solusi di Tengah Tekanan Anggaran, Bupati Berau Temui Wamenkes

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Berau mendapat dukungan anggaran sebesar Rp150 miliar dari Kementerian Kesehatan RI untuk memperkuat sarana dan prasarana pelayanan kesehatan di daerah. Kepastian itu diperoleh setelah Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bertemu Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono di Jakarta, Rabu, 16 September 2026. Sri Juniarsih datang bersama Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad […]

  • BPS: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kaltim Turun Jadi 51,87 Persen pada Januari 2026

    BPS: Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kaltim Turun Jadi 51,87 Persen pada Januari 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 637
    • 0Komentar

    Samarinda — Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Timur pada Januari 2026 tercatat sebesar 51,87 persen. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 11,10 poin dibandingkan Desember 2025. Dilansir dari kaltimprov.go.id, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai, menyampaikan bahwa jika dibandingkan dengan Januari 2025, tingkat hunian hotel berbintang juga mengalami penurunan tipis […]

  • Pemkab Berau Bakal Panggil Pengelola Resort Usai Aktivitas di Laut Maratua Jadi Sorotan

    Pemkab Berau Bakal Panggil Pengelola Resort Usai Aktivitas di Laut Maratua Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau meminta pengelola salah satu resort di Pulau Maratua memberikan penjelasan menyusul aktivitas wisatawan di kawasan tersebut yang menjadi sorotan karena diduga berkaitan dengan perburuan biota laut dilindungi. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta instansi terkait segera menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai kewenangan, termasuk melakukan pemanggilan terhadap pengelola resort. Pemanggilan dilakukan […]

  • Disdik Berau Genjot Kombel dan Diklat Deep Learning demi Pemerataan Mutu Guru

    Disdik Berau Genjot Kombel dan Diklat Deep Learning demi Pemerataan Mutu Guru

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Pendidikan Kabupaten Berau merombak pola pembinaan guru dengan menggeser peran Kelompok Kerja Guru (KKG) ke format baru bernama Komunitas Belajar (Kombel). Skema ini dijalankan beriringan dengan Balai Guru Pendidikan BGTK dan diproyeksikan menjadi tulang punggung peningkatan kompetensi pendidik di daerah. Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Disdik Berau, Mustaring, menyatakan […]

expand_less