Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • visibility 872
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di tengah kepulan asap yang perlahan menghilang, tersisa puing-puing dan kepedihan mendalam bagi para korban kebakaran yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Berau. Bagi orang dewasa, kehilangan rumah dan harta benda tentu menjadi pukulan berat. Namun bagi anak-anak, trauma yang ditinggalkan bisa lebih dalam dan berkepanjangan.

Menyadari hal itu, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau bergerak cepat. Melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Berau, mereka turun ke lapangan, mendampingi perempuan dan anak-anak yang terdampak.

“Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perlindungan psikososial agar bisa pulih dari trauma,” ujar Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah.

Musibah kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan ini memang menimbulkan dampak luas. Selain kehilangan tempat tinggal, anak-anak korban kebakaran juga menghadapi tantangan untuk kembali ke sekolah. Rabiatul menegaskan bahwa kebutuhan mereka tidak hanya sekadar sandang dan pangan, tetapi juga perlengkapan sekolah agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.

“Saat ini kami masih menunggu data lengkap agar bantuan, seperti seragam dan alat tulis, bisa segera kami salurkan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar bantuan fisik, tim Puspaga berupaya mengobati luka yang tak terlihat,trauma psikologis. Konselor Puspaga Berau, Nur Hidayah, menjelaskan bahwa anak-anak yang menjadi korban kebakaran masuk dalam kategori Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK). Mereka membutuhkan perhatian lebih agar bisa kembali menjalani hari-hari mereka dengan tenang.

“Ketika ada laporan tentang anak-anak korban bencana, kami langsung menyiapkan tim untuk turun ke lapangan dan memberikan psychological first aid,” ungkapnya.

Pendampingan ini tidak dilakukan secara seragam. Setiap anak memiliki pengalaman dan respons berbeda terhadap bencana yang mereka alami. Oleh karena itu, tim Puspaga melakukan asesmen untuk menyesuaikan metode pendampingan.

“Untuk anak-anak, kami biasanya menggunakan play therapy. Melalui permainan, mereka bisa lebih nyaman mengekspresikan perasaan dan mengatasi trauma yang mereka alami,” jelasnya.

Sayangnya, belum banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan layanan Puspaga Berau. Padahal, layanan ini tersedia secara gratis. Karena itu, tim Puspaga sering kali harus jemput bola, mendatangi korban berdasarkan laporan dari guru, orang tua, atau masyarakat sekitar.

“Masih banyak yang belum menyadari pentingnya pendampingan psikologis. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tahu bahwa Puspaga ada untuk mereka,” katanya.

Di balik kesedihan yang menyelimuti para korban kebakaran, ada harapan yang perlahan mulai tumbuh. Upaya pemulihan yang dilakukan DPPKBP3A Berau dan Puspaga bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun kembali masa depan yang sempat terhenti.

Rabiatul Islamiah berharap, intervensi yang dilakukan pihaknya dapat membantu anak-anak dan perempuan korban bencana menemukan kembali rasa aman mereka.

“Kami akan terus berupaya memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang layak dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkasnya.

Di tengah puing-puing yang tersisa, perlahan, senyum anak-anak mulai kembali. Ada tangan-tangan yang siap merangkul mereka, memastikan bahwa meski tertimpa musibah, mereka tidak sendiri. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ikapakarti Berau Dongkrak Ekonomi UMKM, Omzet Tembus Rp5 Miliar

    HUT Ikapakarti Berau Dongkrak Ekonomi UMKM, Omzet Tembus Rp5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 28 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 628
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb – Perayaan HUT ke-21 Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Berau tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi perekonomian lokal. Selama 10 hari berlangsung, gelaran pesta rakyat ini berhasil mendongkrak omzet UMKM hingga mencapai Rp5 miliar. Puluhan UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner hingga fesyen, tumplek blek di lokasi […]

  • Bawaslu Berau: Dugaan Politik Uang Belum Terbukti, Laporan Tidak Lengkap

    Bawaslu Berau: Dugaan Politik Uang Belum Terbukti, Laporan Tidak Lengkap

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.616
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Peristiwa dugaan praktik politik uang di Bumi Batiwakkal mencuat. Malam tadi, ramai diperbincangkan, bahwa telah terjadi penangkapan oleh masyarakat terhadap terduga pelaku politik uang. Kendati begitu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2H) Bawaslu Berau, Natalis Lapang Wada mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini belum menerima laporan tersebut secara resmi. “Laporan […]

  • Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    Mulai 2025, Guru Tidak Wajib Penuhi 24 Jam Tatap Muka, Ada Alternatif Baru

    • calendar_month Kamis, 12 Des 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.439
    • 0Komentar

    JAKARTA- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengubah sistem guru wajib mengajar tatap muka 24 jam dalam seminggu dengan memberi alternatif opsi tambahan kegiatan bimbingan atau pelatihan siswa untuk pemenuhan kuota jam kerja. Mu’ti mengatakan para guru mulai tahun 2025 tidak perlu lagi berpindah-pindah sekolah demi memenuhi jam kerja, aturan jumlah minimal tatap muka […]

  • Mimpi Tambang Tak Lagi Pasti, Tenaga Lokal Terdesak di Tengah PHK

    Jokowi Warning Perusahaan Tambang: Reklamasi Adalah Kewajiban Mutlak

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) ke Bumi Batiwakkal pada Kamis (26/9/2024) menjadi momentum berharga bagi masyarakat Berau untuk menyampaikan keluh kesah secwra langsung terhadap berbagai persoalan yang terjadi saat ini. Mulai dari persoalan listrik hingga peluang peningkatan ekonomi lewat kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kaltim. Bahkan, persoalan […]

  • Aksi Curanmor Berantai Terbongkar, Motor Dicatut Identitasnya Agar Sulit Dilacak

    Aksi Curanmor Berantai Terbongkar, Motor Dicatut Identitasnya Agar Sulit Dilacak

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Jajaran Polsek Sungai Pinang berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayahnya. Dua tersangka berinisial MJ (44) dan MH (19) diamankan setelah dilakukan pengembangan bersama Unit Opsnal Polsek Samarinda Kota. Kapolsek Sungai Pinang, Aksarudin Adam, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan kehilangan sepeda motor di Jalan Ery Suparjan pada […]

  • Usaha Kopi Keliling Bisa Ditertibkan Jika Ganggu Lalu Lintas

    Usaha Kopi Keliling Bisa Ditertibkan Jika Ganggu Lalu Lintas

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 992
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB –   Maraknya usaha kopi keliling juga terjadi di Kabupaten Berau. Saat ini, bahkan di ruas-ruas jalan sudah ada masing-masing gerobak Koling (kopi keliling) dengan bermacam nama dan model. Namun belakangan, usaha ini tak hanya sekadar berkeliling, tapi juga mangkal di tepian jalan atau trotoar. Lantas, apakah keberadaan mereka mengganggu atau bahkan melanggar […]

expand_less