Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

PT HSB Bantu Penanganan Karhutla, Pos Damkar Labanan Ungkap Keterbatasan Personel

  • account_circle admin
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 34
  • print Cetak

BERAU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah cuaca panas dan kering di Kabupaten Berau kembali menyoroti kesiapan personel dan dukungan operasional di lapangan. Di Pos Pemadam Kebakaran Labanan, misalnya, hanya terdapat satu petugas pemerintah daerah yang bertugas. Selebihnya, penanganan kebakaran banyak mengandalkan relawan masyarakat.

Di tengah kondisi itu, PT Hutan Sanggam Berau (HSB) menyalurkan bantuan personel, bahan bakar minyak, konsumsi, serta kendaraan operasional untuk mendukung penanganan karhutla, Rabu, (12/8).

Komandan Pos Pemadam Kebakaran Labanan, Dwi Susilo, mengatakan dukungan dunia usaha dibutuhkan karena anggaran pemadam kebakaran yang tersedia lebih banyak diperuntukkan bagi penanganan kebakaran permukiman.

“Harapannya ada perusahaan-perusahaan atau dunia usaha lainnya, maupun pemilik lahan, yang bisa memberikan kontribusi. Karena anggaran kami di Damkar ini khusus untuk pemadaman permukiman, bukan untuk kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Dwi mengatakan HSB memberikan satu drum BBM, konsumsi, satu unit kendaraan operasional, serta personel yang dapat diterjunkan bersama petugas ketika terjadi kebakaran.

“HSB ini sudah sangat membantu. Ada bantuan BBM, konsumsi, unit mobil, tim pemadam, dan SDM. Kami sangat berterima kasih karena setiap tahun Hutan Sanggam membantu kami,” katanya.

Menurut dia, persoalan penanganan karhutla bukan hanya menyangkut ketersediaan kendaraan dan logistik. Keterbatasan personel juga menjadi kendala, terutama ketika kebakaran terjadi di wilayah yang cukup jauh atau membutuhkan penanganan dalam waktu lama.

Di Pos Damkar Labanan, Dwi menyebut dirinya menjadi satu-satunya petugas yang berasal dari pemerintah daerah. Personel lainnya merupakan relawan masyarakat yang tidak setiap waktu dapat dikerahkan.

“Petugas asli yang memang dari Pemda saya sendiri. Sisanya relawan masyarakat. Kalau mereka punya waktu longgar, mereka bisa membantu. Tapi kalau ada kebutuhan pekerjaan atau kehidupan mereka, tentu tidak bisa selalu membantu,” ujarnya.

Perwakilan PT Hutan Sanggam Berau, YP Kurniawan, mengatakan dukungan terhadap pengendalian kebakaran hutan telah dilakukan perusahaan secara rutin setiap tahun.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan personel dan logistik dalam rangka penanganan kebakaran. Kita harapkan perusahaan lain juga bisa mengikuti apa yang dilakukan HSB,” ujarnya.

Menurut Kurniawan, meski dukungan tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, pembiayaannya di HSB dialokasikan melalui kegiatan pengamanan dan perlindungan hutan.

“Ini sudah rutin kita adakan setiap tahun untuk membantu pengendalian kebakaran hutan. Ini bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga ekosistem hutan kita,” katanya.

Untuk mendukung operasi lapangan, HSB menyiapkan satu kendaraan pemadaman dan empat personel. Tim tersebut dapat bergerak bersama petugas pemadam ketika ditemukan titik api, terutama di kawasan sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kalau ada titik api, kita lakukan pemadaman. Ada satu unit kendaraan operasional pemadaman yang kita ikutkan untuk membantu pengendalian kebakaran hutan,” jelasnya.

Kurniawan mengatakan jangkauan bantuan untuk sementara masih diprioritaskan di sekitar wilayah perusahaan. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangannya.

“Sekitar lingkar perusahaan yang kita utamakan dulu karena anggaran kita juga terbatas. Hutan yang utama kita lakukan pengamanan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan risiko kebakaran meningkat seiring kondisi cuaca yang panas dan kering. Aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar dinilai dapat memperbesar potensi munculnya kebakaran yang sulit dikendalikan.

“Kondisi saat ini ekstrem, cuaca sangat panas. Kebakaran sangat mudah terjadi. Kita ingin masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kebanyakan api timbul dari pembukaan lahan untuk perkebunan atau ladang,” katanya.

Dukungan HSB diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan satu perusahaan. Dwi mendorong perusahaan lain dan pemilik lahan di sekitar kawasan rawan karhutla ikut menyediakan dukungan operasional maupun personel. Terlebih, keterbatasan tenaga di tingkat pos membuat kolaborasi dengan dunia usaha dan masyarakat masih menjadi salah satu penopang utama ketika kebakaran hutan dan lahan terjadi. (afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.124
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

  • Thamrin: Wisuda TK dan SD Tak Perlu Jika Hanya Membebani Orang Tua

    Thamrin: Wisuda TK dan SD Tak Perlu Jika Hanya Membebani Orang Tua

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Anggota Komisi I DPRD Berau, Thamrin, angkat bicara soal polemik permintaan iuran dari orang tua siswa untuk penyelenggaraan acara perpisahan atau wisuda sekolah yang belakangan ramai menjadi perbincangan publik. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah kewajiban, apalagi jika justru membebani keluarga secara finansial. “Perpisahan atau wisuda itu hanya acara seremonial. Yang terpenting […]

  • Jadi Yang Pertama di Kabupaten Berau, SMK 3 Berhasil Produksi Olahan Ikan Dalam Kaleng

    Jadi Yang Pertama di Kabupaten Berau, SMK 3 Berhasil Produksi Olahan Ikan Dalam Kaleng

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.054
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Berau berhasil me-launching produk olahan ikan dalam kaleng yang diproduksi oleh salah satu Pelaku UMKM di Berau. Hal ini menjadi inovasi yang pertama di Kalimantan Timur. Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, Dewi Rosita menjelaskan, Dinas Perikanan akan berupaya meningkatkan potensi sektor perikanan yang ada di Kabupaten […]

  • Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

    Koleksi Deposit Berau Diisi Buku Budaya dan Sejarah Lokal, Novel Dipinggirkan

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    BERAU – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau menempatkan buku-buku berkonten lokal sebagai prioritas utama dalam pengembangan koleksi deposit perpustakaan daerah. Fokusnya jelas: memperkaya khazanah literasi yang merekam budaya, sejarah, bahasa, dan kehidupan masyarakat Berau sendiri. Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Berau, Arliana, menjelaskan bahwa lembaganya membuka ruang fasilitasi bagi […]

  • DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

    DPRD Berau Desak Pemkab Segera Selesaikan Sengketa Tapal Batas Tabalar

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 498
    • 0Komentar

    Tabalar – Permasalahan tapal batas di Kecamatan Tabalar kembali menjadi sorotan DPRD Berau. Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau segera mengambil langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa tersebut agar tidak semakin berlarut-larut dan berdampak negatif bagi masyarakat. Menurut Gideon, permasalahan batas wilayah tidak hanya sekadar persoalan administratif, tetapi juga berpengaruh […]

  • Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    Kabar Baik untuk Pemudik, Penerbangan Tambahan AirAsia Segera Hadir di Berau

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Pengelola Bandara Kalimarau menyiapkan tambahan penerbangan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang arus mudik Lebaran 2026. Penambahan dilakukan melalui layanan extra flight dari maskapai AirAsia. Kepala Bandara Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan penerbangan tambahan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 19 Maret 2026 sebagai bagian dari kesiapan menghadapi periode Angkutan Lebaran. “Untuk periode Angkutan […]

expand_less