Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DISKOMINFO BERAU » Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

Pemkab Berau Dorong Kebangkitan Ekonomi Kampung lewat Pembinaan UMKM dan Penguatan Koperasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANJUNG REDEB — Di Kabupaten Berau, perekonomian tidak hanya berdenyut di kota besar dan pusat industri. Ia juga hidup di kampung–kampung, tumbuh melalui tangan-tangan masyarakat yang mengolah tanah, laut, hingga bambu dan serat alam menjadi karya bernilai jual. Karena itulah Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menyebut, ekonomi kampung adalah urutan pertama dari kekuatan ekonomi daerah—bukan pelengkapnya.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan pemberdayaan pelaku ekonomi kampung yang digelar bersama Diskoperindag dan DPMK Berau, Selasa (5/8/2025). Ia menegaskan, Dumaring memang dikenal dengan produk unggulannya, namun tidak satu-satunya. Banyak kampung lain memiliki potensi dan komoditas yang sama kuat—hanya menunggu disentuh pendampingan, manajemen usaha, dan dukungan pemasaran.

“Bukan hanya Dumaring. Kampung lain juga punya produk yang tak kalah bagus,” ucap Sri.

Potensi Kampung Besar — dan Pemerintah Mendorongnya untuk Bangkit

Pertanian rakyat, perikanan, olahan pangan, hingga kerajinan tangan lokal adalah wajah ekonomi kampung yang selama ini menopang kehidupan warga. Tantangannya bukan pada kualitas, melainkan akses pasar dan tata kelola usaha. Itulah yang kini menjadi fokus Pemkab Berau melalui pembinaan UMKM kampung, pelatihan manajemen usaha, hingga dukungan permodalan.

Sri ingin pembinaan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi bergerak menjadi sistem yang menguatkan pelaku usaha dari dalam.

“Pembinaan, pelatihan, dan permodalan harus terus diperkuat,” tegasnya.

Koperasi Jadi Motor Percepatan — Kolektif, Kuat, dan Berkelanjutan

Bupati juga menyoroti peran koperasi. Bukan sekadar organisasi ekonomi, tetapi wadah yang menghubungkan produksi dengan pasar, petani dengan pembeli, dan kampung dengan peluang bisnis yang lebih luas. Jika pengelolaan produk kampung dibangun berbasis koperasi, nilai tambahnya akan berlipat.

“Jika ini dikelola melalui koperasi, hasil produksi akan lebih berdaya, teratur, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan sumber daya alam yang melimpah—perkebunan, perikanan, tambak rakyat, hingga hutan bukan kayu—kampung-kampung di Berau berpeluang melangkah lebih jauh: jual tidak hanya untuk kebutuhan sendiri, namun tembus pasar luar daerah, bahkan ekspor.

Sinergi untuk Kemajuan — Pemerintah Buka Ruang, Kampung Bergerak

Pemerintah tidak bekerja sendiri. Sri ingin sinergi kampung, dinas teknis, dan masyarakat berjalan saling menguatkan. Ketika program, pelatihan, dan pendampingan berjalan simultan, produk kampung tidak lagi berdiri sebagai komoditas kecil, tetapi brand daerah yang layak dipamerkan ke pasar nasional.

“Tujuan kita jelas — produk kampung bukan hanya dikenal lokal, tetapi bisa bersaing secara nasional,” tutup Sri.

Dan dari kampung ke kampung, dari ladang hingga perairan, roda ekonomi Berau bergerak. Bukan dari pusat saja, namun dari akar — dari rumah-rumah kecil yang telah lama memproduksi pangan, kriya, dan ide yang layak tumbuh lebih besar.

Karena masa depan ekonomi Berau bukan hanya dibangun oleh gedung tinggi, tetapi oleh kampung yang percaya bahwa potensinya berharga — dan pemerintah yang hadir untuk memastikan potensi itu menjadi kesejahteraan nyata.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    Kurangnya Dukungan Dana untuk MTQ Berau Disorot DPRD

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BERAU – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Berau, H. Sumadi, menyampaikan keprihatinannya atas minimnya dukungan dari sejumlah kalangan terhadap pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 di daerah tersebut. Ia menyoroti khususnya lemahnya kontribusi dalam aspek pendanaan yang dinilainya cukup memprihatinkan. Dalam keterangannya kepada media, Sumadi mengungkapkan bahwa masih banyak proposal permohonan bantuan yang tidak mendapatkan […]

  • Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    Harga Cabai Tiung Tembus Rp200 Ribu Per Kilogram

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 687
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Di awal tahun 2025, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Salah satu komoditas yang paling terdampak adalah cabai, yang harganya melonjak mencapai Rp150.000 hingga Rp200.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai sayuran hijau, seperti bayam dan kangkung, yang harganya turut merangkak naik. Arsyad, seorang pedagang sayuran di Pasar […]

  • Drainase Mampet, Lurah & Warga Langsung Bertindak

    Drainase Mampet, Lurah & Warga Langsung Bertindak

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Gunung Tabur – Kondisi Jalan H.A.R.M Ayoeb di Kelurahan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, kembali dikeluhkan warga. Pasalnya, jalan tersebut kerap tergenang air usai hujan, diperparah dengan sedimentasi yang menumpuk di tengah jalan. Akibatnya, pengendara, terutama pengguna roda dua, kesulitan melintas. Merespons keluhan tersebut, Lurah Gunung Tabur, Achmad Rizali, bersama personel TNI-Polri, pihak Kecamatan Gunung Tabur […]

  • Proyek SUTT Talisayan–Maloy Capai 90%, Ditarget Rampung 2025

    Proyek SUTT Talisayan–Maloy Capai 90%, Ditarget Rampung 2025

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Redaksi Beraunews
    • visibility 639
    • 0Komentar

    Balikpapan – Proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Talisayan–Maloy yang dikerjakan oleh PT PLN (Persero) kini memasuki tahap akhir. Proyek yang menghubungkan Kabupaten Berau dan Kutai Timur itu telah mencapai kemajuan fisik sebesar 90 persen. Meski sempat menghadapi masa libur Idul Adha 1446 Hijriah, PT PLN memastikan pekerjaan tetap berjalan lancar […]

  • Disbudpar Harus Prioritaskan Pelatihan Pemandu Wisata demi Daya Saing Pariwisata

    Disbudpar Harus Prioritaskan Pelatihan Pemandu Wisata demi Daya Saing Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Sutami, mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau untuk meningkatkan kualitas layanan wisata melalui penguatan kapasitas para pemandu wisata (tour guide) di berbagai destinasi unggulan Berau. Sutami menilai, sektor pariwisata Berau memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dengan keberadaan destinasi populer seperti Maratua, Derawan, Labuan […]

  • Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    Dari Kayu ke Jagung, HSB Ubah Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan di Batu Rajang

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Segah – PT Hutan Sanggam Berau (HSB) mulai menapaki jalur baru di luar bisnis kayu bulat. Perusahaan yang selama ini bergerak di sektor kehutanan itu memanen perdana jagung dari lahan kurang lebih tiga hektare di Kampung Batu Rajang, Rabu, 13 Agustus 2025. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi usaha sekaligus mendukung program ketahanan pangan […]

expand_less