Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • visibility 804
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di tengah kepulan asap yang perlahan menghilang, tersisa puing-puing dan kepedihan mendalam bagi para korban kebakaran yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Berau. Bagi orang dewasa, kehilangan rumah dan harta benda tentu menjadi pukulan berat. Namun bagi anak-anak, trauma yang ditinggalkan bisa lebih dalam dan berkepanjangan.

Menyadari hal itu, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau bergerak cepat. Melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Berau, mereka turun ke lapangan, mendampingi perempuan dan anak-anak yang terdampak.

“Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perlindungan psikososial agar bisa pulih dari trauma,” ujar Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah.

Musibah kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan ini memang menimbulkan dampak luas. Selain kehilangan tempat tinggal, anak-anak korban kebakaran juga menghadapi tantangan untuk kembali ke sekolah. Rabiatul menegaskan bahwa kebutuhan mereka tidak hanya sekadar sandang dan pangan, tetapi juga perlengkapan sekolah agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.

“Saat ini kami masih menunggu data lengkap agar bantuan, seperti seragam dan alat tulis, bisa segera kami salurkan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar bantuan fisik, tim Puspaga berupaya mengobati luka yang tak terlihat,trauma psikologis. Konselor Puspaga Berau, Nur Hidayah, menjelaskan bahwa anak-anak yang menjadi korban kebakaran masuk dalam kategori Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK). Mereka membutuhkan perhatian lebih agar bisa kembali menjalani hari-hari mereka dengan tenang.

“Ketika ada laporan tentang anak-anak korban bencana, kami langsung menyiapkan tim untuk turun ke lapangan dan memberikan psychological first aid,” ungkapnya.

Pendampingan ini tidak dilakukan secara seragam. Setiap anak memiliki pengalaman dan respons berbeda terhadap bencana yang mereka alami. Oleh karena itu, tim Puspaga melakukan asesmen untuk menyesuaikan metode pendampingan.

“Untuk anak-anak, kami biasanya menggunakan play therapy. Melalui permainan, mereka bisa lebih nyaman mengekspresikan perasaan dan mengatasi trauma yang mereka alami,” jelasnya.

Sayangnya, belum banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan layanan Puspaga Berau. Padahal, layanan ini tersedia secara gratis. Karena itu, tim Puspaga sering kali harus jemput bola, mendatangi korban berdasarkan laporan dari guru, orang tua, atau masyarakat sekitar.

“Masih banyak yang belum menyadari pentingnya pendampingan psikologis. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tahu bahwa Puspaga ada untuk mereka,” katanya.

Di balik kesedihan yang menyelimuti para korban kebakaran, ada harapan yang perlahan mulai tumbuh. Upaya pemulihan yang dilakukan DPPKBP3A Berau dan Puspaga bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun kembali masa depan yang sempat terhenti.

Rabiatul Islamiah berharap, intervensi yang dilakukan pihaknya dapat membantu anak-anak dan perempuan korban bencana menemukan kembali rasa aman mereka.

“Kami akan terus berupaya memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang layak dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkasnya.

Di tengah puing-puing yang tersisa, perlahan, senyum anak-anak mulai kembali. Ada tangan-tangan yang siap merangkul mereka, memastikan bahwa meski tertimpa musibah, mereka tidak sendiri. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    Agen Naikkan Harga Saat Ramadan, Penjual Telur Lokal Pilih Tak Ikut Naik

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 637
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Saat Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan, termasuk telur. Namun, salah satu penjual telur lokal di Berau, Wati, mengaku memilih tidak menaikkan harga jual meski agen tempat ia mengambil stok telah menaikkan harga. Wati mengatakan, kenaikan memang terjadi dari pihak agen. Meski begitu, ia tetap mempertahankan harga agar pelanggan tidak […]

  • Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    Enam Bayi Lahir di Hari Kemerdekaan ke-80, TP PKK Berau Bagikan Bingkisan dan Serukan Pencegahan Stunting

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 518
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Berau tidak hanya dirayakan dengan upacara dan perlombaan. Di RSUD dr. Abdul Rivai, suasana haru menyelimuti ruang bersalin. Enam bayi tercatat lahir bertepatan dengan 17 Agustus, tiga di antaranya sebelum detik-detik pembacaan teks proklamasi. Sementara tiga bayi lainnya masih menunggu waktu kelahiran, yang […]

  • DPRD Berau: Politik Selesai, Kini Fokus pada Pembangunan

    DPRD Berau: Politik Selesai, Kini Fokus pada Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, menyampaikan harapannya setelah ditetapkannya Sri Juniarsih dan Gamalis sebagai Bupati dan Wakil Bupati Berau terpilih periode 2025-2030. “Semoga di kepemimpinan periode kedua ini, pasangan ini dapat bekerja maksimal, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Berau, dan membawa pembangunan daerah ke arah yang lebih baik,” harapnya. Ia juga menekankan […]

  • Transparansi Dipertanyakan, Dugaan Penutupan Informasi Laka Tambang Mencuat

    Transparansi Dipertanyakan, Dugaan Penutupan Informasi Laka Tambang Mencuat

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.071
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Seorang karyawan di salah satu perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Berau berinisial ANS diduga mengalami kecelakaan kerja. Kendati begitu, Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Kalimantan Timur dan Polres Berau belum mengetahui kepastian informasi tersebut. Koordinator Pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kaltim, Sab’an mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapat informasi tersebut. “Kami belum dapat informasi tersebut,” ujarnya […]

  • Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

    Pendidikan Bahasa Banua: Dari Regulasi, Buku Hingga SDM — Upaya Serius Menjaga Identitas Budaya Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Bahasa daerah bukan hanya kata-kata, tetapi identitas, sejarah, dan memori sosial yang melekat pada masyarakat Berau. Kesadaran itulah yang membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Berau terus mendorong pelestarian Bahasa Banua agar tidak hanya terdengar dalam percakapan warga, tetapi juga hidup dalam ruang pendidikan formal. Salah satu langkah besar yang sedang disiapkan adalah menjadikan […]

  • Kampung-Kampung di Biatan Pamer Prestasi dan Produk Unggulan

    Kampung-Kampung di Biatan Pamer Prestasi dan Produk Unggulan

    • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 561
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Wakil Bupati Berau, Gamalis, membuka Expo Biatan di Kecamatan Biatan, Kamis, 21 Agustus 2025. Kegiatan yang berlangsung hingga 31 Agustus ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Expo Biatan tahun ini diramaikan oleh partisipasi seluruh kampung, sekolah, dan perusahaan. Mereka menampilkan berbagai potensi lokal, produk unggulan, hingga capaian pembangunan […]

expand_less