Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwara Pemkab Berau » Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

Perpres 81/2025: Pemkab Berau Siapkan Tunjangan Khusus untuk Dokter di Daerah Terpencil

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 873
  • print Cetak

TANJUNG REDEB- Pemkab Berau mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga medis yang bekerja di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Langkah ini selaras dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2025 yang memberikan tunjangan khusus bagi dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi yang bertugas di wilayah-wilayah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan pemetaan wilayah untuk menentukan besaran tunjangan yang tepat. Menurutnya, wilayah-wilayah di Berau telah dikategorikan menjadi tiga: daerah perkotaan, terpencil, dan sangat terpencil.

“Kami sudah mulai melakukan pemetaan, dan kedepannya akan kami sesuaikan dengan ketentuan yang ada dalam Perpres 81/2025,” jelasnya.

Kecamatan Maratua dan Biduk-Biduk, dua wilayah yang masuk dalam kategori sangat terpencil, menjadi perhatian khusus. Wilayah-wilayah tersebut juga memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pariwisata, yang membuatnya semakin strategis.

Lamlay Sarie, Kepala Dinas Kesehatan Berau, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur untuk memastikan distribusi tunjangan berjalan lancar. Salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan adalah pengaliran dana langsung dari provinsi ke daerah.

“Kami masih memastikan mekanisme yang tepat agar program ini berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran,” katanya.

Tunjangan khusus ini diharapkan dapat memperkuat sektor pelayanan kesehatan di daerah yang sulit dijangkau. Menurut Lamlay, keberadaan insentif ini dapat meningkatkan fokus tenaga medis untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Lamlay, kebijakan ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi tenaga medis, yang sering kali menghadapi tantangan besar terkait geografis dan kondisi kerja yang tidak mudah. Sejak beberapa tahun lalu, Pemkab Berau telah memberikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dengan jumlah yang bervariasi, terutama untuk dokter yang bertugas di wilayah terpencil.

“Dokter umum yang bekerja di daerah paling terluar bisa mendapatkan tunjangan lebih dari Rp 10 juta. Sementara itu, dokter spesialis, seperti spesialis kebidanan dan kandungan di RSUD Talisayan, bisa mendapatkan TPP sekitar Rp 52 juta,” ujar Lamlay.

Menurutnya, tunjangan khusus yang diatur dalam Perpres 81 Tahun 2025 bukan hanya berfungsi sebagai insentif finansial, melainkan juga sebagai pemacu agar tenaga medis bersedia bertugas lebih lama di daerah dengan akses terbatas.

“Harapannya, kebijakan ini akan meningkatkan kepuasan kerja tenaga medis, sehingga mereka lebih betah melayani masyarakat di daerah yang sangat terpencil,” pungkasnya. (adv/yf)

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Berau Bahas Dampak Operasional SPPG Karang Ambun yang Terhenti

    Pemkab Berau Bahas Dampak Operasional SPPG Karang Ambun yang Terhenti

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.707
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB- Pemerintah Kabupaten Berau, akan menggelar rapat koordinasi untuk menindaklanjuti terhentinya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Ambun. Gangguan layanan ini berdampak langsung pada distribusi makanan bergizi gratis (MBG) ke sejumlah sekolah di wilayah Tanjung Redeb. SPPG Karang Ambun terpaksa menghentikan sementara layanannya setelah satu-satunya tenaga ahli gizi yang bertugas di sana mengundurkan […]

  • Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    Komitmen Tuntaskan ODF, Sri Juniarsih Bawa Berau Raih Swasti Padapa Kedua Kalinya

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle redaksi Beraunews
    • visibility 1.142
    • 0Komentar

    TANJUNG REDEB – Komitmen penuntasan open defecation free atau praktik buang air besar sembarangan, terus digaungkan Pemkab Berau. Keseriusam itu terlihat dari gencarnya sosialisasi ODF, yang merupakan salah satu pilar pertama dari lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM). Tak hanya sekadar sosialisasi, tindakan nyata juga dilakukan agar Kabupaten Berau bisa mencapai status kabupaten kota sehat. […]

  • Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    Rencana Bandara Baru di Maloy Disorot

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Samarinda — Rencana pembangunan bandar udara di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Maloy, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, mulai dibahas serius setelah pertemuan antara PT Indonesia Plantation Synergy (IPS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur awal April lalu. Audiensi yang turut melibatkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya proyek tersebut sebagai penunjang investasi di kawasan […]

  • Penyesuaian Tata Ruang Disiapkan

    Penyesuaian Tata Ruang Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BERAU — Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Berau memperkuat penyusunan dokumen perencanaan strategis sebagai dasar arah pembangunan daerah. Lembaga ini berperan membantu bupati dalam merumuskan kebijakan dengan memastikan setiap tahapan pembangunan memiliki landasan hukum yang jelas. Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani, mengatakan Kabupaten Berau telah memiliki pedoman pembangunan jangka panjang dan menengah. […]

  • UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    UMKM di Berau dan Polemik Subsidi Gas Elpiji

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 1.018
    • 0Komentar

    Beraunews.id, Tanjung Redeb — Meski Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi Perindustrian Dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau telah meluncurkan Aturan Pembelian Gas Elpiji Bersubsidi sejak 1 Januari 2024 lalu, nyatanya sampai saat ini belum bisa menjadi Solusi yang tepat untuk mengatasi persoalan di masyarakat. Salah satu yang masih menjadi pekerjaan Rumah Tangga bagi Diskoperindag ialah memastikan bahwa Gas Melon tersebut benar-benar diterima oleh Masyarakat Miskin dan Pelaku UMKM yang berhak. Dikatakan Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Hotlan sampai […]

  • 12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    12 Kasus dalam 4 Bulan, Alarm Kekerasan Anak di Berau Kian Menguat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    BERAU — Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau dalam beberapa bulan terakhir menjadi perhatian serius. Dalam kurun waktu empat bulan, tercatat sedikitnya 12 kasus, dengan sebagian terjadi di wilayah pesisir. Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Berau, Siswanto, menyebut jumlah tersebut tidak bisa dianggap sepele. “Total ada 12 kasus, lima di […]

expand_less