Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

Menyembuhkan Luka, Mengembalikan Senyum: Upaya DPPKBP3A Berau Dampingi Korban Kebakaran

  • account_circle redaksi Beraunews
  • calendar_month Senin, 3 Feb 2025
  • visibility 878
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Di tengah kepulan asap yang perlahan menghilang, tersisa puing-puing dan kepedihan mendalam bagi para korban kebakaran yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Berau. Bagi orang dewasa, kehilangan rumah dan harta benda tentu menjadi pukulan berat. Namun bagi anak-anak, trauma yang ditinggalkan bisa lebih dalam dan berkepanjangan.

Menyadari hal itu, Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau bergerak cepat. Melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Berau, mereka turun ke lapangan, mendampingi perempuan dan anak-anak yang terdampak.

“Kami ingin memastikan mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perlindungan psikososial agar bisa pulih dari trauma,” ujar Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah.

Musibah kebakaran yang terjadi dalam waktu berdekatan ini memang menimbulkan dampak luas. Selain kehilangan tempat tinggal, anak-anak korban kebakaran juga menghadapi tantangan untuk kembali ke sekolah. Rabiatul menegaskan bahwa kebutuhan mereka tidak hanya sekadar sandang dan pangan, tetapi juga perlengkapan sekolah agar hak pendidikan mereka tetap terpenuhi.

“Saat ini kami masih menunggu data lengkap agar bantuan, seperti seragam dan alat tulis, bisa segera kami salurkan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar bantuan fisik, tim Puspaga berupaya mengobati luka yang tak terlihat,trauma psikologis. Konselor Puspaga Berau, Nur Hidayah, menjelaskan bahwa anak-anak yang menjadi korban kebakaran masuk dalam kategori Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK). Mereka membutuhkan perhatian lebih agar bisa kembali menjalani hari-hari mereka dengan tenang.

“Ketika ada laporan tentang anak-anak korban bencana, kami langsung menyiapkan tim untuk turun ke lapangan dan memberikan psychological first aid,” ungkapnya.

Pendampingan ini tidak dilakukan secara seragam. Setiap anak memiliki pengalaman dan respons berbeda terhadap bencana yang mereka alami. Oleh karena itu, tim Puspaga melakukan asesmen untuk menyesuaikan metode pendampingan.

“Untuk anak-anak, kami biasanya menggunakan play therapy. Melalui permainan, mereka bisa lebih nyaman mengekspresikan perasaan dan mengatasi trauma yang mereka alami,” jelasnya.

Sayangnya, belum banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan layanan Puspaga Berau. Padahal, layanan ini tersedia secara gratis. Karena itu, tim Puspaga sering kali harus jemput bola, mendatangi korban berdasarkan laporan dari guru, orang tua, atau masyarakat sekitar.

“Masih banyak yang belum menyadari pentingnya pendampingan psikologis. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tahu bahwa Puspaga ada untuk mereka,” katanya.

Di balik kesedihan yang menyelimuti para korban kebakaran, ada harapan yang perlahan mulai tumbuh. Upaya pemulihan yang dilakukan DPPKBP3A Berau dan Puspaga bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membangun kembali masa depan yang sempat terhenti.

Rabiatul Islamiah berharap, intervensi yang dilakukan pihaknya dapat membantu anak-anak dan perempuan korban bencana menemukan kembali rasa aman mereka.

“Kami akan terus berupaya memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang layak dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” pungkasnya.

Di tengah puing-puing yang tersisa, perlahan, senyum anak-anak mulai kembali. Ada tangan-tangan yang siap merangkul mereka, memastikan bahwa meski tertimpa musibah, mereka tidak sendiri. (Marta)

  • Penulis: redaksi Beraunews

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kebersihan Destinasi Wisata Saat Nataru

    Perkuat Koordinasi untuk Jaga Kebersihan Destinasi Wisata Saat Nataru

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), arus wisatawan ke Kabupaten Berau diprediksi meningkat tajam. Lonjakan kunjungan ini hampir selalu diikuti persoalan klasik, yakni penumpukan sampah di destinasi wisata, terutama di kawasan pesisir dan kampung wisata. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau memperkuat koordinasi lintas lembaga, melibatkan Dinas […]

  • DPRD Berau Apresiasi Upaya Swadaya Warga Melati Jaya Perbaiki Jalan

    DPRD Berau Apresiasi Upaya Swadaya Warga Melati Jaya Perbaiki Jalan

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Kondisi jalan di Kampung Melati Jaya semakin memprihatinkan. Warga yang sudah lama mengeluhkan kerusakan jalan akhirnya terpaksa melakukan perbaikan secara swadaya dengan bantuan berbagai elemen masyarakat. Meski gotong royong sudah dilakukan, hasilnya masih jauh dari harapan. Warga mengandalkan bantuan pihak ketiga untuk memperbaiki jalur utama yang menghubungkan Kampung Melati Jaya dengan Kampung […]

  • Empat Kafilah Berau Masuk Tim Kaltim, Ditempa Jelang MTQ Nasional di Sulsel

    Empat Kafilah Berau Masuk Tim Kaltim, Ditempa Jelang MTQ Nasional di Sulsel

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SAMARINDA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mematangkan persiapan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI untuk menghadapi ajang tingkat nasional di Sulawesi Selatan. Pembinaan memasuki tahap Try Out dan Training Center (TC) III untuk menguji kemampuan sekaligus kesiapan mental para peserta. Try Out dan pembukaan TC III digelar di Aula PPT dan Masjid Al-Jihad MAN […]

  • Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    Berau Diguncang 21 Gempa Susulan, BMKG: Sesar Mangkalihat Jadi Pemicu

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 620
    • 0Komentar

    A-news.id, Tanjung Redeb – Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Kabupaten Berau pada Minggu malam hingga hari ini, Selasa (17/9/2024), merupakan dampak dari pergeseran sesar Mangkalihat yang terbentang dari Kecamatan Bidukbiduk hingga Tanjung Redeb, serta sesar Maratua yang membentang hingga ke Tanjung Selor – Bulungan. Pergerakan sesar Mangkalihat ini membuat warga di sejumlah wilayah panik, […]

  • Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    Sakirman: Berau Butuh Pemetaan Akurat untuk Pertanian yang Lebih Produktif

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.283
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota DPRD Berau, Sakirman, menegaskan pentingnya pemetaan area pertanian di Bumi Batiwakkal sebagai langkah strategis dalam mengembangkan sektor pertanian dan memastikan keberlanjutan produksi pangan. Menurutnya, pemetaan ini akan menjadi acuan utama dalam menentukan wilayah dengan potensi pertanian unggulan serta menghindari ketergantungan pada satu komoditas. “Harus ada satu program pemetaan terkait area pertanian […]

  • Pemkab Janji Tindak Lanjut Gedung Permanen KNPI Berau

    Pemkab Janji Tindak Lanjut Gedung Permanen KNPI Berau

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Berau kembali mengingatkan janji Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terkait pembangunan sekretariat permanen untuk organisasi kepemudaan tersebut. Di usia yang sudah melampaui setengah abad, KNPI Berau masih belum memiliki rumah sendiri. Ketua DPD KNPI Berau, Hardiansyah, menyayangkan kondisi itu. Ia menyebut hingga hari ini, sekretariat organisasi yang […]

expand_less