Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
  • visibility 535
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM).

Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. Dan Pemerintah Kabupaten Berau dibawah kepemimpinan Bupati Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Gamalis, kembali mempersembahkan penghargaan Swasti Saba Padapa, atas keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Kota Berau Sehat Tahun 2023.

Setelah mencapai status ODF, suatu wilayah tersebut akan diberikan sertifikat ODF. Penghargaan ini menunjukan komitmen pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Dan di tahun 2023 lalu menjadi kali kedua Berau mempertahankan penghargaan itu.

 

Penghargaan itu diterima langsung oleh Sri Juniarsih dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada malam penganugerahan tanda penghargaan Swasti Saba Kabupaten Kota Sehat dan STBM Tahun 2023 yang pada November tahun lalu.

Swasti Saba sendiri adalah penghargaan yang diberikan setiap dua tahun sekali, oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada kabupaten dan kota, yang berhasil menyelenggarakan tatanan yang ada dalam program kabupaten kota sehat (KKS).

Kabupaten Berau pertama kali meraih penghargaan Swasti Saba di tahun 2019, dan kembali berhasil mempertahankan pada tahun 2023 lalu. Swasti Saba tahun 2023 diberikan kepada 136 pemerintah daerah dengan tingkatan wistara, wiwerda dan padapa.

Sri Juniarsih pun menyadari jika pembangunan bidang kesehatan, merupakan tanggung jawab bersama dari pusat hingga ke tingkat daerah. Termasuk pengalokasian anggaran pada bidang kesehatan, dimana pemerintah daerah memiliki peran besar dalam pembangunan sektor ini.

Sri Juniarsih pun mengatakan jika capaian ini merupakan hasil kerja, dari seluruh perangkat pemerintah dari kabupaten hingga kampung, dengan keterlibatan lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat.

“Sehingga indikator penilaian kabupaten sehat bisa terpenuhi dan Berau dapat kembali mempertahankan penghargaan Swasti Saba Padapa,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, khususnya Forum Berau Sehat (FBS), bersama OPD terkait yang terus membangun sinergisitas, mewujudkan program yang bersentuhan dengan masyarakat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Berau Sehat.

Untuk penilaian selanjutnya, Berau dikatakannya akan berupaya menaikkan status kabupaten kota sehatnya menjadi tingkat kedua. Namun semua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.

“Tidak bisa berjalan masing-masing. Semua harus saling sinergi bahkan sampai ke masyarakat. Karena dasarnya adalah masyarakat itu sendiri yang bisa menghentikan kebiasaan ODFnya,” imbuhnya.

Ketua FBS Berau, Sultan menjelaskan jika syarat utama dalam penilaian kabupaten sehat adalah capaian ODF, yang ditetapkan minimal di angka 80 persen. Di Kabupaten Berau sendiri, dari 110 kelurahan dan kampung, yang telah memenuhi ODF ada 88 kampung. Selain itu, poin penilaian lainnya adalah capaian dari 9 tatanan kabupaten kota sehat, dengan menunjukkan nilai yang baik.

“Sesuai komitmen bersama, kita targetkan setiap tahun ada peningkatan, Alhamdulillah tahun ini bisa dapat Swasti Saba Padapa kembali. Mudahan di penilaian selanjutnya kita sudah sesuai target untuk tingkat kedua,” pungkasnya.

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    Kebijakan Pusat Diterapkan, DPRD Berau Dorong Lulusan Guru Ikuti Seleksi ASN

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 393
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Berau Thamrin menyoroti dampak kebijakan terbatasnya Pendidikan Profesi Guru (PPG) prajabatan serta penghapusan tenaga honorer terhadap ketersediaan tenaga pendidik di sejumlah sekolah di daerah tersebut. Menurut dia, kebijakan tersebut membuat sebagian lulusan pendidikan keguruan kesulitan untuk mengabdi sebagai guru karena terbentur regulasi yang berlaku. Thamrin menjelaskan untuk […]

  • Gerakan Digital “Bangga Buatan Daerah” di Berau Kian Menguat, UMKM Lokal Makin Percaya Diri

    Gerakan Digital “Bangga Buatan Daerah” di Berau Kian Menguat, UMKM Lokal Makin Percaya Diri

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    BERAU – Gerakan digital “Bangga Buatan Daerah” terus menunjukkan tren peningkatan minat di Kabupaten Berau. Program yang mendorong masyarakat untuk lebih mencintai, membeli, dan mempromosikan produk lokal tersebut kini mulai menjadi kultur baru di tengah pelaku UMKM maupun kalangan muda kreatif Bumi Batiwakkal. Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menyebut, digitalisasi […]

  • 5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    5 Pasal Kontroversi dan Multitafsir RUU Perampasan Aset*

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 935
    • 0Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, SH, MH, (Guru Besar Universitas Negeri Makassar, Ketua Dewan Pembina Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset yang akan disahkan mendapat sorotan luas. Sebab RUU yang digadang-gadang sebagai senjata ampuh negara untuk melawan korupsi dan kejahatan luar biasa itu bisa disalahgunakan. Hal ini karena adanya beberapa pasal […]

  • Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    Perkuat Tata Kelola Desa, DPMK Berau Minta Kampung Berkembang Gunakan Data RPJMKP

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Berau menegaskan pentingnya penyusunan perencanaan pembangunan kampung berbasis data. Kepala DPMK Berau, Tenteram Rahayu, meminta seluruh kepala kampung berstatus Kampung Berkembang untuk segera mengambil langkah strategis dengan menjadikan Indeks Desa Membangun (IDM) sebagai rujukan utama dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMKP). Instruksi ini […]

  • Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    Minim Pembinaan, DPRD Berau Khawatir Generasi Muda Enggan Jadi Petani

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sakirman, menyoroti pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor pertanian sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan para petani. Ia menegaskan bahwa selama ini petani masih sangat bergantung pada metode pertanian konvensional tanpa didukung peningkatan kapasitas diri. “Petani kita masih sangat bergantung pada hasil pertanian tanpa […]

  • Penertiban Pajak Daerah di Bulungan, Mayoritas Pelaku Usaha Taat Usai Disidak

    Penertiban Pajak Daerah di Bulungan, Mayoritas Pelaku Usaha Taat Usai Disidak

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    TANJUNG SELOR — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, menemukan masih adanya pelaku usaha yang belum memenuhi kewajiban pajak daerah, khususnya dari sektor perhotelan. Kepala Bapenda Bulungan, Zulkifli Salim, mengatakan pihaknya telah melakukan penertiban terhadap sejumlah wajib pajak yang menunggak. Langkah itu dilakukan melalui pendekatan persuasif hingga tindakan tegas berupa pemasangan stiker peringatan […]

expand_less