Penguatan Pajak Daerah Digital, Senjata Baru Tingkatkan PAD
- account_circle admin
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- visibility 94
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus memperkuat strategi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari sektor pajak. Salah satu langkah kunci yang tengah dijalankan adalah penerapan Transaction Monitoring Device (TMD), sistem digital yang memungkinkan pemerintah memantau transaksi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) secara real-time.
TMD diterapkan pada sektor dengan perputaran ekonomi tinggi seperti perhotelan, restoran/makanan-minuman, serta kesenian dan hiburan. Sistem ini membantu memastikan pajak tercatat secara akurat dan transparan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie, menjelaskan bahwa pemasangan TMD dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, perangkat dipasang pada 52 wajib pajak prioritas.
“Targetnya, kepatuhan wajib pajak naik minimal 30 persen, sekaligus mendorong realisasi pajak mencapai 85 persen dari potensi,” ujarnya.
Dengan pengawasan digital ini, efektivitas penarikan pajak akan meningkat signifikan. Pemerintah menargetkan tambahan penerimaan Rp15 miliar hingga Rp20 miliar per tahun dari sektor terkait.
Lonjakan Wisata → Potensi Pajak Tinggi
Djupiansyah menjelaskan bahwa kebutuhan digitalisasi ini muncul karena akivitas ekonomi daerah meningkat tajam. Jumlah wisatawan naik drastis dari 422 ribu kunjungan pada 2023 menjadi 557 ribu pada 2024. Pertumbuhan ini mendorong tingginya perputaran transaksi, sehingga pengawasan pajak perlu ditingkatkan.
Berdasarkan perhitungan Bapenda, potensi pajak masih jauh dari optimal:
| Sektor | Potensi Pajak | Realisasi |
|---|---|---|
| Makanan & Minuman | Rp42 miliar | Rp30,7 miliar |
| Perhotelan | Rp12 miliar | Rp7,8 miliar |
| Hiburan | Rp800 juta | Rp406 juta |
Terdapat gap Rp15,83 miliar yang diharapkan dapat ditekan melalui pengawasan digital berbasis TMD.
PAD Berau Terus Melonjak
Pertumbuhan PAD Berau dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren sangat positif:
• 2023: Rp259 miliar
• 2024: Rp303 miliar
• 2025: Rp401 miliar
Meski peningkatan signifikan telah terjadi, Bupati Sri Juniarsih menegaskan bahwa masih banyak potensi pajak daerah yang dapat dimaksimalkan melalui inovasi dan digitalisasi.
Dengan penerapan TMD, Pemkab Berau optimistis dapat mendorong kepatuhan wajib pajak, menutup celah kebocoran, dan memperkuat fondasi fiskal daerah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. (Adv/yf)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar