Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Pemkab Berau Genjot Legalitas Lahan Eks Transmigrasi, Warga Bisa Bernapas Lega

Pemkab Berau Genjot Legalitas Lahan Eks Transmigrasi, Warga Bisa Bernapas Lega

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
  • visibility 449
  • print Cetak

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong penyelesaian legalitas lahan di kawasan eks transmigrasi. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab Berau menggelar Rapat Koordinasi Ketransmigrasian di Aula Disnakertrans Berau, Rabu, 16 Juli 2025.

Rakor tersebut mengangkat tema “Upaya Pemerintah dalam Penyelesaian Legalitas Lahan Infrastruktur Fasum dan Fasos di Wilayah Eks Transmigrasi Kabupaten Berau”. Kegiatan ini dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, camat, serta perangkat kampung eks transmigrasi. Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, hadir membuka rakor tersebut mewakili Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Ashari, dalam laporannya menyebutkan, saat ini terdapat 35 Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) di Berau yang telah menjadi 28 kampung atau desa, serta satu UPT yang berada di wilayah kelurahan. Ia menilai rakor ini menjadi forum penting untuk membahas dan membangun komitmen bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan terkait fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) di wilayah eks transmigrasi.

“Pertemuan ini diikuti para kepala kampung, BPK, camat yang wilayahnya terdapat kampung eks transmigrasi, serta OPD terkait. Kami ingin semua pihak dapat mendiskusikan langkah penyelesaian secara terbuka,” kata Zulkifli.

Zulkifli memaparkan sejumlah persoalan yang selama ini menjadi kendala di kawasan eks transmigrasi, seperti penggunaan lahan restan untuk kepentingan pribadi, tumpang tindih kepemilikan lahan, serta kesulitan kampung untuk mendapatkan bantuan pembangunan fasum dan fasos karena tidak adanya legalitas atas tanah, termasuk untuk pembangunan sekolah maupun tempat ibadah. Selain itu, ia menyoroti masih adanya okupasi masyarakat di atas lahan Hak Pengelolaan Lahan (HPL).

“Untuk itu, kami menghadirkan narasumber dari Kementerian Transmigrasi RI dan Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Berau agar diskusi berjalan lebih komprehensif dan solutif,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Muhammad Said menyatakan Pemkab Berau menyambut baik gelaran rakor tersebut. Ia menyebut rakor ini menjadi langkah strategis dalam upaya penyelesaian legalitas lahan di wilayah eks transmigrasi secara bertahap dan terarah.

“Melalui rakor ini, kita harapkan terbangun pemahaman bersama mengenai urgensi penyelesaian legalitas lahan, terbentuk langkah strategis yang terpadu, serta optimalisasi proses inventarisasi, verifikasi, dan penyusunan dokumen yang diperlukan,” kata Said.

Ia menekankan, persoalan legalitas lahan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena kepastian hukum atas lahan akan memberikan rasa aman dan mendorong masyarakat untuk membangun wilayahnya secara lebih nyaman.

“Acara ini juga menjadi ajang silaturahmi. Apa yang dibahas di sini adalah bentuk upaya pemerintah agar apa yang dimiliki masyarakat selama ini dapat difasilitasi dengan kepastian hukum yang jelas,” ujarnya.

Pemkab Berau berharap, langkah ini dapat mempercepat penyelesaian persoalan legalitas lahan di wilayah eks transmigrasi sehingga pembangunan kampung dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (yf/adv)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    Perbaikan Rumah Dikebut, Kuota Masih Belum Cukup

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Berau menargetkan perbaikan 300 rumah tidak layak huni (RTLH) setiap tahun sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, mengatakan target tersebut merupakan rencana kerja ideal untuk mengejar ketertinggalan hunian layak di daerah. “Dalam rencana kerja, setiap tahun idealnya […]

  • UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 623
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Meski Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau telah meluncurkan Aturan Pembelian Gas Elpiji Bersubsidi sejak 1 Januari 2024 lalu, nyatanya sampai saat ini belum bisa menjadi Solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan di masyarakat. Salah satu yang masih menjadi pekerjaan Rumah Tangga bagi Diskoperindag ialah memastikan bahwa Gas Melon tersebut benar-benar diterima oleh Masyarakat Miskin dan Pelaku UMKM yang berhak. Dikatakan Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan sampai […]

  • DPRD Berau Minta Pengawasan Proyek Infrastruktur Diperketat

    DPRD Berau Minta Pengawasan Proyek Infrastruktur Diperketat

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 202
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- DPRD Kabupaten Berau mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengabaikan kualitas pembangunan infrastruktur di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diterapkan. Pengawasan terhadap proyek fisik dinilai harus diperkuat agar hasil pembangunan benar-benar sesuai standar. Anggota Komisi III DPRD Berau, Saga, menilai masih ada proyek pembangunan yang kualitasnya dipertanyakan karena tidak sepenuhnya mengikuti perencanaan awal. […]

  • Kampung Derawan Sedang Godok Perkam Pengendalian Harga Kuliner di Daerah Wisata

    Kampung Derawan Sedang Godok Perkam Pengendalian Harga Kuliner di Daerah Wisata

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 795
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB– Kepala Kampung Derawan, Indra Mahardika, membenarkan bahwa hingga saat ini belum ada Peraturan Kampung terkait pengendalian harga kuliner di kawasan wisata Pulau Derawan. Namun, ia mengungkapkan bahwa pemerintah kampung sedang merancang peraturan semacam itu. “Saat ini kami sedang dalam tahap rancangan pembuatan Perkam sekaligus sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/1/2025). Ia juga menegaskan […]

  • Kasus Kebakaran Meningkat, BPBD Berau Dorong Kesiapsiagaan Rumah Tangga

    Kasus Kebakaran Meningkat, BPBD Berau Dorong Kesiapsiagaan Rumah Tangga

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BERAU — Rentetan kebakaran yang terjadi di Tanjung Redeb dalam sebulan terakhir mendorong peningkatan kewaspadaan di tingkat masyarakat. Sedikitnya tiga kasus tercatat, memicu kekhawatiran sekaligus dorongan penguatan langkah pencegahan, terutama di lingkungan rumah tangga. Kepala Pelaksana BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengimbau warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Menurut dia, keberadaan […]

  • Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    Asap Kebakaran Lahan Mengancam Kualitas Udara di Kota Berau

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 990
    • 0Komentar

    Tanjung Redeb – Beberapa hari terakhir, cuaca panas yang melanda Kabupaten Berau memicu terjadinya kebakaran lahan di sejumlah wilayah. Dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sistem informasi Sipongi yang dikembangkan oleh Ditjen Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi acuan utama dalam pemantauan titik api di Indonesia. Sipongi berfungsi […]

expand_less