Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial Berau » Hotspot Berau Sempat Capai 779 Titik, Turun Menjadi 50 pada Awal September

Hotspot Berau Sempat Capai 779 Titik, Turun Menjadi 50 pada Awal September

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 59
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan meski jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Berau mulai menurun.

Sri Juniarsih mengatakan pada 29 Agustus 2026 jumlah hotspot di Berau sempat mencapai 779 titik, tertinggi di Kalimantan Timur.

Namun berdasarkan data BMKG Kalimantan Timur per 9 September 2026, jumlah tersebut turun menjadi 50 titik.

Data itu disampaikan Sri Juniarsih dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau memperingati Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan ke-216 Kota Tanjung Redeb, Senin, 14 September 2026.

Menurut dia, penurunan jumlah hotspot belum berarti ancaman kebakaran telah berakhir. Kondisi kemarau masih berpotensi memicu titik api baru sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

“Berau adalah rumah kita bersama, maka mari kita jaga bersama,” ujar Sri Juniarsih.

Ia mengatakan penanganan karhutla tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah dan petugas di lapangan.

Masyarakat diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara yang dapat memicu kebakaran. Warga juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungannya.

Kemarau panjang dan kebakaran sebelumnya turut menyebabkan memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Berau.

Pemerintah daerah kemudian mengambil sejumlah langkah untuk melindungi masyarakat. Salah satunya memberlakukan kebijakan Belajar Dari Rumah atau BDR bagi pelajar ketika kualitas udara memburuk.

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

Sri Juniarsih menilai persoalan lingkungan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai pemerintah, dunia usaha hingga masyarakat.

Momentum Hari Jadi Berau, menurut dia, harus digunakan untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat kerja bersama menghadapi persoalan daerah.

Ia juga meminta masyarakat tetap menjaga suasana kondusif selama pemerintah menangani berbagai persoalan lingkungan dan pembangunan.

“Kondusivitas adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah,” katanya. (Adv/afn)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mangkok Kayu Ulin Berau Dilirik Kahiyang di Bazar Dekranas

    Mangkok Kayu Ulin Berau Dilirik Kahiyang di Bazar Dekranas

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN – Produk kerajinan Kabupaten Berau mencuri perhatian pengunjung pada bazar perajin dalam rangka HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Rabu hingga Jumat, 9-11 Juli 2025. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau hadir membawa langsung para perajin dengan berbagai produk unggulan dari Bumi Batiwakkal. Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, […]

  • 5 Sayuran Penurun Kolesterol Terbaik Menurut Ahli

    5 Sayuran Penurun Kolesterol Terbaik Menurut Ahli

    • calendar_month Kamis, 16 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 689
    • 0Komentar

    Jakarta — Kadar kolesterol yang tinggi adalah masalah. Jika sudah begitu, Anda perlu mencari cara untuk menurunkan kolesterol.Ada banyak cara alami untuk menurunkan kolesterol. Salah satunya dengan mengonsumsi sayuran penurun kolesterol. Kadar kolesterol sendiri bisa jadi masalah yang kompleks. Di satu sisi, Anda membutuhkan kolesterol agar fungsi organ tubuh berjalan dengan baik. Namun di sisi […]

  • Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    Industri Cokelat Lokal Dibina untuk Tembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 444
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb — Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) terus memperkuat ekosistem industri cokelat lokal sebagai bagian dari pembangunan ekonomi kreatif berbasis potensi kampung. Tahun ini, perhatian diarahkan pada penguatan UMKM pengolah kakao agar mampu menghasilkan produk yang lebih variatif, kompetitif, dan memiliki nilai budaya lokal sebagai identitas daerah. Kepala Diskoperindag […]

  • Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    Dana Rp37 Miliar untuk Layanan Warga, Bukan Keuntungan BPJS

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.975
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Pemerintah Kabupaten Berau mengingatkan Badan Penyelenggaraan Jaminan (BPJS) Kesehatan agar tidak menjadikan pelayanan kesehatan sebagai ajang mencari keuntungan. Teguran ini disampaikan Sri Juniarsih Mas, menyusul besarnya dana daerah yang digelontorkan untuk membiayai iuran jaminan kesehatan masyarakat. Pemkab Berau tercatat mengalokasikan lebih dari Rp37,4 miliar untuk menanggung iuran peserta BPJS dari kalangan masyarakat. […]

  • Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    Anak Bantu Orang Tua Jualan di Jalan, Masalah atau Pembelajaran? Ini Kata DPPKBP3A Berau

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    BERAU — Fenomena anak-anak yang berjualan di jalanan di Kabupaten Berau belakangan menjadi sorotan masyarakat. Sebagian pihak menilai kondisi tersebut mengganggu ketertiban dan dikhawatirkan mengurangi hak anak yang seharusnya masih menikmati masa bermain serta pendidikan. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Berau, Rabiatul Islamiah, mengatakan masyarakat perlu memahami terlebih […]

  • DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    DPRD Dorong Pelatihan Tour Guide Sebagai Investasi Pariwisata: SDM Unggul, Wisata Berau Semakin Kompetitif

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB — Laut biru Derawan memikat mata, Labuan Cermin membuat wisatawan betah memotret, dan Maratua sudah lama jadi ikon eksotis Berau. Namun Ketua Komisi II DPRD Berau Sutami mengingatkan satu hal penting: keindahan hanyalah pintu masuk — yang menjaga wisatawan tetap tinggal dan ingin kembali adalah cerita, informasi, serta pelayanan manusia di lapangan. Dan […]

expand_less